Suami Istri Siksa Anak Hingga Tewas karena Tak Hafal Ayat Alkitab

Kompas.com - 04/02/2019, 16:32 WIB
Pasangan suami istri Timothy dan Tina Hauschultz. Newsweek/Manitowoc County Sheriffs OfficePasangan suami istri Timothy dan Tina Hauschultz.
|

MADISON, KOMPAS.com - Pasangan suami istri Timothy dan Tina Hauschultz serta putra mereka Damian  (15) dituntut hukuman mati atas kematian Ethan Hauschultz (7).

Ethan meninggal dunia pada April 2018 akibat hipotermia serta trauma di kepala, dada, dan perutnya.

Menurut catatan pengadilan, kematian Ethan diakibatkan hukuman yang dijatuhkan karena dia kesulitan menghafal ayat-ayat dalam Alkitab.

Baca juga: Siksa Anak Balita hingga Tewas, Suami Istri Asal Kuwait Dihukum Mati

Pasangan suami istri dan putranya ditangkap polisi pada Jumat (1/2/2019). Mereka dijadwalkan hadir di pengadilan Manitowoc, Wisconsin, AS pada Senin (4/2/2019), untuk mendengarkan dakwaan.

Menurut laporan kepolisian, Timothy dan Tina adalah pasangan yang ditunjuk pengadilan untuk menjadi wali bagi Ethan dan dua saudaranya.

Sejauh ini tidak diketahu hubungan pasangan Timothy dan Tina dengan Ethan sehingga pengadilan bisa menunjuk mereka menjadi wali.

Stasiun televisi WLUK TV mengabarkan, Timothy juga memerintahkan Ethan menarik balok kayu seberat 22 kilogram selama dua jam sepekan sekali.

Kepada polisi Damian mengatakan, Timothy memerintahkan dia agar Ethan dan saudara kembarnya menjalankan perintah yang sudah diberikan.

"Ethan menjalani hukuman yang dijatuhkan Timothy yaitu membawa balok kayu yang bobotnnya dua pertiga bobot badannya, sambil diawasi putra Timothy yang berusia 15 tahun," demikian pernyataan dari kantor Sheriff Manitowoc County.

WLUK TV mengabarkan, hukuman berat itu dijatuhkan karena Ethan tidak bisa menghafalkan 13 ayat dalam Alkitab.

Hasil pemeriksan medis menunjukkan terdapat banyak cedera di tubuh Ethan antara lain trauma di kepala, perut, dan dada serta tulang rusuk yang retak.

Sederet cedera itu sesuai dengan pengakuan Damian kepada polisi bahwa dia memukul Ethan sebanyak 100 kali.

Hal yang sama juga dilakukan Damian terhadap saudara kembar Ethan.

"Selama 1-1,5 jam, anak 1 tahun ini memukuli Ethan berkali-kali. Dia berulang kali menjatuhkan Ethan ke tanah dan menggelindingkan balok kayu itu di dadanya," kata kantor Sheriff Manitowoc.

"Dia kemudian berdiri di atas tubuh dan kepala Ethan, sedangkan Ethan dalam kondisi tertelungkup dengan wajah masuk ke genangan air," tambah kantor  Sheriff Manitowoc.

Dakwaan terhadap keluarga Hauschultz ini muncul setelah laporan awal mengidentifikasi kasus ini sebagai "kematian yang mencurigakan".

Sementara itu, beberapa hari setelah kematian Ethan, ibu kandung bocah itu, Andrea Everett mengatakan, dia menginginkan keadilan untuk putranya.

Baca juga: Laporan PBB Tuduh Israel Siksa Anak-anak Palestina

"Saat saya di sana jantung Ethan sudah tidak berdetak dan tubuhnya dingin. Dokter mencoba menolongnya selama lima jam tetapi tetap tak ada detak jantung dan aktivitas otak," kata Andrea.

"Saya menginginkan keadilan untuk putra saya, dan orang yang bertanggung jawab atas kematiannya harus dimasukkan ke penjara dalam waktu lama," lanjut Andrea.


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Newsweek
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gempa Bumi di Perbatasan Turki-Iran, 8 Orang Tewas

Gempa Bumi di Perbatasan Turki-Iran, 8 Orang Tewas

Internasional
Menang Kaukus Nevada, Bernie Sanders Semakin Tidak Terbendung

Menang Kaukus Nevada, Bernie Sanders Semakin Tidak Terbendung

Internasional
Pria India Ini Sembah Trump sebagai Dewa dan Buatkan Patung Untuknya

Pria India Ini Sembah Trump sebagai Dewa dan Buatkan Patung Untuknya

Internasional
Kasus Dugaan Infeksi Virus Corona di Zimbabwe Negatif, WHO Tetap Peringati Negara-negara di Afrika

Kasus Dugaan Infeksi Virus Corona di Zimbabwe Negatif, WHO Tetap Peringati Negara-negara di Afrika

Internasional
Pria Jepang yang Positif Virus Corona sebelum ke Indonesia sudah Keluhkan Gejala Flu

Pria Jepang yang Positif Virus Corona sebelum ke Indonesia sudah Keluhkan Gejala Flu

Internasional
Presiden Korea Selatan Naikkan Status Infeksi Virus Corona di Level Tertinggi

Presiden Korea Selatan Naikkan Status Infeksi Virus Corona di Level Tertinggi

Internasional
6 Orang Meninggal karena Virus Corona, Iran Tutup Sekolah hingga Larang ke Bioskop

6 Orang Meninggal karena Virus Corona, Iran Tutup Sekolah hingga Larang ke Bioskop

Internasional
Kasus Infeksi Virus Corona di Korea Selatan dan Italia Melonjak, Begini Langkah Pemerintahnya

Kasus Infeksi Virus Corona di Korea Selatan dan Italia Melonjak, Begini Langkah Pemerintahnya

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Ayah di Suriah Ajari Anaknya Tertawa Dengar Ledakan Bom | Kisah Korban Bully Quaden Bayles

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Ayah di Suriah Ajari Anaknya Tertawa Dengar Ledakan Bom | Kisah Korban Bully Quaden Bayles

Internasional
Terinspirasi Kisah Agatha Christie, Pria Ini Bunuh Tetangganya Pakai Minuman Soda

Terinspirasi Kisah Agatha Christie, Pria Ini Bunuh Tetangganya Pakai Minuman Soda

Internasional
Australia Anjurkan Warganya Untuk Karantina Selama Dua Pekan

Australia Anjurkan Warganya Untuk Karantina Selama Dua Pekan

Internasional
Video Perawat Hamil Rawat Pasien Virus Corona Dirilis, Publik China Marah

Video Perawat Hamil Rawat Pasien Virus Corona Dirilis, Publik China Marah

Internasional
Kaget Digigit, Peselancar Ini Tinju Mata Hiu

Kaget Digigit, Peselancar Ini Tinju Mata Hiu

Internasional
2 Meninggal dan 79 Terinfeksi Virus Corona, Italia Tutup Puluhan Kota

2 Meninggal dan 79 Terinfeksi Virus Corona, Italia Tutup Puluhan Kota

Internasional
Ancaman Ekstremis Sayap Kanan Meningkat, Jerman Perkuat Keamanan

Ancaman Ekstremis Sayap Kanan Meningkat, Jerman Perkuat Keamanan

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X