Hawaii Pertimbangkan Usia Legal Merokok adalah 100 Tahun

Kompas.com - 05/02/2019, 18:59 WIB
Ilustrasi merokok. ShutterstockIlustrasi merokok.
|

HONOLULU, KOMPAS.com - Pemerintah negara bagian Hawaii, Amerika Serikat sedang mempertimbangkan untuk mengubah usia legal warganya yang ingin merokok.

Anggota parlemen saat ini sedang mengajukan rancangan undang-undang untuk melarang siapa pun menjual rokok kepada orang di bawah usia 100 tahun.

Rancangan undang-undang ini, yang diajukan politisi Partai Demokrat Richard Creagan, akan efektif melarang rokok pada 2024.

Baca juga: Merokok Shisha dan Karaoke Kini Dilarang di Negara Bagian Malaysia Ini

Hawaii sejauh ini menjadi negara bagian dengan aturan paling keras dalam hal penjualan rokok.

Namun, Creahan, seorang dokter UGD, yakin diperlukan lebih banyak larangan untuk melarang "artefak paling mematikan dalam sejarah manusia".

"Pada dasarnya ada kelompok pecandu berat, dalam pandangan saya diperbudak oleh sebuah industri yang amat buruk yang memperbudak mereka dengan membuat rokok yang membuat kecanduan dan amat mematikan," katanya  kepada harian Hawaii Tribune-Herald.

Di bawah undang-undang saat ini, seseorang harus berusia 21 tahun untuk membeli rokok di Hawaii. Di wilayah AS lainnya usia legal membeli rokok adalah 18 atau 19 tahun.

Proposal yang diajukan Creagan mendesak peningkatan usia legal membeli rokok menjadi 30 tahun pada tahun depan.

Lalu pada 2021 menjadi 40 tahun, 50 pada 2022 dan 60 pada 2023. Nantinya, pada 2024, usia paling muda untuk membeli rokok adalah 100 tahun.

Creagan menambahkan, undang-undang yang diusulkannya ini dirancang untuk tahan menghadapi berbagai perlawanan hukum.

"Negara bagian berkewajiban menjaga kesehatan warganya," papar Creagan.

"Kita tidak  membiarkan warga mendapatkan akses bebas ke sesuatu yang membuat kecanduan misalnya resep obat-obatan," tambah dia.

Baca juga: Ungkap Kasus Rokok Ilegal, Kepala Anjing Ini Dihargai Rp 458 Juta

"Ini (rokok) jauh lebih mematikan, lebih berbahaya, dan lebih membuat kecanduan," lanjut Creagan.

Menurut Badan Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, merokok adalah penyebab lebih dari setengah juta kematian setiap tahun.




Sumber Gulf News
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X