Jubir Gedung Putih: Tuhan Ingin Trump Menjadi Presiden AS

Kompas.com - 31/01/2019, 14:38 WIB
Presiden AS, Donald Trump. AFP/NICHOLAS KAMMPresiden AS, Donald Trump.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Juru bicara Gedung Putih menuturkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mendapat dukungan dari "Yang di Atas".

Dalam wawancara dengan CBN seperti diberitakan CNN Kamis (31/1/2019), Sekretaris Pers Sarah Sanders berkata Tuhan ingin Trump menjadi Presiden AS.

"Saya kira Tuhan memanggil kita untuk mengisi berbagai posisi. Sama seperti Dia mengingkan Trump menjadi presiden," kata Sanders.

Baca juga: Keluarga Korban Kecelakaan Lion Air: Kami Berharap Ada Mukjizat Tuhan...

"Saya pikir Trump telah melakukan pekerjaan luar biasa mendukung berbagai isu yang sangat diperhatikan orang beriman," lanjutnya.

Sanders kemudian menanggapi ucapan lawan politik Trump Nancy Pelosi tentang keinginan Trump membangun tembok di perbatasan Meksiko.

Pelosi, politisi Partai Demokrat yang menjabat sebagai Ketua House of Representatives, menyebut pembangunan tembok perbatasan sebagai tindakan "amoral".

"Gagasan melindungi warga, yang merupakan tugas dasar seorang presiden, disebut sebagai amoral merupakan pernyatan konyol," kecam Sanders.

Karena keinginan Trump untuk membangun tembok, AS memasuki masa penutupan layanan pemerintahan (shutdown) pada 22 Desember 2018.

Shutdown yang disebut terpanjang dalam sejarah AS itu berlangsung lebih dari sebulan, dan berimbas kepada 800.000 pegawai negeri AS.

Sanders juga menekankan bahwa keputusan Trump menarik pasukan dari Suriah tidak akan mengancam eksistensi kelompok Kurdi.

Di bawah pelatihan militer AS, Kurdi menjadi garda terdepan dalam menghadapi kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

Namun keputusan Trump memunculkan kekhawatiran dari Kurdi karena mereka terancam menjadi target pasukan Turki yang menganggap sebagian dari mereka adalah teroris.

Awal Januari ini, Trump mengancam bakal menghancurkan ekonomi Turki jika mereka sampai melancarkan serangan terhadap Kurdi.

"Anggapan bahwa presiden terkesan tidak peduli dengan masalah yang dihadapi menunjukkan ketidaktahuan pihak itu akan keputusan fundamental," kata Sanders.

Baca juga: Apa Kata Pakar Feng Shui soal Kepemimpinan Trump di Tahun Babi Tanah?

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber CNN
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X