Raib Dicuri, Mahkota Emas Kerajaan Swedia Ditemukan di Tempat Sampah

Kompas.com - 08/02/2019, 12:20 WIB
Dua mahkota dan bola kerajaan Swedia yang berukuran besar pada foto ini telah diambil oleh pencuri. (Otoritas Kepolisian Swedia via Fox News) Dua mahkota dan bola kerajaan Swedia yang berukuran besar pada foto ini telah diambil oleh pencuri. (Otoritas Kepolisian Swedia via Fox News)

STOCKHOLM, KOMPAS.com - Pada akhir Juli 2018, Swedia digegerkan dengan aksi pencurian terhadap sejumlah benda berharga milik kerajaan Swedia yang disimpan di Katedral Strangnas.

Pelaku menggasak dua mahkota emas milik Raja Charles atau Karl IX dan Ratu Christina. Mahkota tersebut dibuat sebagai tanda kebesaran bagi raja dan ratu di pemakamannya.

Bola kerajaan juga raib, begitu pula dengan perhiasan emas yang dihiasi perak dan mutiara. Dalam aksi pencurian yang spektakuler itu, dua pelaku melarikan diri dengan kapal motor.

Baca juga: Pencuri Gasak Mahkota Kerajaan Swedia, Lalu Kabur Pakai Kapal Motor

Kemudian, polisi berhasil menangkap seorang tersangka pencurian perhiasan pada September 2018 dan dia diadili akhir bulan lalu.

Laporan pada Selasa lalu menyebutkan, otoritas Swedia menemukan benda berharga yang telah dicuri itu berada di tempat sampah, di Akersberga, dekat Stockholm, pada Selasa (5/2/2019) pukul 01.00 waktu setempat.

"Semua barang yang dirampas telah ditemukan," demikian pernyataan jaksa setempat.

Perhiasan tersebut diperkirakan bernilai hingga 65 juta krona atau sekitar Rp 98 miliar.

"Mahkota ditemukan di dekat ibu kota, sekarang telah dipindahkan ke kota lain untuk analisis teknis," ujar juru bicara polisi kepada AFP.

Barang berharga kerajaan ditemukan bertepatan pada persidangan akhir seorang tersangka , sehingga menyebabkan penundaan hingga 15 Februari 2019.

Sebelumnya, dia mengaku telah mencuri sebuah sepeda dan kapal, yang digunakan para pencuri untuk kabur. Namun, tersangka berusia 22 tahun itu menyangkal terlibat dalam aksi pencurian mahkota.

Dia juga menolak untuk menjawab pertanyaan tentang tersangka potensial lainnya.

Baca juga: Polisi Tangkap Tersangka Pencuri Perhiasan Kerajaan Swedia

Sebagai informasi, Katedral Strangnas menjadi lokasi pemakaman Raja Carl IX, yang memerintah Swedia dan Finlandia dari 1604 hingga 1611, serta dua istrinya, Putri Maria dan Ratu Christina.

Pada 2013, tanda kebesaran kerajaan dari Raja Johan III, yang meninggal pada 1592 juga dicuri dari katedral Vasteras.

Benda itu ditemukan beberapa hari kemudian dalam kantong sampah di pinggir jalan pedesaan.



Sumber AFP,The Local
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X