Italia Bakal Izinkan Tahanan Lakukan "Video Call" dengan Keluarga

Kompas.com - 30/01/2019, 23:58 WIB
Ilustrasi video call atau panggilan video. SHUTTERSTOCKIlustrasi video call atau panggilan video.

ROMA, KOMPAS.com - Kementerian Kehakiman Italia mengeluarkan kebijakan inovatif berkenaan dengan hak kunjungan keluarga terhadap para tahanan di negara itu.

Para narapidana di Italia kini akan mendapatkan kesempatan melakukan video call atau panggilan video dengan kerabatnya melalui aplikasi Skype hingga enam kali dalam sebulan.

Kebijakan tersebut, yang telah diujicobakan di sejumlah fasilitas tahanan di Italia, diambil demi memudahkan para narapidana untuk dapat berkomunikasi dengan keluarga mereka.

"Akan lebih mudah bagi para tahanan untuk dapat menghubungi anak-anak, orangtua, atau pasangan mereka."


"Selain itu waktu untuk transfer tahanan, waktu tunggu, dan pertemuan di lokasi dapat berkurang," kata Kementerian Kehakiman dalam pernyataannya, Rabu (30/1/2019), seperti dilansir AFP.

Baca juga: WhatsApp Bisa Dibajak Saat Video Call, Perbaikan Sudah Dirilis

Meski dilakukan via perangkat elektronik dan tidak akan ada kontak langsung, namun setiap panggilan  video akan diperlakukan sama seperti halnya kunjungan di penjara.

Selama panggilan dilakukan akan dipantau dan diawasi oleh petugas penjara yang akan melihat dengan jelas apa yang dilihat tahanan.

Petugas juga diberi wewenang untuk memutus sambungan secara mendadak jika menilai tahanan maupun kerabat yang dihubungi berperilaku yang tidak seharusnya.

Selain itu, Kementerian Kehakiman mengatakan, panggilan video via Skype juga akan dikenakan pemeriksaan keamanan yang sama dengan kunjungan penjara.

Pihak yang akan melakukan sambungan video dengan tahanan akan diwajibkan untuk memberikan alamat dari pihak yang akan dihubungi, serta harus dapat menunjukkan sertifikat yang membuktikan bahwa lokasi tersebut adalah milik kerabat tahanan.

Kesempatan untuk melakukan sambungan video via Skype tersebut akan diperluas dan diberlakukan secara nasional setelah dilakukannhya serangkaian uji coba di sejumlah penjara di seluruh negeri.

Fasilitas kunjungan melalui sambungan video ini juga telah dilakukan di ratusan fasilitas penjara di AS.

Baca juga: Sering Video Call Lewat WhatsApp, Foto Bugil Remaja Ini Disebar ke Medsos

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pria di Harlem Tembak Tetangga Apartemen karena Terlalu Berisik

Pria di Harlem Tembak Tetangga Apartemen karena Terlalu Berisik

Internasional
Erdogan Ancam Bakal 'Hancurkan Kepala' Pasukan Kurdi Jika Tak Keluar dari Zona Aman

Erdogan Ancam Bakal "Hancurkan Kepala" Pasukan Kurdi Jika Tak Keluar dari Zona Aman

Internasional
ISIS Pakai Jenazah Anak-anak untuk Jebakan Granat, Nyaris Lukai Pasukan Khusus Inggris SAS

ISIS Pakai Jenazah Anak-anak untuk Jebakan Granat, Nyaris Lukai Pasukan Khusus Inggris SAS

Internasional
Warga Protes Kenaikan Harga Tiket Kereta, Presiden Chile Umumkan Keadaan Darurat

Warga Protes Kenaikan Harga Tiket Kereta, Presiden Chile Umumkan Keadaan Darurat

Internasional
Dari 80 Detik hingga 19 Jam, Inilah Penerbangan Tersingkat dan Terlama di Dunia

Dari 80 Detik hingga 19 Jam, Inilah Penerbangan Tersingkat dan Terlama di Dunia

Internasional
Pemilu Kanada 2019, Bagaimana Peluang PM Justin Trudeau untuk Kembali Terpilih?

Pemilu Kanada 2019, Bagaimana Peluang PM Justin Trudeau untuk Kembali Terpilih?

Internasional
Presiden Meksiko Dukung Keputusan Pihak Keamanan Bebaskan Putra El Chapo

Presiden Meksiko Dukung Keputusan Pihak Keamanan Bebaskan Putra El Chapo

Internasional
Korban Tewas Ledakan di Masjid Afghanistan Jadi 62 Orang, Taliban Bantah Terlibat

Korban Tewas Ledakan di Masjid Afghanistan Jadi 62 Orang, Taliban Bantah Terlibat

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Keluarga Belanda Tinggal 9 Tahun di Bawah Tanah | Indonesia Kembali Jadi Anggota Dewan HAM PBB

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Keluarga Belanda Tinggal 9 Tahun di Bawah Tanah | Indonesia Kembali Jadi Anggota Dewan HAM PBB

Internasional
Izinkan Artis Masuk Kokpit dan Pegang Kendali Pesawat, Pilot Dilarang Terbang Seumur Hidup

Izinkan Artis Masuk Kokpit dan Pegang Kendali Pesawat, Pilot Dilarang Terbang Seumur Hidup

Internasional
Pemerintah Berencana Berlakukan Pajak WhatsApp, Warga Lebanon Gelar Unjuk Rasa

Pemerintah Berencana Berlakukan Pajak WhatsApp, Warga Lebanon Gelar Unjuk Rasa

Internasional
Ledakan Bom di Masjid Afghanistan saat Shalat Jumat, 28 Jemaah Tewas

Ledakan Bom di Masjid Afghanistan saat Shalat Jumat, 28 Jemaah Tewas

Internasional
Gara-gara Postingan Facebook, Pria Pakistan Ini Dijatuhi Hukuman Penjara 5 Tahun

Gara-gara Postingan Facebook, Pria Pakistan Ini Dijatuhi Hukuman Penjara 5 Tahun

Internasional
Kucingnya Dibunuh, Wanita di Rusia Mutilasi Teman Serumah

Kucingnya Dibunuh, Wanita di Rusia Mutilasi Teman Serumah

Internasional
Qantas Uji Coba Penerbangan Langsung Terlama dari New York ke Sydney selama 19 Jam

Qantas Uji Coba Penerbangan Langsung Terlama dari New York ke Sydney selama 19 Jam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X