Perusahaan Brasil Sepakat Jual 12 Unit Super Tucano A-29 ke Nigeria

Kompas.com - 07/02/2019, 10:00 WIB
Pesawat tempur ringan Super Tucano A-29 buatan perusahaan produsen pesawat Embraer. SHUTTERSTOCKPesawat tempur ringan Super Tucano A-29 buatan perusahaan produsen pesawat Embraer.

BRASILIA, KOMPAS.com - Sebuah perusahaan pembuat pesawat Brasil, Embraer, mengumumkan pada Rabu (6/2/2019) telah menyepakati kontrak penjualan 12 unit pesawat tempur ringan kepada Angkatan Udara Nigeria.

Divisi Pesawat Militer Embraer bekerja sama denngan perusahaan mitra, Sierra Nevada Corporation, yang berbasis di AS, akan mengirim pesawat tempur ringan jenis Super Tucano A-29, yang akan diproduksi di AS.

Melansir dari AFP, pembahasan kontrak perjanjian penjualan tersebut sempat tertunda setelah timbul perdebatan dan kurangnya otorisasi dari AS.

Tidak diungkapkan besaran nilai kontrak penjualan tersebut, namun situs khusus, defenceWeb, mengatakan pada tahun lalu bahwa kesepakatan antara Brasil dengan Nigeria ini bernilai 329 juta dollar AS (sekitar Rp 4,5 triliun).

Baca juga: Militer Nigeria Bebaskan 1.000 Orang yang Diculik Boko Haram

Disebutkan pula bahwa perjanjian penjualan juga meliputi bom dan roket kendali yang diperoleh melalui kontrak terpisah.

Kontrak untuk Angkatan Udara Nigeria tersebut meliputi perangkat pelatihan darat, sistem perencanaan misi, sistem pengarahan misi, suku cadang, peralatan pendukung darat, peralatan misi alternatif, serta dukungan kontraktor sementara AS yang berdekatan dan dukungan logistik.

"Pesawat tersebut diharapkan dapat dikirim ke Nigeria sesuai dengan jadwal kontrak, sebagai bagian dari paket pendukung dan pelatihan yang lebih lengkap dan luas," tulis pernyataan Embraer, seperti dilansir AFP, Rabu (6/2/2019).

Pesawat tempur ringan, Super Tucano A-29 yang bermesin turbo tersebut telah lama digunakan di Brasil untuk misi patroli perbatasan.

Pesawat ini juga digunakan di sejumlah angkatan udara asing, termasuk Afghanistan, Kolombia, dan juga Indonesia.

Militer Nigeria saat ini tengah menggelar operasi selama satu dekade melawan kelompok militan Boko Haram, yang dalam beberapa bulan terakhir telah meningkatkan aksi serangan terhadap target militer.

Konflik selama sepuluh tahun di Nigeria itu telah menewaskan lebih dari 27.000 orang dan menyebabkan hampir dua juga orang lainnya telantar.

Kekerasan yang terjadi juga telah merembet ke negara tetangga, termasuk Niger, Chad, dan Kamerun, hingga memicu krisis kemanusiaan yang mengerikan di wilayah itu.

Baca juga: Nigeria Bebaskan 149 Wanita dan Anak-anak yang Diculik Boko Haram

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wanita di China Lempar Anak Kucing karena Tak Dapat 'Refund' dari Toko Hewan

Wanita di China Lempar Anak Kucing karena Tak Dapat "Refund" dari Toko Hewan

Internasional
Bertemu Mahathir, Anwar Ibrahim Kembali Tegaskan akan Jadi PM Malaysia

Bertemu Mahathir, Anwar Ibrahim Kembali Tegaskan akan Jadi PM Malaysia

Internasional
Selamatkan Penumpang, Dokter Ini Isap 800 Ml Urine di Tengah Penerbangan

Selamatkan Penumpang, Dokter Ini Isap 800 Ml Urine di Tengah Penerbangan

Internasional
Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar atas Tuduhan Genosida Rohingya di Sidang PBB

Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar atas Tuduhan Genosida Rohingya di Sidang PBB

Internasional
Tolak Tawaran dari Perusahaan China, Tuvalu Mantap Mendukung Taiwan

Tolak Tawaran dari Perusahaan China, Tuvalu Mantap Mendukung Taiwan

Internasional
'Dibully' Teman Sekelas, Balasan Murid di Malaysia Bikin Kagum Netizen

"Dibully" Teman Sekelas, Balasan Murid di Malaysia Bikin Kagum Netizen

Internasional
Paduan Suara Muslim Thailand Lantunkan 'Doa Perdamaian' untuk Paus Fransiskus

Paduan Suara Muslim Thailand Lantunkan "Doa Perdamaian" untuk Paus Fransiskus

Internasional
Didakwa Korupsi, Perdana Menteri Israel Bersumpah Tidak Akan Mundur

Didakwa Korupsi, Perdana Menteri Israel Bersumpah Tidak Akan Mundur

Internasional
Terlalu Memperhatikan Anaknya, Ibu 17 Tahun Ini Ditembak Mati Tunangan

Terlalu Memperhatikan Anaknya, Ibu 17 Tahun Ini Ditembak Mati Tunangan

Internasional
Perdana Menteri Israel Didakwa Lakukan Korupsi

Perdana Menteri Israel Didakwa Lakukan Korupsi

Internasional
Bocah 12 Tahun Jadi Terdakwa Termuda Demonstrasi di Hong Kong

Bocah 12 Tahun Jadi Terdakwa Termuda Demonstrasi di Hong Kong

Internasional
Hanya Minta Uang Receh, Pengemis di Brasil Ditembak Mati

Hanya Minta Uang Receh, Pengemis di Brasil Ditembak Mati

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Israel Serang Iran di Suriah | Abu Sayyaf Sandera 3 Nelayan Indonesia

[POPULER INTERNASIONAL] Israel Serang Iran di Suriah | Abu Sayyaf Sandera 3 Nelayan Indonesia

Internasional
China Tuduh AS Berusaha 'Menghancurkan' Hong Kong lewat UU HAM dan Demokrasi

China Tuduh AS Berusaha "Menghancurkan" Hong Kong lewat UU HAM dan Demokrasi

Internasional
Berhubungan Seks dengan Remaja 17 Tahun di Mobil Patroli, Mantan Polisi Ini Ditangkap

Berhubungan Seks dengan Remaja 17 Tahun di Mobil Patroli, Mantan Polisi Ini Ditangkap

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X