Kompas.com - 30/01/2019, 14:41 WIB

VAN, KOMPAS.com - Seorang ibu di Turki dilaporkan mencekik putrinya hingga tewas karena si anak membuatnya sangat marah.

Dikenal hanya dengan nama Ayse A, remaja berusia 18 tahun dilaporkan mendapat pekerjaan di sebuah klab distrik Tusba di kota Van.

Baca juga: Di Dalam Pesawat, Pria Ini Mengamuk dan Nyaris Mencekik Anak Kecil

Diwartakan Daily Mirror Selasa (29/1/2019), Ayse bekerja untuk membantu ibunya setelah ayahnya dilaporkan meninggalkan mereka.

Pada Minggu (27/1/2019), juru bicara kepolisian Van menuturkan ibu Ayse menyerahkan diri dan mengaku telah membunuh putrinya.

"Kepada kami, dia menyerahkan kunci dan memberi tahu alamat rumahnya, dan meminta petugas ke sana karena dia telah membunuh anaknya," kata juru bicara itu.

Polisi kemudian menuju ke alamat yang diberikan ibu Ayse, dan segera menemukan jenazahnya. Ibu Ayse berujar, mereka sebelummya sempat bertengkar.

Kepada penyidik, ibu Ayse mengungkapkan dia marah karena anaknya itu sering pulang ke rumah terlambat. Saat situasi semakin panas, dia mengaku kehilangan kendali.

"Saya kemudian mencekiknya. Ketika saya sadar akan perbuatan saya, ternyata putri saya sudah meninggal," ratap ibu Ayse.

Pernyataan pelaku dikuatkan oleh rekan kerja Ayse yang berkata, remaja itu selalu bercerita bahwa dia takut pulang karena ibunya yang pemarah.

Teman yang tak disebutkan identitasnya itu berujar sebelum tewas, Ayse sempat berkata ibunya tidak senang dia sering pulang malam, dan mereka selalu bertengkar.

"Ayse adalah pribadi yang ceria. Namun, dia selalu mengatakan kepada kami bahwa ibunya terlalu memberikan banyak beban," ujar teman tersebut.

"Sepekan lalu, dia berkata kepada saya jika dia mati, itu semua karena ibunya. Dia mengaku sering iri dengan ibu yang akur dengan anaknya," lanjutnya.

Lebih lanjut polisi memaparkan, penyelidikan masih dilangsungkan dengan ayah Ayse dilaporkan telah dibawa untuk dimintai keterangan.

Baca juga: Turki: Khashoggi Langsung Dicekik dan Dimutilasi Setelah Masuk Konsulat

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.