Terpidana Mati di AS Ingin Didampingi Seorang Imam saat Dieksekusi

Kompas.com - 05/02/2019, 12:57 WIB
Ilustrasi keputusan persidangan. SHUTTERSTOCKIlustrasi keputusan persidangan.

MONTGOMERY, KOMPAS.com - Seorang terpidana mati di negara bagian Alabama, AS, sedang berlomba dengan waktu untuk mendapatkan permintaan terakhirnya, yakni ingin didampingi seorang imam saat dieksekusi.

Domineque Ray, yang berusia 42 tahun, masuk Islam selama dalam masa tahanan menunggu eksekusi hukuman mati.

Dia dijadwalkan akan menjalani eksekusi suntik mati pada Kamis (7/2/2019), hukuman yang dijatuhkan padanya hampir 20 tahun lalu.

Ray dinyatakan bersalah atas kasus pemerkosaan dan pembunuhan terhadap seorang gadis berusia 15 tahun pada 1995.

Setahun sebelumnya, Ray juga telah didakwa bersalah atas kasus pembunuhan dua orang remaja.

Baca juga: Tolak Suntik Mati, Terpidana di AS Pilih Dieksekusi Pakai Kursi Listrik

Dilansir AFP, pengacara Ray mengatakan, bagi kliennya, keyakinan menjadi hal paling penting dalam hidupnya saat ini.

Saat waktu eksekusi yang dijadwalkan semakin dekat, Ray mengajukan permintaan terakhir kepada otoritas penjara di Alabama, untuk ditemani seorang imam saat berada di ruang eksekusi.

Tetapi pemerintah negara bagian mengatakan tidak dapat mengabulkan permintaan terpidana karena menganggap tindakan tersebut dapat melanggar protokol eksekusi.

Menurut peraturan eksekusi, terpidana mati dapat didampingi penasihat spiritual pilihan mereka hingga di pintu masuk ruang eksekusi, namun tidak untuk di dalam ruangan eksekusi.

Undang-undang Alabama mengizinkan seorang pastor penjara negara bagian untuk berada di dalam ruangan selama proses ekseskusi, namun pastor tersebut dipandang sebagai bagian dari tim eksekusi.

Halaman:


Sumber AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X