Bahas Venezuela, Trump Akan Jamu Presiden Kolombia di Gedung Putih

Kompas.com - 07/02/2019, 15:22 WIB
Presiden AS Donald Trump (kanan) saat bertemu dengan Presiden Kolombia Ivan Duque di sela pertemuan PBB di New York, 25 September 2018 lalu.AFP / NICHOLAS KAMM Presiden AS Donald Trump (kanan) saat bertemu dengan Presiden Kolombia Ivan Duque di sela pertemuan PBB di New York, 25 September 2018 lalu.

WASHINGTON, KOMPAS.com - Presiden AS Donald Trump dijadwalkan bakal bertemu dengan Presiden Kolombia Ivan Duque untuk membahas krisis di Venezuela pada pekan depan.

Trump akan menjamu Duque dan ibu negara Kolombia di Gedung Putih pada 13 Februari mendatang. Demikian disampaikan Washington dalam pernyataannya.

"Kunjungan Presiden Duque dan istrinya ke Gedung Putih akan dibangun di atas kemitraan yang kuat yang ada di antara kedua negara dalam mengejar kawasan Barat yang lebih makmur, aman, dan demokratis," kata kantor pers Trump dalam pernyataannya, Rabu (6/2/2019).

Baca juga: Maduro: Trump Perintahkan Kolombia dan Mafia untuk Membunuh Saya

"Upaya untuk mengembalikan demokrasi di Venezuela akan dibahas bersama dengan masalah ekonomi, keamanan regional, dan perang melawan narkotika dan terorisma," lanjut pernyataan itu.

Dalam isu krisis yang melanda Venezuela, Kolombia telah menjadi negara yang menanggung beban eksodus pengungsi dari negara itu.

Sementara AS, yang menolak kembali terpilihnya Nicolas Maduro sebagai presiden dalam pemilihan di Venezuela tahun lalu.

Washington juga menjadi salah satu yang paling pertama menyatakan dukungannya terhadap Juan Guaido, pemimpin oposisi sekaligus ketua Majelis Nasional Venezuela, saat dia mendeklarasikan dirinya sebagai presiden interim.

AS dan Kolombia juga sejalan dalam mendesak Maduro untuk mundur.

Sementara itu, Maduro menuding AS berada dibalik upaya kudeta dan menyebut para pembelot militer yang melarikan diri ke Kolombia telah menjadi tentara bayaran yang bertujuan menjatuhkan pemerintahannya.

Baca juga: Presiden Kolombia Serukan Isolasi Diplomatik terhadap Venezuela


Terkini Lainnya

Joko Driyono: Saya Menunggu Detik-detik Terakhir..

Joko Driyono: Saya Menunggu Detik-detik Terakhir..

Megapolitan
Kebakaran di Rumah Bertingkat Daerah Teluk Gong, Dua Orang Tewas

Kebakaran di Rumah Bertingkat Daerah Teluk Gong, Dua Orang Tewas

Megapolitan
Seputar Pemeriksaan Bawaslu terhadap Caleg yang Senam di Atas Sajadah

Seputar Pemeriksaan Bawaslu terhadap Caleg yang Senam di Atas Sajadah

Megapolitan
Aksi Sekelompok Pria Mesum di Karawang Bikin Banyak Siswi Trauma

Aksi Sekelompok Pria Mesum di Karawang Bikin Banyak Siswi Trauma

Regional
Dirjen Dukcapil Sebut Sudah Merekam E-KTP ke Semua Penghuni Lapas dan Rutan

Dirjen Dukcapil Sebut Sudah Merekam E-KTP ke Semua Penghuni Lapas dan Rutan

Nasional
Diperiksa 22 Jam, Joko Driyono: Cukup Melelahkan, Cukup Panjang..

Diperiksa 22 Jam, Joko Driyono: Cukup Melelahkan, Cukup Panjang..

Megapolitan
Mahfud MD: Hindari Golput karena Pesta Demokrasi Itu Menyenangkan...

Mahfud MD: Hindari Golput karena Pesta Demokrasi Itu Menyenangkan...

Regional
Duel Maut, Mojo Si Singa Jantan Mati Diserang Singa Betina

Duel Maut, Mojo Si Singa Jantan Mati Diserang Singa Betina

Internasional
5 Fakta Al Ghazali Jenguk Ahmad Dhani, 'Semoga Ayah Kuat' hingga Menyanyi di Depan Rutan

5 Fakta Al Ghazali Jenguk Ahmad Dhani, "Semoga Ayah Kuat" hingga Menyanyi di Depan Rutan

Regional
Ketika Harimau Jokowi Gugat Prabowo dan RSCM soal Fitnah Selang Cuci Darah..

Ketika Harimau Jokowi Gugat Prabowo dan RSCM soal Fitnah Selang Cuci Darah..

Megapolitan
Anjing Gila Serang Puluhan Warga, Kolaka Utara Tetapkan Siaga 1 Rabies

Anjing Gila Serang Puluhan Warga, Kolaka Utara Tetapkan Siaga 1 Rabies

Regional
Serangan Jokowi soal Lahan Prabowo Jadi Momen Kandidat Transparan Laporkan Hartanya

Serangan Jokowi soal Lahan Prabowo Jadi Momen Kandidat Transparan Laporkan Hartanya

Nasional
Polisi Ringkus Komplotan Perampok Minimarket 24 Jam

Polisi Ringkus Komplotan Perampok Minimarket 24 Jam

Megapolitan
Perempuan Semarang Targetkan 80 Persen Suara Untuk Jokowi-Ma'ruf

Perempuan Semarang Targetkan 80 Persen Suara Untuk Jokowi-Ma'ruf

Regional
Penyebab Kekurangan 1.020 Surat Suara untuk KPU Mimika Terungkap

Penyebab Kekurangan 1.020 Surat Suara untuk KPU Mimika Terungkap

Regional

Close Ads X