Bawa Puluhan Petasan, Seorang Pria Ditahan saat Hendak Masuk ke Singapura

Kompas.com - 03/02/2019, 23:02 WIB
Ilustrasi petasan.SHUTTERSTOCK Ilustrasi petasan.

TUAS, KOMPAS.com - Seorang pria ditahan otoritas berwenang di perbatasan Singapura setelah kedapatan membawa puluhan petasan saat hendak memasuki negara itu pada Sabtu (2/2/2019).

Pria tersebut yang hanya diungkapkan berusia 28 tahun, ditangkap di pos pemeriksaan Tuas oleh pihak Otoritas Imigrasi dan Pos Pemeriksaan (ICA) Singapura karena memiliki 49 buah petasan di dalam mobilnya.

Diberitakan Channel News Asia, seorang petugas ICA mengarahkan sebuah mobil yang terdaftar dengan plat nomor Malaysia untuk diperiksa di pos pemeriksaan Tuas, sekitar pukul 20.30 malam, pada Sabtu lalu.

Baca juga: Petasan Meledak Saat Tengah Dibuat di Rumah, 5 Orang Luka-luka

Selama pemeriksaan, petugas menemukan sebuah kotak berisi sebanyak 49 petasan di bagasi mobil.

Kepemilikan petasan maupun kembang api yang dianggap berbahaya diatur dalam Undang-Undang Kembang Api Berbahaya yang diberlakukan di Singapura.

Otoritas imigrasi kemudian merujuk kasus tersebut kepada polisi, sementara pria pengemudi mobil ditahan dan petasan disita.

Jika terbukti bersalah atas kepemilikan kembang api berbahaya tersebut, maka pria itu dapat dikenakan denda maksimal 5.000 dollar Singapura (sekitar Rp 51 juta) dan atau hukuman penjara hingga dua tahun.

"Perbatasan adalah garis pertahanan pertama kami dalam menjaga keamanan Singapura. Pemeriksaan keamanan sangat penting untuk keamanan negara kami."

"ICA akan terus melakukan pemeriksaan keamanan terhadap penumpang maupun kendaraan di pos-pos pemeriksaan untuk mencegah upaya penyelundupan yang tidak diharapkan, seperti orang, obat-obatan terlarang, senjata, bahan peledak, dan barang selundupan lainnya."

"Metode yang sama juga digunakan dalam penyelundup oleh teroris untuk persenjataan dan bahan peledak yang akan digunakan untuk melakukan serangan di Singapura," kata polisi dan ICA dalam pernyataan bersama.

Baca juga: Jual Petasan Warisan, Pria Ini Ditangkap Polisi


Terkini Lainnya

Pelaku Pembunuh Ibu Hamil dengan Luka di Perut adalah Suaminya Sendiri

Pelaku Pembunuh Ibu Hamil dengan Luka di Perut adalah Suaminya Sendiri

Regional
Dedi Mulyadi: Elektabilitas 11,3 Persen Menunjukan Golkar Keluar dari Zona Menyedihkan

Dedi Mulyadi: Elektabilitas 11,3 Persen Menunjukan Golkar Keluar dari Zona Menyedihkan

Regional
Pemerintahan Trump Akan Sisakan 200 Tentara AS di Suriah

Pemerintahan Trump Akan Sisakan 200 Tentara AS di Suriah

Internasional
Joko Driyono: Saya Menunggu Detik-detik Terakhir..

Joko Driyono: Saya Menunggu Detik-detik Terakhir..

Megapolitan
Kebakaran di Rumah Bertingkat Daerah Teluk Gong, Dua Orang Tewas

Kebakaran di Rumah Bertingkat Daerah Teluk Gong, Dua Orang Tewas

Megapolitan
Seputar Pemeriksaan Bawaslu terhadap Caleg yang Senam di Atas Sajadah

Seputar Pemeriksaan Bawaslu terhadap Caleg yang Senam di Atas Sajadah

Megapolitan
Aksi Sekelompok Pria Mesum di Karawang Bikin Banyak Siswi Trauma

Aksi Sekelompok Pria Mesum di Karawang Bikin Banyak Siswi Trauma

Regional
Dirjen Dukcapil Sebut Sudah Merekam E-KTP ke Semua Penghuni Lapas dan Rutan

Dirjen Dukcapil Sebut Sudah Merekam E-KTP ke Semua Penghuni Lapas dan Rutan

Nasional
Diperiksa 22 Jam, Joko Driyono: Cukup Melelahkan, Cukup Panjang..

Diperiksa 22 Jam, Joko Driyono: Cukup Melelahkan, Cukup Panjang..

Megapolitan
Mahfud MD: Hindari Golput karena Pesta Demokrasi Itu Menyenangkan...

Mahfud MD: Hindari Golput karena Pesta Demokrasi Itu Menyenangkan...

Regional
Duel Maut, Mojo Si Singa Jantan Mati Diserang Singa Betina

Duel Maut, Mojo Si Singa Jantan Mati Diserang Singa Betina

Internasional
5 Fakta Al Ghazali Jenguk Ahmad Dhani, 'Semoga Ayah Kuat' hingga Menyanyi di Depan Rutan

5 Fakta Al Ghazali Jenguk Ahmad Dhani, "Semoga Ayah Kuat" hingga Menyanyi di Depan Rutan

Regional
Ketika Harimau Jokowi Gugat Prabowo dan RSCM soal Fitnah Selang Cuci Darah..

Ketika Harimau Jokowi Gugat Prabowo dan RSCM soal Fitnah Selang Cuci Darah..

Megapolitan
Anjing Gila Serang Puluhan Warga, Kolaka Utara Tetapkan Siaga 1 Rabies

Anjing Gila Serang Puluhan Warga, Kolaka Utara Tetapkan Siaga 1 Rabies

Regional
Serangan Jokowi soal Lahan Prabowo Jadi Momen Kandidat Transparan Laporkan Hartanya

Serangan Jokowi soal Lahan Prabowo Jadi Momen Kandidat Transparan Laporkan Hartanya

Nasional

Close Ads X