Pakai Jersey Qatar, Seorang Pria asal Inggris Ditahan di UEA

Kompas.com - 06/02/2019, 06:49 WIB
Pemain kelahiran Sudan, Almoez Ali (19) disambut para pemain timnas Qatar seusai mencetak empat gol TWITTER.COM/AFCASIANCUPPemain kelahiran Sudan, Almoez Ali (19) disambut para pemain timnas Qatar seusai mencetak empat gol

ABU DHABI, KOMPAS.com - Seorang pria asal Inggris memakai jersey tim sepak bola Qatar ketika menghadiri pertandingan Piala Asia 2019 di Uni Emirat Arab.

Namun, seragam itu justru membawa petaka bagi Ali Issa Ahmad, yang ditangkap dan ditahan satelah Qatar bertanding melawan Irak di Abu Dhabi pada 22 Januari lalu.

Diwartakan BBC, Rabu (6/2/2019), pria berusia 26 tahun itu diklaim tidak mengetahui peraturan yang melarang "simpati" untuk Qatar.

Baca juga: Kalahkan Jepang, Qatar Cetak Sejarah dengan Juara Piala Asia 2019

Kantor Luar Negeri Inggris menyatakan, telah memberikan bantuan kepada warga negaranya dan menghubungi pihak berwenang di UEA.

Kedutaan Besar UEA di London menyebutkan, Ahmad tidak ditangkap karena mengenakan kaus tim sepak bola Qatar, melainkan atas tudingan membuang waktu polisi dan membuat pernyataan palsu.

Seorang temannya mengatakan, Ahmad diserang oleh petugas keamanan setelah dibebaskan.

Selanjutnya, dia melaporkan insiden tersebut ke kantor polisi dan malah dituduh berbohong sehingga membawanya ke penahanan.

Kedubes UEA di London awalnya tidak mengomentari kasus ini, namun meyakinkan bahwa segala tuduhan pelanggaran hak asasi manusia sebagai hal sangat serius dan akan diselidiki secara menyeluruh.

Dalam pernyataan berikutnya, Kedubes UEA menyebutkan Ahmad merupakan warga negara ganda Sudan-Inggris.

Berbeda dengan klaim teman Ahmad, Kedubes UEA menyatakan Ahmad ke kantor polisi untuk melaporkan peristiwa dia dipukuli penggemar bola setempat karena mendukung tim Qatar.

"Polisi membawanya ke rumah sakit dan seorang dokter memeriksanya, namun luka-lukanya tidak konsisten dengan laporan kejadiannya," demikian laporan kedubes.

Ahmad dituding melukai dirinya sendiri sehingga pihak berwenang mendakwanya pada 24 Januari lalu.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber BBC
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Di Turki, Risma Cerita soal Kelucuan Bonek

Di Turki, Risma Cerita soal Kelucuan Bonek

Internasional
Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Internasional
Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Internasional
Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Internasional
Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Internasional
Korea Utara Kembali Gelar 'Tes Krusial'

Korea Utara Kembali Gelar "Tes Krusial"

Internasional
Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

Internasional
Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Internasional
Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Internasional
Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Internasional
Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Internasional
Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Internasional
Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Internasional
Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X