Granat Era PD I Ditemukan di Antara Kiriman Kentang di Hong Kong

Kompas.com - 03/02/2019, 14:26 WIB
Ilustrasi granat tangan. SHUTTERSTOCKIlustrasi granat tangan.

HONG KONG, KOMPAS.com - Sebuah granat tangan buatan Jerman dari masa Perang Dunia I ditemukan di antara kentang yang dikirim dari Perancis ke pabrik keripik di Hong Kong.

Granat berdiameter delapan sentimeter dan berat sekitar satu kilogram tersebut ditemukan berada di antara kentang yang dikirim ke pabrik makanan ringan Calbee, pada Sabtu (2/2/2019).

Peninggalan PD I itu langsung diledakkan dengan aman oleh tim penjinak bom dari kepolisian Hong Kong, segera setelah ditemukan di sekitar lokasi pabrik.

"Granat itu dalam kondisi tidak stabil karena telah dilemparkan tetapi gagal meledak," kata Kepala Inspektur Wilfred Wong Ho-hon, kepada awak media.


Baca juga: Salah Lempar Granat, Siswa Pelatihan Militer di China Ini Nyaris Celaka

Melalui video yang diunggah Kepolisian Hong Kong, tampak proses peledakan granat yang ditempatkan secara aman ke dalam saluran drainase sebelum diledakkan.

"Berdasar informasi yang didapat sejauh ini, granat itu dikirim dari Perancis bersama dengan kentang," kata Wong.

Saat ditemukan, granat tersebut tampak tertutup lumpur. Diyakini granat ditinggalkan selama PD I dan secara tidak sengaja terangkut bersama dengan kentang yang ditanam satu abad kemudian di lokasi bekas medan perang.

"Jika tertutup lumpur, granat itu kemungkinan telah ditinggalkan, setelah dijatuhkan atau dilemparkan oleh tentara selama perang," kata sejarawan militer dari Universitas Hong Kong, Dave Macri, seperti dikutip SCMP.

"Parit itu kemudian dijadikan ladang kentang dan granat tercampur saat kentang dipanen dan kemudian dikirim ke Hong Kong,'' tambahnya.

Kepolisian Hong Kong biasanya lebih sering berurusan dengan amunisi atau bom AS yang dijatuhkan di kota itu saat dikuasai Jepang selama Perang Dunia II.

Baca juga: Tanpa Sengaja, Nenek Ini Berikan Granat untuk Mainan Cucunya

Seperti tahun lalu, saat pasukan penjinak bom dikerahkan untuk menjinakkan tiga buah bom era PD II, dengan dua di antaranya ditemukan di distrik Wanchai, tempat sedang dilakukannya pekerjaan pembangunan stasiun kereta api metro baru.

Bom atau granat dari masa perang yang tidak meledak juga kerap ditemukan oleh pejalan kaki maupun pekerja konstruksi di Hong Kong yang menjadi tempat pertempuran sengit antara sekutu Jepang dengan Inggris pada 1941.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berusia 34 Tahun, Wanita asal Finlandia Ini Bakal Jadi Perdana Menteri Termuda di Dunia

Berusia 34 Tahun, Wanita asal Finlandia Ini Bakal Jadi Perdana Menteri Termuda di Dunia

Internasional
Reformasi Arab Saudi: Cabut Aturan Pemisahan Pria dan Wanita hingga Izinkan Turis Tak Menikah Menginap Bareng

Reformasi Arab Saudi: Cabut Aturan Pemisahan Pria dan Wanita hingga Izinkan Turis Tak Menikah Menginap Bareng

Internasional
Gunung Meletus di Pulau Selandia Baru, 5 Orang Tewas

Gunung Meletus di Pulau Selandia Baru, 5 Orang Tewas

Internasional
Arab Saudi Cabut Aturan Memisahkan Pria dan Wanita di Restoran

Arab Saudi Cabut Aturan Memisahkan Pria dan Wanita di Restoran

Internasional
Tentara Arab Saudi Menonton Video Penembakan Massal Sebelum Menyerang Pangkalan AL AS

Tentara Arab Saudi Menonton Video Penembakan Massal Sebelum Menyerang Pangkalan AL AS

Internasional
Kebakaran di Pabrik yang Diduga Ilegal di India, 43 Orang Tewas

Kebakaran di Pabrik yang Diduga Ilegal di India, 43 Orang Tewas

Internasional
Jelang Peringatan 6 Bulan Demo, Ratusan Ribu Orang Padati Jalanan Hong Kong

Jelang Peringatan 6 Bulan Demo, Ratusan Ribu Orang Padati Jalanan Hong Kong

Internasional
Korea Utara Gelar Uji Coba, Trump: Kim Jong Un Bisa Kehilangan Semuanya

Korea Utara Gelar Uji Coba, Trump: Kim Jong Un Bisa Kehilangan Semuanya

Internasional
Ditanya Apakah Benci Trump, Ketua DPR AS: Saya Mendoakannya Setiap Hari

Ditanya Apakah Benci Trump, Ketua DPR AS: Saya Mendoakannya Setiap Hari

Internasional
Korea Utara Klaim Gelar Tes yang 'Sangat Penting'

Korea Utara Klaim Gelar Tes yang "Sangat Penting"

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kalimat Terakhir Gadis Dibakar Hidup-hidup | Pria di China Gores Mobil BMW

[POPULER INTERNASIONAL] Kalimat Terakhir Gadis Dibakar Hidup-hidup | Pria di China Gores Mobil BMW

Internasional
'Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati'

"Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati"

Internasional
Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Internasional
Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Internasional
Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X