Saat Remaja, Pangeran Charles Hanya Ngobrol dengan Teman dalam Daftar Khusus

Kompas.com - 06/02/2019, 12:36 WIB
Pangeran Charles. Foto ini diambil pada 27 Juli 2011 di Clarence House di London tengah. (AFP/Ben Stansall) Pangeran Charles. Foto ini diambil pada 27 Juli 2011 di Clarence House di London tengah. (AFP/Ben Stansall)

LONDON, KOMPAS.com - Kisah cinta Pangeran Charles menjadi sorotan dunia ketika bercerai dengan Putri Diana.

Beberapa tahun kemudian, tepatnya 9 April 2005, dia menikah dengan Camilla dalam upacara sipil di Windsor Guildhall.

Di balik sejumlah konstroversi mengenai kisah cintanya, putra Ratu Elizabeth II ini memendam luka lama ketika melewati hidup sebagai seorang remaja.

Baca juga: Biografi Tokoh Dunia: Pangeran Charles, Pewaris Takhta Kerajaan Inggris

Laporan Daily Mirror, Selasa (5/2/2019), dia menyebut masa-masa sekolah asrama Gordonstoun sebagai "Colditz in kilts".

Sebagai informasi, Cloditz merupakan tahanan yang sangat dikenal di kalangan perwira Inggris selama perang.

Sang pangeran muda disebut begitu membenci waktunya selama di sekolah di Skotlandia itu.

Pangeran Charles di Cambridge saat mengambil kuliah jurusan arkeologi dan antropologi. (www.princeofwales.gov.uk) Pangeran Charles di Cambridge saat mengambil kuliah jurusan arkeologi dan antropologi. (www.princeofwales.gov.uk)
Ada klaim yang menyatakan dia kerap diganggu dan mengalami perundungan tanpa ampun oleh teman-temannya.

Dia juga bahkan kesulitan menyesuaikan diri dengan penderitaan di sana, dan masih berlanjut hingga bangku perguruan tinggi.

Kini salah satu temannya di Cambridge, tempat dia menempuh pendidikan di Trinity College, mengungkap Pangeran Charles yang juga mengalami kesulitan saat kuliah.

Broderick Munro-Wilson mengklaim, sang pangeran bahkan tidak diizinkan untuk memilih teman-temannya sendiri.

Mereka yang dapat bercakap-cakap santai dengannya harus masuk dalam sebuah daftar, yang telah disetujui oleh petinggi kampus.

"Rektor memutuskan siapa yang harus menjadi teman-temannya," kata Broderick dalam film dokumenter terbaru Paxman On The Queen's Children di Channel 5.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Internasional
Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Internasional
Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Internasional
Pria Uganda Mengaku Bisa Bunuh Nyamuk dengan Kentut, Ini Faktanya

Pria Uganda Mengaku Bisa Bunuh Nyamuk dengan Kentut, Ini Faktanya

Internasional
Pria Thailand Kisahkan Cacing Pita Diduga Sepanjang 10 Meter Keluar dari Anus Saat BAB

Pria Thailand Kisahkan Cacing Pita Diduga Sepanjang 10 Meter Keluar dari Anus Saat BAB

Internasional
Menang Telak di Pemilu Inggris, Apa Resep Kemenangan Boris Johnson?

Menang Telak di Pemilu Inggris, Apa Resep Kemenangan Boris Johnson?

Internasional
Keluarga Gajah Terekam Menginvasi Hotel di Zambia untuk Sarapan

Keluarga Gajah Terekam Menginvasi Hotel di Zambia untuk Sarapan

Internasional
Trump Kritik Greta Thunberg: Pergilah Menonton Film Bersama Teman!

Trump Kritik Greta Thunberg: Pergilah Menonton Film Bersama Teman!

Internasional
Perdana Menteri Boris Johnson Raih Kursi Mayoritas di Pemilu Inggris

Perdana Menteri Boris Johnson Raih Kursi Mayoritas di Pemilu Inggris

Internasional
Myanmar Dituduh Genosida Rohingya, Ini Peringatan Aung San Suu Kyi

Myanmar Dituduh Genosida Rohingya, Ini Peringatan Aung San Suu Kyi

Internasional
AS Uji Coba Rudal Balistik ke Samudra Pasifik

AS Uji Coba Rudal Balistik ke Samudra Pasifik

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] AU AS Unggul dari Rusia dan China | Bocah Tendang Mobil yang Tabrak Ibunya

[POPULER INTERNASIONAL] AU AS Unggul dari Rusia dan China | Bocah Tendang Mobil yang Tabrak Ibunya

Internasional
Studi: Angkatan Udara AS Unggul Jauh dari Rusia dan China

Studi: Angkatan Udara AS Unggul Jauh dari Rusia dan China

Internasional
Satu-satunya Kapal Induk Milik Rusia Terbakar

Satu-satunya Kapal Induk Milik Rusia Terbakar

Internasional
Pemerintahan Baru Gagal Terbentuk, Israel Bakal Gelar Pemilu Ketiga dalam Setahun

Pemerintahan Baru Gagal Terbentuk, Israel Bakal Gelar Pemilu Ketiga dalam Setahun

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X