Pentagon akan Kirim 3.750 Tentara Tambahan ke Perbatasan AS-Meksiko

Kompas.com - 04/02/2019, 09:29 WIB
Tentara AS yang ditugaskan untuk misi penempatan di perbatasan Amerika dengan Meksiko, memasang kawat berduri untuk menghalau migran. AFP / JOHN MOORE / GETTY IMAGES NORTH AMERICATentara AS yang ditugaskan untuk misi penempatan di perbatasan Amerika dengan Meksiko, memasang kawat berduri untuk menghalau migran.

WASHINGTON, KOMPAS.com - Departemen Pertahanan berencana untuk mengirim pasukan tambahan ke perbatasan AS dengan Meksiko

Kabar penambahan pasukan tersebut setelah sebelumnya Pentagon mengumumkan memperpanjang misi penempatan tentaranya di perbatasan hingga akhir September 2019.

"Departemen Pertahanan akan mengerahkan sekitar 3.750 pasukan tambahan untuk memberikan dukungan terhadap petugas Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan (CBP) di perbatasan barat daya."

"Keputusan pengerahan pasukan tambahan tersebut telah disetujui oleh Penjabat Menteri Pertahanan Sementara, (Patrick) Shanahan pada 11 Januari lalu," tulis pernyataan departemen, dikutip AFP, Senin (4/2/2019).

Baca juga: Pentagon Kembali Perpanjang Misi Penempatan Tentara di Perbatasan Meksiko

Pengerahan pasukan tambahan tersebut akan berlangsung selama tiga bulan dan akan menjadikan jumlah total pasukan militer AS di perbatasan dengan Meksiko mencapai sekitar 4.350 personil.

Perintah penambahan pasukan militer ke perbatasan itu datang di tengah desakan Presiden Trump terhadap Kongres AS untuk menyetujui perdanaan pembangunan tembok perbatasan dengan Meksiko sebesar 5,7 miliar dollar AS (sekitar Rp 80 triliun).

Misi penempatan pasukan militer ke perbatasan AS dengan Meksiko pertama kali dilaksanakan pada Oktober tahun lalu, untuk mencegah karavan migran dari melintasi Meksiko untuk menyeberangi perbatasan dan masuk ke AS guna mencari suaka dari kekerasan maupun kemiskinan di negara mereka.

Dalam misi tersebut, pasukan militer diperintahkan membantu petugas patroli perbatasan sipil dengan memberi dukungan logistik serta membantu memasang pagar kawat berduri di sepanjang perbatasan.

Namun setelah perpanjangan misi pada pertengahan Desember lalu, kini Pentagon juga memperluas jangkauan misi dengan menambahkan tugas pengawasan dan deteksi.

"Tugas pasukan militer dalam misi di perbatasan kini mencakup pengawasan serta pemasangan sekitar 240 kilometer kawat berduri di antara gerbang masuk di sepanjang perbatasan," tambah pernyataan Pentagon.

Baca juga: Trump Minta DP untuk Bangun Tembok Perbatasan di Meksiko

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tangkal Virus Corona, 1.230 Dokter dan Perawat dari Seluruh China Dikerahkan

Tangkal Virus Corona, 1.230 Dokter dan Perawat dari Seluruh China Dikerahkan

Internasional
'Rencana Perdamaian' Trump Bocor, Warga Palestina Bentrok dengan Polisi Israel

"Rencana Perdamaian" Trump Bocor, Warga Palestina Bentrok dengan Polisi Israel

Internasional
Pakar asal China Ini Sebut Virus Corona Menular lewat Mata

Pakar asal China Ini Sebut Virus Corona Menular lewat Mata

Internasional
Beredar Video Mayat Diduga Korban Virus Corona Tergeletak di Rumah Sakit China

Beredar Video Mayat Diduga Korban Virus Corona Tergeletak di Rumah Sakit China

Internasional
Setelah Menembak Mati 6 Keluarganya, Pria di Jerman Menelepon Ambulans

Setelah Menembak Mati 6 Keluarganya, Pria di Jerman Menelepon Ambulans

Internasional
12 Negara di Dunia Positif Terjangkit Virus Corona

12 Negara di Dunia Positif Terjangkit Virus Corona

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Alasan Pangeran Harry Mundur | Mayoritas Rakyat AS Dukung Pemakzulan Trump

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Alasan Pangeran Harry Mundur | Mayoritas Rakyat AS Dukung Pemakzulan Trump

Internasional
Australia Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Australia Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Internasional
Serangan Rudal Iran Akibatkan 34 Tentara AS Cedera Otak

Serangan Rudal Iran Akibatkan 34 Tentara AS Cedera Otak

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Melonjak hingga 41 Orang

Korban Meninggal Virus Corona di China Melonjak hingga 41 Orang

Internasional
Virus Corona Hantam Eropa, Perancis Umumkan Adanya 3 Kasus

Virus Corona Hantam Eropa, Perancis Umumkan Adanya 3 Kasus

Internasional
Rawat Pasien Virus Corona, China Bangun Rumah Sakit dalam 10 Hari

Rawat Pasien Virus Corona, China Bangun Rumah Sakit dalam 10 Hari

Internasional
Tanggapi Virus Corona, PM Singapura Minta Warga Tenang namun Waspada

Tanggapi Virus Corona, PM Singapura Minta Warga Tenang namun Waspada

Internasional
Wabah Virus Corona di China: 26 Orang Meninggal, 9 Kota Kena Larangan Bepergian

Wabah Virus Corona di China: 26 Orang Meninggal, 9 Kota Kena Larangan Bepergian

Internasional
Cerita Mahasiswa Indonesia di Wuhan, Kota Virus Corona Mulai Menyebar

Cerita Mahasiswa Indonesia di Wuhan, Kota Virus Corona Mulai Menyebar

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X