Kompas.com - 06/02/2019, 06:14 WIB

PYONGYANG, KOMPAS.comKorea Utara disebut masih mengembangkan program nuklir dan rudal balistik dengan memanfaatkan bandara dan fasilitas lainnya.

Demikian laporan dari panel ahli PBB, seperti yang diwartakan AFP, Selasa (5/2/2019).

Laporan itu juga menunjukkan, sanksi terhadap Korea Utara terbukti tidak efektif mengingat negara itu memperoleh minyak secara ilegal, menjual batu bara, dan melanggar embargo senjata.

"Program nuklir dan rudal balistik Republik Demokratik Rakyat Korea (DPRK/Korea Utara) masih tetap utuh," tulis laporan yang dikirim ke Dewan Keamanan PBB itu.

Baca juga: Toko Khusus Produk Korea Utara akan Segera Dibuka di Rusia

"Panel menemukan, DPRK menggunakan fasilitas sipil termasuk bandara untuk perakitan dan pengujian rudal balistik dengan tujuan mencegah serangan 'pemenggalan' secara efektif," lanjut isi laporan tersebut.

Laporan terbaru soal program nuklir dan rudal Korea Utara muncul ketika Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un bersiap untuk menggelar KTT kedua bulan ini.

Pemerintah AS berharap, pertemuan tersebut akan menghasilkan kemajuan nyata dalam melucuti program senjata negara di Semenanjung Korea.

Selain itu, pemerintahan Trump juga telah memimpin upaya di PBB untuk menjatuhkan sanksi ekonomi yang berat kepada Korea Utara, yang melakukan uji coba nuklir dan misil pada 2017.

Namun, Korea Utara masih memakai strategi pemindahan minyak, bahan bakar, dan batu bara ilegal dengan memanfaatkan jaringan kapal di laut.

Dengan begitu, negara tersebut dapat menghindari halangan yang berusaha merampas pendapatannya untuk membangun program senjata.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.