Gelar Pesta Ulang Tahunnya, Bintang Pop Tajikistan Dihukum Denda

Kompas.com - 07/02/2019, 13:20 WIB
Bintang pop Tajikistan, Firusa Khafizova.BBC/TV channel Tojikiston Bintang pop Tajikistan, Firusa Khafizova.

DUSHANBE, KOMPAS.com - Seorang bintang pop ternama di Tajikistan dijatuhi hukuman denda setelah melanggar hukum yang berlaku di negara itu.

Apa aturan yang dilanggar sang bintang? Ternyata dia merayakan pesta ulang tahun bersama beberapa teman dan penyanyi setempat.

Firusa Khafizova didenda sebesar 5.000 somoni atau sekitar Rp 7,4 juta dalam sidang yang digelar di ibu kota Dushanbe.

Baca juga: Pria 62 Tahun Dipaksa Jadi Tentara, Wajib Militer Tajikistan Dikecam


Firusa harus berurusan dengan hukum setelah dia mengunggah video pesta tersebut ke akun Instagramnya.

Sesuai pasal 8 Undang-undang tradisi Tajikistan, warga negeri itu dilarang merayakan pesta ulang tahun atau semacamnya di luar kediaman keluarga.

Dalam sidang, jaksa membela aturan ini. Dia mengatakan, aturan tersebut dibuat demi kebaikan warga Tajikistan.

Sang jaksa menambahkan, warga sebaiknya menggunakan uang mereka untuk kebutuhan keluarga ketimbang untuk menggelar pesta yang mahal.

Namun, lewat dunia maya, banyak warga Tajikistan yang menunjukkan ketidaksetujuannya dengan "aturan aneh" itu.

Merek menyebut, menyelenggarakan pesta adalah urusan pribadi setiap orang dan negara seharusnya tidak ikut campur.

"Siapa yang butuh aturan tak masuk akal ini? Inikah yang disebut demokrasi?" ujar seorang netizen lewat Facebook.

"Anda ingin berpesta? Undanglah anggota komite korupsi, petuga pajak, dan jaksa agar tak mengecewakan mereka. Dan, Anda pasti lolos dari masalah," ujar netizen lainnya.

Undang-undang tradisi nasional ini pertama kali diaplikasikan pada 2007 dan diperbarui pada 2017.

Undang-undang ini mengatur segala jenis selebrasi dan cara melakukan pesta pernikahan, pemakaman, dan perayaan kelahiran anak.

Halaman:


Terkini Lainnya

Pemerintah Meksiko Bakal Lelang Mobil Mewah yang Disita dari Penjahat

Pemerintah Meksiko Bakal Lelang Mobil Mewah yang Disita dari Penjahat

Internasional
Washington Legalkan Pengomposan Jenazah Manusia

Washington Legalkan Pengomposan Jenazah Manusia

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Perempuan Korut Dijual di China | Pernyataan Pendiri Huawei

[POPULER INTERNASIONAL] Perempuan Korut Dijual di China | Pernyataan Pendiri Huawei

Internasional
Beli Nomor Cantik Seharga Rp 41 Juta, Hidup Pria Ini Justru Sengsara

Beli Nomor Cantik Seharga Rp 41 Juta, Hidup Pria Ini Justru Sengsara

Internasional
Perang Sipil Bikin Warga Suriah Berhemat Saat Ramadhan

Perang Sipil Bikin Warga Suriah Berhemat Saat Ramadhan

Internasional
PM India Beri Selamat ke Presiden Jokowi Pakai Bahasa Indonesia

PM India Beri Selamat ke Presiden Jokowi Pakai Bahasa Indonesia

Internasional
Sadar dari Mabuk, Pria Ini Dapati Penisnya Sudah Dipotong

Sadar dari Mabuk, Pria Ini Dapati Penisnya Sudah Dipotong

Internasional
Biografi Tokoh Dunia: Cixi, Permaisuri Kontroversial di China

Biografi Tokoh Dunia: Cixi, Permaisuri Kontroversial di China

Internasional
Slovenia Buka Pendaftaran sebagai Mata-mata

Slovenia Buka Pendaftaran sebagai Mata-mata

Internasional
Iran Tak Bakal Bernegosiasi dengan Trump, kecuali...

Iran Tak Bakal Bernegosiasi dengan Trump, kecuali...

Internasional
Istana Filipina: Dirumorkan Masuk Rumah Sakit, Duterte Tertawa

Istana Filipina: Dirumorkan Masuk Rumah Sakit, Duterte Tertawa

Internasional
Fakta Unik Pilot Pionir Charles Lindbergh, Aksi Akrobat hingga Bayinya Diculik

Fakta Unik Pilot Pionir Charles Lindbergh, Aksi Akrobat hingga Bayinya Diculik

Internasional
Mahathir Ucapkan Selamat kepada Presiden Jokowi atas Kemenangan di Pemilu 2019

Mahathir Ucapkan Selamat kepada Presiden Jokowi atas Kemenangan di Pemilu 2019

Internasional
Setelah Capai Puncak, Pemanjat Menara Eiffel Ditangkap 6 Jam Kemudian

Setelah Capai Puncak, Pemanjat Menara Eiffel Ditangkap 6 Jam Kemudian

Internasional
Bayar Orang untuk Serang Kekasih Ratu Kecantikan, Pengusaha Singapura Dibui

Bayar Orang untuk Serang Kekasih Ratu Kecantikan, Pengusaha Singapura Dibui

Internasional

Close Ads X