Kompas.com - 02/02/2019, 19:54 WIB
Presiden Rusia Vladimir Putin memberikan bola Piala Dunia 2018 ke Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada konferensi pers bersama usai pertemuan di Istana Presiden di Helsinki, Finlandia, Senin (16/7/2018). (AFP/Yuri Kadobnov) Presiden Rusia Vladimir Putin memberikan bola Piala Dunia 2018 ke Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada konferensi pers bersama usai pertemuan di Istana Presiden di Helsinki, Finlandia, Senin (16/7/2018). (AFP/Yuri Kadobnov)

MOSKWA, KOMPAS.com - Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan negaranya bakal menangguhkan partisipasi dalam perjanjian nuklir era Perang Dingin.

Pengumuman tersebut menyusul keputusan Amerika Serikat (AS) yang juga melakukan hal sama sehari sebelumnya, seperti dilansir AFP Sabtu (2/2/2019).

Baik Moskwa maupun Washington saling tuding sebagai pihak yang melakukan pelanggaran terhadap Perjanjian Nuklir Jarak Menengah (INF).

Baca juga: Putin Ancam AS jika Keluar dari Perjanjian Nuklir Era Perang Dingin

Pada 2018, Presiden Donald Trump mengumumkan bakal menarik diri dari perjanjian yang dibuat pada 1987 itu kecuali Rusia menunaikan kewajibannya.

"Rekan Amerika kami sudah menangguhkan partisipasi mereka. Jadi kami juga bakal melakukannya," kata Putin dalam pernyataan yang disiarkan televisi.

Putin menyampaikannya di sela rapat dengan Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov dan Menteri Pertahanan Sergey Shoigu bahwa Rusia tak berminat membuka diskusi dengan AS.

"Kami bakal menunggu hingga kolega kami itu cukup dewasa untuk membuka dialog dan menyikapi topik penting ini," kata Putin.

Berawal dari inisiatif Presiden Ronald Reagan dan Pemimpin Uni Soviet Mikhail Gorbachev, perjanjian itu mengakhiri perlombaan senjata yang meresahkan Eropa.

Dalam perjanjian INF, kedua negara dilarang mengembangkan rudal berhulu ledak nuklir yang bisa menempuh jarak 500 sampai 5.500 km.

Lavrov menyatakan AS tidak menghiraukan tawaran Rusia untuk menginspeksi rudal penjelajah yang diklaim melanggar INF tersebut.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X