Sultan Pahang Resmi Dilantik sebagai Raja Malaysia

Kompas.com - 31/01/2019, 16:00 WIB
Raja Malaysia ke-16, Sultan Abdullah Sultan Ahmad Shah, didampingi Ratu Tunku Hajah Azizah Aminah MAimunah Iskandariah, memberi hormat saat upacara penyambutan di Gedung Parlemen di Kuala Lumpur, Kamis (31/1/2019). AFP / MOHD RASFANRaja Malaysia ke-16, Sultan Abdullah Sultan Ahmad Shah, didampingi Ratu Tunku Hajah Azizah Aminah MAimunah Iskandariah, memberi hormat saat upacara penyambutan di Gedung Parlemen di Kuala Lumpur, Kamis (31/1/2019).

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Sultan Pahang, Abdullah Sultan Ahmad Shah resmi dilantik sebagai raja Malaysia, Kamis (31/1/2019), menandakan awal masa jabatannya selama lima tahun hingga 2024.

Pelantikan tersebut dilakukan di Istana Negara Kerajaan Malaysia, seminggu setelah pemilihan Sultan Abdullah sebagai raja oleh Dewan Penguasa Malaysia, pada 24 Januari lalu.

Sultan Pahang menjadi raja Malaysia menggantikan Sultan Muhammad V dari Kelantan yang mengundurkan diri setelah dua tahun bertakhta.

Diberitakan Bernama yang dilansir Channel News Asia, Sultan Abdullah didampingi istrinya, Tunku Hajah Azizah Aminah Maimunah Iskandariah, tiba di Lapangan Parlemen dan disambut Perdana Menteri Mahathir Mohammad bersama Wakil Perdana Menteri Wan Azizah Wan Ismail.


Baca juga: Mantan Raja Malaysia Dikabarkan Segera Ceraikan Istri Rusianya

Kedatangan Sultan Abdullah disambut iringan lagu kebangsaan yang dimainkan oleh Resimen Band Kerajaan dan hormat senjata menggunakan 21 senapan.

Sultan Abdullah kemudian menginspeksi pasukan penjaga kehormatan utama dari Resimen Kerajaan Melayu Batalion 1, sebelum masuk ke Istana Kerajaan untuk mengambil sumpah jabatan.

Sultan Abdullah selanjutnya akan menyandang gelar Paduka Baginda Yang di-Pertuan Agong XVI.

Sementara pada kesempatan upacara yang sama, sekaligus diambil sumpah jabatan wakil raja oleh Sultan Perak, Nazrin Shah.

Sultan Abdullah, yang berusia 59 tahun, diangkat menjadi Sultan Pahang menggantikan ayahnya, Sultan Ahmad Shah, pada 15 Januari 2019.

Dia diangkat menjadi putra mahkota Pahang pada Juli 1976, saat masih berusia 16 tahun. Dia pernah menggantikan tugas sang ayah sebagai Sultan Pahang ketika Sultan Ahmad Shah menjadi raja Malaysia, pada 1979 hingga 1984.

Sultan Abdullah mempelajari Hubungan Luar Negeri dan Diplomasi di Queen Elizabeth College, Universitas Oxford, dan pernah berlatih di Akademi Militer Kerajaan Sandhurst.

Malaysia menganut sistem kerajaan di mana jabatan raja akan dijabat bergiliran di antara sembilan keluarga kerajaan setiap lima tahun.

Di Malaysia, secara umum raja hanya melakukan tugas-tugas seremonial, sementara tugas pemeritahan dijalankan oleh perdana menteri.

Namun, raja juga bertugas menegakkan Islam di negara itu dan restunya dibutuhkan untuk memilih perdana menteri maupun pejabat senior di pemerintahan.

Baca juga: Jelang Pemilihan Raja Malaysia, Negara Bagian Pahang Angkat Sultan Baru

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penembakan Kembali Terjadi di Thailand, 1 Orang Tewas

Penembakan Kembali Terjadi di Thailand, 1 Orang Tewas

Internasional
Senator AS Ini Sebut Virus Corona Berasal dari Laboratorium di Wuhan

Senator AS Ini Sebut Virus Corona Berasal dari Laboratorium di Wuhan

Internasional
Ternyata, Nama Planet Pluto Diambil dari Orang Ini

Ternyata, Nama Planet Pluto Diambil dari Orang Ini

Internasional
Dokumen Bocor Sebut China Menahan Uighur karena Punya Jenggot

Dokumen Bocor Sebut China Menahan Uighur karena Punya Jenggot

Internasional
Sudah Sembuh dari Virus Corona, Pria Ini Ingin Makan Kebab

Sudah Sembuh dari Virus Corona, Pria Ini Ingin Makan Kebab

Internasional
Ledakan Bom Hantam Tim Vaksin Polio di Pakistan

Ledakan Bom Hantam Tim Vaksin Polio di Pakistan

Internasional
Pemerintah China Minta Warganya yang Sembuh dari Virus Corona untuk Donasikan Darah

Pemerintah China Minta Warganya yang Sembuh dari Virus Corona untuk Donasikan Darah

Internasional
Terapkan Aturan Ketat untuk Tangkal Virus Corona, Warga Hubei Dilarang Keluar Rumah

Terapkan Aturan Ketat untuk Tangkal Virus Corona, Warga Hubei Dilarang Keluar Rumah

Internasional
Aktivis HAM Pengkritik Presiden China Xi Jinping Ditahan

Aktivis HAM Pengkritik Presiden China Xi Jinping Ditahan

Internasional
Kim Jong Un Habiskan Rp 6,8 Miliar demi Kuda Jantan Putih Asli Rusia

Kim Jong Un Habiskan Rp 6,8 Miliar demi Kuda Jantan Putih Asli Rusia

Internasional
Wabah Virus Corona, Pedagang Hewan Liar di China Berniat Jualan Lagi jika Larangan Dicabut

Wabah Virus Corona, Pedagang Hewan Liar di China Berniat Jualan Lagi jika Larangan Dicabut

Internasional
Ayah di Suriah Ini Ajari Anaknya Tertawa Setiap Dengar Ledakan Bom

Ayah di Suriah Ini Ajari Anaknya Tertawa Setiap Dengar Ledakan Bom

Internasional
Kisah Pasien Virus Corona: Kakek Baru Dapat Kasur Rumah Sakit 3 Jam Sebelum Meninggal

Kisah Pasien Virus Corona: Kakek Baru Dapat Kasur Rumah Sakit 3 Jam Sebelum Meninggal

Internasional
Hamas Gunakan Gambar Wanita Cantik untuk Retas Ponsel Tentara Israel

Hamas Gunakan Gambar Wanita Cantik untuk Retas Ponsel Tentara Israel

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Per 18 Februari 2020 Capai 1.863 Orang

Korban Meninggal Virus Corona di China Per 18 Februari 2020 Capai 1.863 Orang

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X