Kompas.com - 02/02/2019, 10:57 WIB
Polisi dan tentara mengamankan lokasi ledakan di sebuah gereja di Pulau Jolo, wilayah selatan Filpina pada Minggu (27/1/2019). AFP/NICKEE BUTLANGANPolisi dan tentara mengamankan lokasi ledakan di sebuah gereja di Pulau Jolo, wilayah selatan Filpina pada Minggu (27/1/2019).
|

MANILA, KOMPAS.com - Pemerintah Filipina memperketat pengamanan di rumah-rumah ibadah pasca-serangan bom terhadap sebuah katedral belum lama ini.

Pada 21 Januari lalu serangan bom bunuh diri terjadi di Katedral Gunung Karmel, Jolo, provinsi Sulu menewaskan 21 orang dan melukai hampir 100 orang lainnya.

Di Manila dan Davao, gereja-gereja Katolik dijaga ketat aparat keamanan untuk mencegah terjadinya serangan serupa.

Baca juga: 2 WNI Disebut jadi Pelaku Bom di Filipina, Ini Kata Kemenlu

Di Minor Basilica of the Black Nazarene di kawasan Quiapo, Manila dan di luar gerea Baclaran di kota Pasay, terlihat puluuhan tentara dengan senjata laras panjangnya.

Di wilayah tenggara Filipina, Uskup Davao bahkan sudah merilis jenis-jenis barang yang dilarang dibawa ke dalam gereja.

Uskup Agung Davao Romulo Valles, dalam suratnya pada 29 Januari lalu, mengatakan bahwa bungkusan kotak adalah salah satu benda yang dilarang di dalam gereja.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tas ransel, bungkusan karton, serta benda sejenisnya juga dilarang di berbagai gereja dan kapel di Davao.

"Hanya tas kecil dan sejenisnya yang diperbolehkan," ujar Romulo.

Sementara itu, pengelola kereta komuter Metto Manila juga langsung mengambil langkah pengamanan.

Pengelola melarang penumpang kereta LRT dan MRT membawa botol minum di semua stasiun.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.