Trump: Meksiko Lebih Buruk daripada Afghanistan

Kompas.com - 01/02/2019, 17:38 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada konferensi pers di sela-sela Sidang Umum PBB di New York, Rabu (26/9/2018). (AFP/Nicholas Kamm). Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada konferensi pers di sela-sela Sidang Umum PBB di New York, Rabu (26/9/2018). (AFP/Nicholas Kamm).

WASHINGTON, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut bahwa Meksiko lebih buruk dari Afghanistan, dengan kasus pembunuhan yang semakin meningkat.

Pernyataan itu disampaikan Trump dalam twitnya pada Kamis (31/1/2019) pagi, menggambarkan betapa berbahayanya situasi di Meksiko.

Trump pun kembali membela keputusannya dan mempertahankan pentingnya membangun tembok perbatasan AS dan Meksiko, untuk mencegah krisis kemanusiaan terjadi di perbatasan selatan negaranya.

"Sangat menyedihkan. Kasus pembunuhan di Meksiko pada tahun 2018 telah meningkat 33 persen dari 2017, menjadi 33.341 kasus," tulis Trump di akun media sosial Twitter miliknya.


Baca juga: Trump Bantah Laporan Kepala Intelijen AS soal Korut dan ISIS

"Ini adalah penyumbang yang besar terhadap Krisis Kemanusiaan yang terjadi di Perbatasan Selatan kita dan kemudian akan menyebar ke seluruh negeri. Lebih buruk daripada Afghanistan," lanjutnya.

"Sebagian besar terlibat dengan masalah Narkoba. Dinding harus dibangun!" tambah Trump.

"Dengan tingkat pembunuhan naik menjadi 33 persen di Meksiko, mengapa tidak ada seseorang yang waras yang ingin membangun tembok (perbatasan)!" seru Trump.

"Proses pembangunan telah dimulai dan tidak akan berhenti sampai selesai," tambahnya.

Baca juga: Trump Minta Jubirnya Berhenti Gelar Konferensi Pers, Ini Alasannya

Awal bulan ini, data dari Kementerian Dalam Negeri Meksiko mengungkapkan bahwa kasus pembunuhan yang terjadi di negara itu telah menunjukkan adanya peningkatan hingga 33 persen pada 2018 dibandingkan tahun sebelumnya.

Kasus pembunuhan yang dibuka oleh polisi Meksiko tahun lalu mencapai 33.341 atau rata-rata sebanyak 91 kasus perhari. Sementara pada 2017 tercatat hanya ada 25.036 kasus.

Negara bagian Guanajuato, di Meksiko tengah disebut menjadi wilayah terburuk yang mencatatkan ada sebanyak 3.290 penyelidikan yang digelar untuk kasus pembunuhan selama 2018.

Jumlah itu bahkan hampir tiga kali lipat jika dibandingkan laporan kasus pembunuhan di tahun sebelumnya yang hanya 1.084 kasus.

Trump membandingkan Meksiko dengan Afghanistan setelah banyaknya seruan untuk mempertimbangkan rencana penarikan pasukannya dari Afghanistan dan Suriah.

Baca juga: Trump Minta DP untuk Bangun Tembok Perbatasan di Meksiko

Sebelumnya, Pemimpin Mayoritas Senat Mitch McConnell mengajukan amandemen RUU kebijakan Timur Tengah yang akan mengakui organisasi teroris, seperti Al-Qaeda, ISIS, dan afiliasinya di Suriah dan Afghanistan masih menimbulkan ancaman serius bagi AS.

"Amandemen ini akan mengakui bahaya penarikan mundur yang cepat dari salah satu konflik, dan menyoroti perlunya keterlibatan diplomatik dan solusi politik untuk konflik mendasar di Suriah dan Afghanistan," kata McConnell, Selasa (29/1/2019), dalam pidatonya di hadapan Senat AS.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Newsweek
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Paksa Babi 'Bungee Jumping' dari Ketinggian 70 Meter, Taman Bermain di China Dikecam

Paksa Babi "Bungee Jumping" dari Ketinggian 70 Meter, Taman Bermain di China Dikecam

Internasional
Harta 2.153 Orang Terkaya di Dunia pada 2019 Setara 4,6 Miliar Warga Miskin

Harta 2.153 Orang Terkaya di Dunia pada 2019 Setara 4,6 Miliar Warga Miskin

Internasional
Mahathir Cabut Aturan Pelajar Malaysia Harus Bersepatu Hitam

Mahathir Cabut Aturan Pelajar Malaysia Harus Bersepatu Hitam

Internasional
Kirim 150 Kontainer Sampah Plastik, Malaysia Tegaskan Tak Bakal Jadi Tempat Pembuangan

Kirim 150 Kontainer Sampah Plastik, Malaysia Tegaskan Tak Bakal Jadi Tempat Pembuangan

Internasional
Setelah Kebakaran Hutan, Australia Alami Hujan Es Sebesar Bola Golf

Setelah Kebakaran Hutan, Australia Alami Hujan Es Sebesar Bola Golf

Internasional
11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

Internasional
75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

Internasional
Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Internasional
Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Internasional
Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry 'Merendahkan Kerajaan Inggris'

Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry "Merendahkan Kerajaan Inggris"

Internasional
Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

Internasional
PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

Internasional
Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Internasional
Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X