Kompas.com - 05/02/2019, 05:45 WIB
Presiden Venezuela Nicolas Maduro beserta Ibu Negara Cilia Flores hadir dalam upacara penyambutan di Caracas. AFP/FEDERICO PARRAPresiden Venezuela Nicolas Maduro beserta Ibu Negara Cilia Flores hadir dalam upacara penyambutan di Caracas.

CARACAS, KOMPAS.com - Presiden Venezuela Nicolas Maduro mengatakan bahwa dirinya telah menulis surat yang dia tujukan kepada Paus.

Dalam surat tersebut, Maduro mengaku menuliskan permintaan bantuan kepada pemimpin Gereja Katolik Roma itu agar bersedia membantu menengahi krisis politik yang sedang terjadi di negaranya.

Kabar ini muncul setelah sejumlah negara Uni Eropa menyatakan dukungan kepada pemimpin oposisi untuk menjadi presiden sementara.

"Saya telah mengirim surat kepada Paus Fransiskus," kata Maduro dalam wawancara dengan stasiun televisi Italia, SkyTG24, yang disiarkan Senin (4/2/2019).

Baca juga: Susul AS, Spanyol dan Inggris Akui Guaido sebagai Pemimpin Venezuela

"Saya menuliskan kepadanya bahwa saya melayani tujuan Kristus.. dan dengan semangat ini saya memohon bantuannya untuk memfasilitasi dan memperkuat dialog," tambahnya.

"Saya memohon kepada Paus untuk melakukan upaya terbaiknya, keinginannya, demi membantu di jalur dialog. Saya berharap mendapat tanggapan positif (dari Paus)," ujar Maduro, seperti dilansir AFP.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Paus Fransiskus sedang dalam kunjungan bersejarah ke Uni Emirat Arab, sejak Minggu (3/2/2019) dan dijadwalkan baru akan kembali ke Roma pada Selasa (5/2/2019).

Sementara itu situasi di Venezuela semakin tidak menguntungkan bagi Maduro, setelah dia gagal memenuhi ultimatum Uni Eropa untuk menggelar pemilihan presiden baru.

Hal tersebut telah berdampak pada langkah negara-negara Uni Eropa yang memutuskan mengakui serta mendukung pemimpin oposisi Venezuela, Juan Guaido, sebagai presiden sementara yang berwenang mempersiapkan pemilu.

Baca juga: Krisis, Venezuela Jual Cadangan Emas Bank Sentral ke Uni Emirat Arab

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.