Fotografer yang Disandera ISIS Selama 7 Tahun Diklaim Masih Hidup

Kompas.com - 06/02/2019, 10:04 WIB
Fotografer asal Inggris, John Cantlie muncul dalam video propaganda yang dirilis ISIS pada 2014. (AFP via NBC News) Fotografer asal Inggris, John Cantlie muncul dalam video propaganda yang dirilis ISIS pada 2014. (AFP via NBC News)


LONDON, KOMPAS.com
- Seorang pria asal Inggris yang disandera Kelompok Negara Islam di Irak dan Suriah ( ISIS) selama 7 tahun dinyatakan masih hidup.

Demikian pernyataan Menteri Keamanan Inggris Ben Wallace, seperti diwartakan Huffington Post, Selasa (5/2/2019).

John Cantlie, seorang fotografer dari Inggris, diyakini masih hidup usai ditangkap ISIS di Suriah pada 2012.

Baca juga: Makin Terdesak, ISIS di Suriah Gunakan Warga Sipil sebagai Perisai

Meski demikian, Wallace menegaskan pemerintah Inggris tidak akan bernegosiasi dengan teroris. Dia juga tidak menyebutkan soal kemungkinan adanya rencana operasi penyelamatan terhadap Cantlie.

"Walau ini tidak bisa dibuktikan saat ini, kami terus berharap dan berdoa bahwa ini sungguh benar," tulis kelompok kampanye Free John Cantlie.

Meski beberapa kali muncul dalam video propaganda yang dirilis kelompok tersebut, namun dia tidak pernah terlihat lagi sejak video yang dirilis pada 2016.

Ada kekhawatiran kemungkinan dia terbunuh dalam pemboman besar-besar terhadap benteng ISIS dan sejumlah pertempuran yang terus berkobar di sepanjang Sungai Efrat.

The Independent melaporkan, Cantlie merupakan fotografer perang lepas dan koresponden untuk beberapa surat kabar Inggris. Dia diculik bersama dengan wartawan asal Amerika Serikat James Foley pada November 2012.

Sebelum diculik ketika menyeberang ke Suriah, dia bersama fotografer Belanda Jeroen Oerlemans yang dapat diselamatkan oleh Tentara Pembebasan Suriah.

Foley dipenggal kepalanya pada Agustus 2014 bersama sandera asal Inggris dan AS lainnya.

Baca juga: Bergabung dengan ISIS sejak Usia 15 Tahun, Kini Leonora Ingin Pulang

Pada tahun yang sama, Cantlie dipaksa tampil dalam video propaganda yang mengkritik kebijakan luar negeri barat dan aksi militer. Selanjutnya, dia muncul beberapa kali dari berbagai benteng ISIS.

Cantlie merupakan salah satu dari tiga jurnalis asing yang keberadaannya tidak diketahui di Suriah, termasuk Austin Tice dari AS dan Shiraz Mohamed dari Afrika Selatan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Korea Utara Sebut Joe Biden 'Anjing Gila', Begini Reaksi Trump

Korea Utara Sebut Joe Biden "Anjing Gila", Begini Reaksi Trump

Internasional
Diserbu Polisi, Demonstran Hong Kong Bakar Pintu Masuk Universitas

Diserbu Polisi, Demonstran Hong Kong Bakar Pintu Masuk Universitas

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Media AS Soroti Pabrik Tahu di Tropodo | Penyanyi Chile Telanjang Dada sebagai Protes

[POPULER INTERNASIONAL] Media AS Soroti Pabrik Tahu di Tropodo | Penyanyi Chile Telanjang Dada sebagai Protes

Internasional
Siksa Anaknya yang Berusia 5 Tahun hingga Tewas, Terungkap Kecerdasan Si Ayah Rendah

Siksa Anaknya yang Berusia 5 Tahun hingga Tewas, Terungkap Kecerdasan Si Ayah Rendah

Internasional
Media AS New York Times Soroti Pabrik Tahu di Indonesia yang Gunakan Plastik sebagai Bahan Bakar

Media AS New York Times Soroti Pabrik Tahu di Indonesia yang Gunakan Plastik sebagai Bahan Bakar

Internasional
Suarakan Protes, Penyanyi Chile Ini Telanjang Dada Saat Terima Penghargaan

Suarakan Protes, Penyanyi Chile Ini Telanjang Dada Saat Terima Penghargaan

Internasional
Kapten Polisi di AS Ini Ditangkap Anggotanya Sendiri dalam Kasus Prostitusi

Kapten Polisi di AS Ini Ditangkap Anggotanya Sendiri dalam Kasus Prostitusi

Internasional
Pria Australia Kisahkan Selamat dari Serangan Buaya Setelah Cungkil Matanya

Pria Australia Kisahkan Selamat dari Serangan Buaya Setelah Cungkil Matanya

Internasional
Venesia Dilanda Banjir, Karya Seni Mulai Diselamatkan

Venesia Dilanda Banjir, Karya Seni Mulai Diselamatkan

Internasional
Pelaku Penembakan Massal SMA AS yang Tewaskan 2 Murid Meninggal di Rumah Sakit

Pelaku Penembakan Massal SMA AS yang Tewaskan 2 Murid Meninggal di Rumah Sakit

Internasional
Abaikan Ancaman Sanksi AS, Turki Bakal Beli Sistem Rudal S-400 dari Rusia

Abaikan Ancaman Sanksi AS, Turki Bakal Beli Sistem Rudal S-400 dari Rusia

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bocah 9 Tahun Lulus Sarjana | Pria Hong Kong Dibakar Hidup-hidup

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bocah 9 Tahun Lulus Sarjana | Pria Hong Kong Dibakar Hidup-hidup

Internasional
Ada Bau 'Kaus Kaki Basah', Pesawat Airbus Dikembalikan ke Perancis

Ada Bau "Kaus Kaki Basah", Pesawat Airbus Dikembalikan ke Perancis

Internasional
Kera Babon Pintar Ini Pakai Ponsel Pawang dan Pesan Barang secara 'Online'

Kera Babon Pintar Ini Pakai Ponsel Pawang dan Pesan Barang secara "Online"

Internasional
Datang ke Aksi Protes, Seorang Pria Irak Bawa Seekor Singa

Datang ke Aksi Protes, Seorang Pria Irak Bawa Seekor Singa

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X