Jet Tempur Rusia Su-27 Tempel Jet Tempur NATO dalam Manuver Berbahaya

Kompas.com - 01/02/2019, 12:09 WIB
Potongan video memperlihatkan momen ketika jet tempur Rusia Sukhoi Su-27 menempel jet tempur NATO F-15 dalam peristiwa yang diduga terjadi di Laut Baltik tersebut. Screengrab from YouTubePotongan video memperlihatkan momen ketika jet tempur Rusia Sukhoi Su-27 menempel jet tempur NATO F-15 dalam peristiwa yang diduga terjadi di Laut Baltik tersebut.

MOSKWA, KOMPAS.com - Jet tempur Organisasi Pertahanan Atlantik Utara ( NATO) terpaksa berubah haluan setelah ditempel jet tempur Rusia.

Dalam video yang beredar, awalnya jet tempur NATO F-15 terbang di dekat sebuah pesawat dan kemudian mengeluarkan dengungan.

Baca juga: Jet Tempur Rusia Cegat Pesawat AL AS dalam Manuver Berbahaya

Diwartakan Daily Mirror Kamis (31/1/2019), tidak jelas kapan dan di mana rekaman tersebut diambil dengan dugaan berasal dari pesawat Ilyushin.

Dikatakan jet tempur buatan Amerika Serikat (AS) itu terbang di atas pesawat Ilyushin yang saat itu tengah mengangkut pejabat tinggi negara.

Setelah itu jet tempur Sukhoi Su-27 datang di sebelah kiri Ilyushin, dan mulai menempel pesawat tempur NATO tersebut.

Su-27 itu lalu memaksa F-15 untuk menjauh dari Ilyushin dalam manuver yang disebut brilian namun sangat berbahaya tersebut.

Video itu juga menyatakan bagaimana pilot F-15 yang tidak disebutkan dari negara mana dia berasal melakukan keputusan bagus dengan terbang menjauh.

"Jet tempur taktis bermesin ganda F-15 itu datang dan mendekat sejauh beberapa meter dari pesawat Kremlin," demikian klaim dalam video itu.

Netizen yang mengomentari video berdurasi 40 detik itu mengatakan, manuver Su-27 tersebut terjadi di kawasan Laut Baltik.

Video tersebut muncul setelah Pentagon mengeluarkan keterangan resmi bahwa jet tempur Rusia melakukan manuver berbahaya terhadap pesawat militernya.

Juru bicara Kapten Pamela Kunze dikutip CBS menuturkan pesawat pengintai Angkatan Laut EP-3 Aries ditempel dalam manuver berbahaya di Laut Hitam.

Dalam pernyataan Kunze, Su-27 Rusia datang dan mendekat hingga 1,5 meter ke EP-3 dan berlangsung selama dua jam 40 menit.

"Militer Rusia memang berhak terbang di perairan internasional. Namun mereka harus berperilaku sesuai standar untuk menghindari insiden tak diperlukan," kecam Kunze.

Baca juga: Pesawat Jet Rusia Lakukan Manuver Berbahaya Terhadap Pesawat AS



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X