Kompas.com - 31/01/2019, 21:57 WIB

CARACAS, KOMPAS.com - Pemimpin oposisi sekaligus Ketua Majelis Nasional Venezuela, Juan Guaido, yang memproklamirkan diri sebagai presiden interim, membantah negaranya terancam perang saudara.

Guaido menegaskan, sebagian besar rekan sebangsanya menginginkan Nicolas Maduro untuk mundur.

Dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Spanyol, El Pais, Guadio juga kembali menyerukan kepada angkatan bersenjata Venezuela untuk mendukungnya.

"Tidak ada risiko perang saudara di Venezuela, terlepas dari apa yang orang-orang tertentu yakini atau yang ingin kami percayai," ujar Guaido.

Baca juga: Pemimpin Oposisi Venezuela Klaim Sudah Bertemu Militer secara Rahasia

"Mengapa tidak mungkin (terjadi perang saudara)? Karena hampir 90 persen rakyat Venezuela menginginkan perubahan," tambahnya, seperti dilansir AFP, Kamis (31/1/2019).

Kendati demikian, Guaido mengatakan risiko kekerasan tetap ada, yang datang dari pemerintah Maduro, yang disebutnya menggunakan pasukan polisi khusus dan paramiliter.

"Mereka telah membunuh puluhan pemuda dalam satu minggu dan lebih dari 140 pada 2017," ujar Guaido.

Guaido, yang menyatakan dirinya sendiri sebagai presiden interim pada 23 Januari lalu menegaskan bahwa konstitusi di Venezuela memberinya hak untuk mengambil alih jabatan kepala negara karena pemilu tahun lalu yang kembali memenangkan Maduro adalah tidak sah.

"Saya percaya pada satu titik.. tentara akan berakhir tidak puas dan mengambil kesempatan ini untuk berpihak pada konstitusi. Dan bukan hanya karena kami mengusulkan amnesti," kata Guaido.

Guaido telah mendapat dukungan dari sejumlah pemimpin negara di dunia, termasuk Amerika Serikat dan Israel.

Selain itu ada enam negara Uni Eropa, Spanyol, Perancis, Jerman, Inggris, Belanda, dan Portugal, yang mengatakan bakal mengakui Guaido apabila Maduro gagal menggelar pemilu dan pemilihan presiden baru hingga Minggu mendatang.

Baca juga: Maduro Siap Duduk Semeja dan Bernegosiasi dengan Oposisi Venezuela

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber AFP
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.