Ambil Darah Anaknya Seminggu Sekali, Seorang Perawat Dipenjara 4 Tahun

Kompas.com - 07/02/2019, 23:09 WIB
Ilustrasi kantong darah. SHUTTERSTOCKIlustrasi kantong darah.

COPENHAGEN, KOMPAS.com — Pengadilan Denmark menjatuhkan vonis penjara selama empat tahun terhadap seorang perempuan yang terbukti bersalah telah melakukan tindakan kejam kepada anak laki-lakinya.

Perempuan tersebut, yang juga seorang perawat terlatih, telah bertindak kejam dengan mengambil darah putranya sebanyak setengah liter sekali dalam seminggu selama lima tahun, sejak putranya baru berusia 11 bulan.

Perempuan berusia 36 tahun itu mengatakan tidak akan mengajukan banding atas putusan yang telah dijatuhkan hakim dalam pengadilan distrik di Kota Herning, Kamis (7/2/2019).

Di hadapan persidangan, perempuan yang tidak disebutkan identitasnya itu, mengaku melakukan tindakan mengambil darah sang anak secara tidak sadarkan diri.


Baca juga: Pria Rusia Berjuluk Vampir Pembunuh Didakwa Palsukan Ijazah untuk Bekerja sebagai Dokter

"Itu bukan keputusan yang saya ambil secara sadar. Saya tidak tahu kapan saya mulai melakukan perbuatan yang tidak berhak saya lakukan. Itu terjadi secara bertahap."

"Saya membuang darahnya ke toilet dan memasukkan jarum suntik ke dalam sampah," kata perempuan itu, seperti dikutip AFP.

Sang anak, yang kini telah berusia tujuh tahun, tinggal bersama ayahnya. Bocah itu diketahui menderita penyakit usus tak lama setelah kelahirannya.

Tetapi, setelah bertahun-tahun berlalu, dokter yang memeriksa anak itu tidak dapat menjelaskan mengapa bocah laki-laki itu memiliki sedikit darah dalam tubuhnya.

Untuk memulihkan kondisinya, dokter telah memberi anak itu tranfusi darah total sebanyak 110 kantong selama bertahun-tahun.

Ibu bocah itu akhirnya menjalani pemeriksaan oleh pihak berwajib setelah dokter mulai mencurigainya. Dia ditangkap pada September 2017 lalu dengan barang bukti sebuah kantong darah.

Dalam akun sosial media miliknya, perempuan itu menampilkan dirinya sebagai ibu tunggal yang berjuang demi putranya yang sakit.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelaku Baku Tembak New Jersey Sengaja Targetkan Supermarket Yahudi

Pelaku Baku Tembak New Jersey Sengaja Targetkan Supermarket Yahudi

Internasional
Melawan Saat Diperkosa, Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup

Melawan Saat Diperkosa, Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup

Internasional
Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Internasional
Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Internasional
Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Internasional
Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Internasional
Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Internasional
Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Internasional
Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Internasional
Baku Tembak 'Panas' Terjadi di New Jersey, 6 Orang Tewas

Baku Tembak "Panas" Terjadi di New Jersey, 6 Orang Tewas

Internasional
Gara-gara Tanggal Wisuda, Calon Sarjana Usia 9 Tahun Ini Keluar dari Universitas

Gara-gara Tanggal Wisuda, Calon Sarjana Usia 9 Tahun Ini Keluar dari Universitas

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] China Larang Kantor Pemerintah Pakai Komputer Asing | Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko

[POPULER INTERNASIONAL] China Larang Kantor Pemerintah Pakai Komputer Asing | Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko

Internasional
Menlu Retno Ajak Guatemala Gabung CPOPC

Menlu Retno Ajak Guatemala Gabung CPOPC

Internasional
Erdogan: Jika Diundang, Turki Bakal Kerahkan Pasukan ke Libya

Erdogan: Jika Diundang, Turki Bakal Kerahkan Pasukan ke Libya

Internasional
Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko, 6 Orang Tewas

Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko, 6 Orang Tewas

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X