Kompas.com - 05/02/2019, 15:40 WIB

OTTAWA, KOMPAS.com - Seorang pria meninggal dunia dan meninggalkan uang digital lebih dari 100 juta poundsterling atau sekitar Rp 1,8 triliun.

Sayangnya, tak seorang pun mengetahui kata sandi atau password untuk mengakses uang tersebut.

Gerald Cotten meninggal dunia mendadak dalam usia 30 tahun pada Desember lalu akibat komplikasi penyakit Crohn saat tengah menjadi sukarelawan di India.

Baca juga: Hamas Ajak Para Pendukungnya Sumbang Dana dalam Bentuk Bitcoin

Cotten adalah pendiri Quadriga, sebuah platform online untuk perdagangan Bitcoin, Litecoin, dan Ethereum.

Ketiganya adalah uang siber yang tak secara fisik tidak berbentuk tetapi bisa diperjualbelikan di internet.

Komputer utama perusahaan Cotten menyimpan uang digital bernilai lebih dari Rp 1,8 triliun saat pria itu meninggal.

Uang sebanyak itu merupakan milik dari ribuan orang subscriber yang menggunakan platform ciptaan Cotten.

Istri Cotten, Jennifer Robertson mengatakan, dia tak bisa menemukan password untuk mengakses komputer suaminya.

"Meski sudah mencari berulang kali, saya tidak dapat menemukan password itu di manapun," ujarnya.

Jennifer melanjutkan, dia tidak pernah terlibat dalam bisnis suaminya dan sama sekali tidak tahu kata sandi sang suami.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber Mirror
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.