Potensi Ricuh Brexit, Ratu Elizabeth II Bakal Dievakuasi dari London

Kompas.com - 04/02/2019, 12:16 WIB
Ratu Inggris Elizabeth II berfoto setelah dia merekam pesan untuk Hari Natal, di White Drawing Room, Istana Buckingham, di London. Foto ini dirilis pada Senin (24/12/2018). (AFP/John Stillwell) Ratu Inggris Elizabeth II berfoto setelah dia merekam pesan untuk Hari Natal, di White Drawing Room, Istana Buckingham, di London. Foto ini dirilis pada Senin (24/12/2018). (AFP/John Stillwell)

Laporan dari Newsweek menyebutkan, pada 15 Januari lalu, Perdana Menteri Inggris Theresa May mengalami kekalahan terbesar bagi pemerintah dalam sejarah modern negara tersebut.

Kesepakatan yang dirumuskan dengan menghabiskan waktu lebih dua tahun dengan Uni Eropa justru ditolak.

Politico mewartakan, Ratu Elizabeth II lebih memilih untuk menghindari debat sengit terkait Brexit, tapi stri Pangeran Philip ini telah menyerukan kepada warga Inggris untuk bersatu.

Kerajaan memang diharuskan netral secara politik dan tidak secara terbuka mengomentari masalah tersebut.

Baca juga: Rupiah Pekan Depan: Faktor Brexit Jadi Penentu

Namun, pidato sang ratu untuk memperingati 100 tahun lembaga Women's Institute dianggap sebagai upaya terselubung untuk meredakan ketegangan yang membara di Inggris.

"Penekanan berkelanjutan pada kesabaran, persahabatan, fokus komunitas yang kuat dan mempertimbangkan kebutuhan orang lain sama pentingnya," ucapnya.

Di sisi lain, pemimpin pro-Brexit Jacob Rees-Mogg justru menyerukan intervensi kerajaan, yang mendesak ratu untuk menangguhkan parlemen guna menghentikan upaya menunda Brexit.

Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jika Terus Diserang, PM Israel Ancam Bakal Habis-habisan Gempur Gaza

Jika Terus Diserang, PM Israel Ancam Bakal Habis-habisan Gempur Gaza

Internasional
Jenazah Pria Palestina Diangkat Pakai Buldozer, Begini Pembelaan Israel

Jenazah Pria Palestina Diangkat Pakai Buldozer, Begini Pembelaan Israel

Internasional
Jika Jadi Presiden, Bernie Sanders Akan Temui Kim Jong Un dan Musuh AS Lainnya

Jika Jadi Presiden, Bernie Sanders Akan Temui Kim Jong Un dan Musuh AS Lainnya

Internasional
Austria dan Perancis Jaga Jarak dengan Italia agar Tak Tertular Virus Corona

Austria dan Perancis Jaga Jarak dengan Italia agar Tak Tertular Virus Corona

Internasional
Di India, Trump Yakin Bakal Disambut Jutaan Orang

Di India, Trump Yakin Bakal Disambut Jutaan Orang

Internasional
Kru Diamond Princess asal Indonesia Tidak Mau Dijemput Pakai Kapal

Kru Diamond Princess asal Indonesia Tidak Mau Dijemput Pakai Kapal

Internasional
Mahathir Mundur, Istri Anwar Ibrahim Berpeluang Jadi PM Perempuan Malaysia Pertama

Mahathir Mundur, Istri Anwar Ibrahim Berpeluang Jadi PM Perempuan Malaysia Pertama

Internasional
Pria Ini Lahap Menyantap Burger McDonald's yang Dikubur Selama Setahun

Pria Ini Lahap Menyantap Burger McDonald's yang Dikubur Selama Setahun

Internasional
Penumpang Diamond Princess Positif Virus Corona Saat Keluar, Metode Karantina Jepang Dipertanyakan

Penumpang Diamond Princess Positif Virus Corona Saat Keluar, Metode Karantina Jepang Dipertanyakan

Internasional
Korea Selatan Jadi Pusat Virus Corona Terbesar di Luar China

Korea Selatan Jadi Pusat Virus Corona Terbesar di Luar China

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Per 24 Februari 2020 Capai 2.592

Korban Meninggal Virus Corona di China Per 24 Februari 2020 Capai 2.592

Internasional
Angka Infeksi Virus Corona Capai Lebih Dari 100 Orang, 10 Ribu Warga Italia Dikarantina

Angka Infeksi Virus Corona Capai Lebih Dari 100 Orang, 10 Ribu Warga Italia Dikarantina

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Korban Bully Quaden Bayles Dikabarkan Berusia 18 Tahun | Menikah Massal di Tengah Virus Corona

[POPULER INTERNASIONAL] Korban Bully Quaden Bayles Dikabarkan Berusia 18 Tahun | Menikah Massal di Tengah Virus Corona

Internasional
Ambisi Gantikan Mahathir Jadi PM Malaysia Kandas, Anwar Ibrahim Kaget Dikhianati

Ambisi Gantikan Mahathir Jadi PM Malaysia Kandas, Anwar Ibrahim Kaget Dikhianati

Internasional
Singkirkan Anwar Ibrahim, Mahathir Akan Umumkan Koalisi Pemerintahan Baru?

Singkirkan Anwar Ibrahim, Mahathir Akan Umumkan Koalisi Pemerintahan Baru?

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X