Kompas.com - 30/01/2019, 15:16 WIB

CARACAS, KOMPAS.com - Sebuah pesawat penumpang Boeing 777 milik maskapai penerbangan Rusia terlihat berada di Bandara Caracas.

Pemandangan yang tak biasa itu pun langsung dikait-kaitkan dengan dukungan Presiden Rusia Vladimir Putin terhadap Pemimpin Venezuela yang dikecam banyak negara, Nicolas Maduro.

Pesawat berkapasitas 400 penumpang tersebut adalah milik Nordwind Airlines, dan terlihat terparkir di Bandara Simon Bolivar di Caracas.

Menurut data pelacakan penerbangan yang tersedia untuk publik, pesawat tersebut belum pernah mendarat di Caracas sebelumnya.

Baca juga: Rusia Terbangkan Dua Pesawat Pengebom ke Venezuela

Pun demikian dengan maskapai Nordwind Airlines maupun penerbangan komersial lainnya yang tidak memiliki rute penerbangan langsung dari Moskwa ke Caracas.

Pihak Nordwind Airlines maupun Pemerintah Venezuela tidak segera memberikan tanggapan soal keberadaan pesawat penumpang Rusia itu di Caracas.

Berbagai teori dan dugaan pun muncul di media sosial, mulai dari pesawat yang digunakan untuk membawa tentara bayaran, akan membawa Maduro ke pengasingan, hingga disiapkan untuk mengangkut emas negara.

Walau demikian, tidak ada satupun dari dugaan tersebut yang didasari bukti, dan hanya sebatas spekulasi berdasarkan perkembangan situasi politik yang sedang memanas di negara itu.

Reuters memberitakan pekan lalu, bahwa kontraktor militer swasta yang melakukan misi rahasia untuk Rusia telah terbang ke Venezuela untuk memperkuat keamanan Maduro yang sedang menghadapi massa protes dari pendukung oposisi.

Surat kabar Rusia, Novaya Gazetta melaporkan bahwa pesawat tersebut hanya membawa dua kru dan tanpa penumpang.

Seorang anggota parlemen Venezuela, Jose Guerra, pada Selasa (29/1/2019), membuat pernyataan yang mengejutkan di akun Twitter-nya, dengan menyebut kedatangan pesawat Rusia itu bertujuan untuk mengangkut 20 ton emas dari bank sentral negara.

Namun saat diminta menunjukkan buktinya, Guerra hanya mengatakan bahwa dirinya mendapat informasi dari seorang kenalan.

Sebuah informasi dari sumber yang diklaim memiliki pengetahuan langsung tentang masalah ini bahkan mengatakan gubernur bank sentral Venezuela telah menyisihkan 20 ton emas bernilai sekitar 840 juta dollar AS (sekitar Rp 11,8 triliun), untuk diangkut.

Baca juga: Tentara Bayaran Rusia Disebut Masuk Venezuela untuk Lindungi Maduro

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Reuters,SCMP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.