Mahathir Sebut Masih Bernegosiasi Proyek Rp 281 Triliun yang Dibiayai China

Kompas.com - 30/01/2019, 13:51 WIB
PM Malaysia Mahathir Mohamad  saat berdiskusi di Universitas Chulalongkorn, Bangkok, Kamis (25/10/2018). AFP/LILLIAN SUWANRUMPHAPM Malaysia Mahathir Mohamad saat berdiskusi di Universitas Chulalongkorn, Bangkok, Kamis (25/10/2018).

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad memberi perkembangan soal proyek pembangunan jalur kereta sepanjang 688 km.

Mahathir berkata, pemerintahannya belum memberi keputusan final proyek Jalur Kereta Pesisir Timur (ECRL) yang menelan biaya 20 miliar dollar AS, atau Rp 281 triliun.

Proyek ini ditangani Perusahaan Konstruksi dan Komunikasi China (CCCC) dan 85 persen pembiayaan ditanggung Bank Ekspor-Impor China.

Baca juga: Mahathir: Kami Bisa Miskin jika Teruskan Proyek Rp 281 Triliun yang Dibiayai China

Seperti dikutip The Star via Asia One Rabu (30/1/2019), Mahathir berujar pihaknya masih mencari solusi yang lebih baik.

"Kami masih bernegosiasi. Kami merasa harus memberi waktu tambahan bagi kedua pihak (Malaysia dan China) untuk menawarkan solusi," ujarnya.

Dalam keterangan pers seusai memimpin rapat Partai Pribumi Bersatu Malaysia, Mahathir mengatakan pemerintah terbuka jika ada pilihan lain.

"Saya tidak berada dalam posisi untuk memberi penjelasan apa yang kami lakukan. Namun sampai saat ini, belum ada keputusan final yang dibuat," tuturnya dilansir Channel News Asia.

Terdapat rumor bahwa pemerintahan Mahathir tengah mengincar kontraktor lain setelah memutus kontrak yang diserahkan kepada CCCC.

PM berjuluk Dr M itu mengakui sudah terdapat penawaran harga lebih rendah, dan menuturkan pemerintah sebelumnya mematok harga terlalu tinggi.

"Kami harus memastikannya dengan saksama," kata Mahathir seraya menambahkan, pihaknya mempelajari biaya proyek ECRL secara hati-hati.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X