Media Brasil Siarkan Video Jebolnya Bendungan yang Tewaskan 300 Orang

Kompas.com - 02/02/2019, 08:43 WIB
Situasi upaya pencarian dan penyelamatan akibat runtuhnya bendungan pada Jumat (25/1/2019) di tambang bijih besi milik perusahaan tambang raksasa Brasil, Vale. (AFP/Mauro Pimentel) Situasi upaya pencarian dan penyelamatan akibat runtuhnya bendungan pada Jumat (25/1/2019) di tambang bijih besi milik perusahaan tambang raksasa Brasil, Vale. (AFP/Mauro Pimentel)
|

BRASILIA, KOMPAS.com - Gambar-gambar dramatis jebolnya  sebuah bendungan di wilayah selatan Brasil yang mengakibatkan 300 orang tewas atau hilang kini bermunculan.

Gambar dan video, yang diperoleh stasiun televisi Bandeirantes itu, memperlihatkan gelombang air bercampur lumpur yang menghantam kantin perushaan tambang biji besi dan bangunan di sekitarnya di Brumadinho, negara bagian Minas Gerais.

Tambang biji besi itu adalah milik perusahaan Vale SA. Ini adalah peristiwa kedua di lokasi yang sama dalam tiga tahun terakhir.

Baca juga: Lima Orang Ditahan Terkait Tragedi Bendungan Jebol di Brasil

Sejauh ini, lima orang ditahan terkait tragedi tersebut. Jaksa penuntut mengatakan tiga di antara mereka adalah petinggi Vale SA yang bertanggung jawab dengan perizinan dampak lingkungan.

Vale, perusahaan terbesar dunia penghasil besi dan nikel, mengatakan telah siap bekerja samma dengan pihak penyidik.

Bendungan ini jebol  pukul 13.00 waktu setempat pada 25 Januari lalu.

Jabolnya bendungan membuat gelombang lumpur  bercampur limbah menyapu permukiman, kantin perusahaan tempat ratusan pekerja  sedang makan, bangunan administrasi, dan terminal pengangkutan.

Sejumlah kabar menyebut, sistem alarm untuk memperingatkan warga ternyata tidak berfungsi.

Penduduk yang tinggal di sekitar perusahaan itu dikabarkan mendengar suara gemuruh keras di saat bendugan itu jebol.

Kini harapan untuk menemukan korban selamat kian tipis. Fokus pekerjaan kini dialihkan untuk menangani limpahan 12 juta kubik lumpur yang menimbun kawasan itu.

Baca juga: Bendungan Runtuh, Aset Perusahaan Tambang Brasil Dibekukan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber BBC
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.