Dituduh Membunuh, Anggota Parlemen Rusia Ditangkap Saat Bersidang

Kompas.com - 31/01/2019, 13:54 WIB
Anggota parlemen Rusia, Rauf Arashukov. ABC Australia/APAnggota parlemen Rusia, Rauf Arashukov.

MOSKWA, KOMPAS.com - Seorang politisi Rusia, Rauf Arashukov ditahan polisi saat sedang mengikuti sidang parlemen di Moskwa.

Dia ditangkap karena diduga terlibat dalam dua pembunuhan. Sebelum ditangkap, politisi tersebut sempat  berusaha melarikan diri dari ruang sidang.

Jaksa penuntut Rusia sebelumnya hadir dalam persidangan di parlemen tersebut dan kemudian secara tidak terduga memerintahkan penahanan terhadap Arashukov yang berusia 32 tahun.

Baca juga: Politisi Rusia Klaim Moskwa Punya S-700 yang Mampu Jangkau Semua Tempat di Bumi


Dalam video yang dirilis Komite Investigatif, Arashukov terlihat dibawa petugas keamanan dengan tangan diborgol dan dimasukkan ke dalam mobil tahanan.

Komite tersebut mengatakan Arashukov ditanyai sebagai tertuduh dalam pembunuhan seorang pegiat muda lokal dan penasehat untuk kepala wilayah Karachaevo-Cherkessiya di wilayah selatan Rusia

Menurut kantor berita RIA yang mengutip pengacaranya, Arashukov membantah keterlibatan dirinya dalam dua pembunuhan itu.

Para penyidik mengatakan Arashukov, yang mewakili wilayah minoritas di Majelis Tinggi Parlemen Rusia, mengalami kesulitan berbahasa Rusia dan telah meminta bantuan penerjemah.

Menjelaskan apa yang terjadi sebelumnya, Ketua Parlemen Rusia Valentina Matvienko mengatakan, Arashukov mencoba ke luar dari ruang sidang, namun dia meminta Arashukov untuk tidak melakukannya.

Baca juga: Tampar Siswa Sekolah, Politisi Rusia Justru Dipuji Netizen

Araashukov mencoba kabur setelah politisi lainnya memilih menghilangkan kekebalannya sebagai anggota parlemen.

"Dia mencoba berdiri dan meninggalkan persidangan. Saya memberitahu dia untuk tetap duduk karena menurut aturan sekarang dia memiliki hak untuk memberi keterangan." katanya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Mengeluh Diejek soal Kumis

Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Mengeluh Diejek soal Kumis

Internasional
China Larang Kantor Pemerintah Pakai Komputer dan 'Software' Buatan Asing

China Larang Kantor Pemerintah Pakai Komputer dan "Software" Buatan Asing

Internasional
Gunung Meletus di Pulau Selandia Baru, 13 Orang Diyakini Meninggal

Gunung Meletus di Pulau Selandia Baru, 13 Orang Diyakini Meninggal

Internasional
Angkut 38 Orang, Pesawat Militer Chile Hilang Saat Terbang ke Antartika

Angkut 38 Orang, Pesawat Militer Chile Hilang Saat Terbang ke Antartika

Internasional
Bertemu 4 Mata, Putin dan Presiden Ukraina Sepakat Gencatan Senjata

Bertemu 4 Mata, Putin dan Presiden Ukraina Sepakat Gencatan Senjata

Internasional
Korea Utara Sebut Trump 'Orang Tua yang Tak Sabaran'

Korea Utara Sebut Trump "Orang Tua yang Tak Sabaran"

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Arab Saudi Cabut Aturan Pemisahan Pria dan Wanita | Sederet Reformasi Saudi

[POPULER INTERNASIONAL] Arab Saudi Cabut Aturan Pemisahan Pria dan Wanita | Sederet Reformasi Saudi

Internasional
Berusia 34 Tahun, Wanita asal Finlandia Ini Bakal Jadi Perdana Menteri Termuda di Dunia

Berusia 34 Tahun, Wanita asal Finlandia Ini Bakal Jadi Perdana Menteri Termuda di Dunia

Internasional
Reformasi Arab Saudi: Cabut Aturan Pemisahan Pria dan Wanita hingga Izinkan Turis Tak Menikah Menginap Bareng

Reformasi Arab Saudi: Cabut Aturan Pemisahan Pria dan Wanita hingga Izinkan Turis Tak Menikah Menginap Bareng

Internasional
Gunung Meletus di Pulau Selandia Baru, 5 Orang Tewas

Gunung Meletus di Pulau Selandia Baru, 5 Orang Tewas

Internasional
Arab Saudi Cabut Aturan Memisahkan Pria dan Wanita di Restoran

Arab Saudi Cabut Aturan Memisahkan Pria dan Wanita di Restoran

Internasional
Tentara Arab Saudi Menonton Video Penembakan Massal Sebelum Menyerang Pangkalan AL AS

Tentara Arab Saudi Menonton Video Penembakan Massal Sebelum Menyerang Pangkalan AL AS

Internasional
Kebakaran di Pabrik yang Diduga Ilegal di India, 43 Orang Tewas

Kebakaran di Pabrik yang Diduga Ilegal di India, 43 Orang Tewas

Internasional
Jelang Peringatan 6 Bulan Demo, Ratusan Ribu Orang Padati Jalanan Hong Kong

Jelang Peringatan 6 Bulan Demo, Ratusan Ribu Orang Padati Jalanan Hong Kong

Internasional
Korea Utara Gelar Uji Coba, Trump: Kim Jong Un Bisa Kehilangan Semuanya

Korea Utara Gelar Uji Coba, Trump: Kim Jong Un Bisa Kehilangan Semuanya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X