Jelang Liburan Imlek, Sekolah di China Minta Murid Jaga Berat Badan

Kompas.com - 30/01/2019, 12:00 WIB
Ilustrasi anak makan CreativaImages Ilustrasi anak makan

BEIJING, KOMPAS.com - Murid sekolah di China sebentar lagi akan menikmati libur Tahun Baru China atau Imlek.

Namun, pelajar di sekolah menengah atas di China timur mendapat peringatan khusus terkait menjaga berat badan selama liburan.

Mereka akan dihukum dengan mengikuti sesi olahraga jika mengalami kenaikan berat badan.

Diwartakan South China Morning Post, Rabu (30/1/2019), murid usia 13-14 tahun di SMP Hangzhou 3, di provinsi Zhejiang, diwajibkan menimbang berat badan mereka sebelum liburan.

Baca juga: Perusahaan di China Beri Karyawan Wanita Cuti Kencan Saat Imlek

Jika berat badan mereka naik lebih dari 2 kg dari sebelumnya, mereka harus lari setiap hari.

"Saya ingin murid menimbang berat badan mereka sendiri sebelum liburan dan memberikan mereka perhatian tentang risiko kenaikan badan," ucap guru kelas, Chen Wei.

Salah satu murid, Zhang Lijia, mengatakan kebanyakan murid telah memiliki berat badan ideal.

"Itu hanya bertambah berat, jadi apa yang perlu ditakutkan," katanya.

Murid yang lain menceritakan pola makannya selama di sekolah yang justru berlebihan.

"Makanan yang mereka sajikan di kantin sekolah sungguh enak, saya makan lima porsi setiap hari," ujar Wang Hang.

"Saya harus mengendalikan porsi makan, saya akan mencoba mengurangi makan jadi dua atau tiga mangkok," imbuhnya.

Sementara itu, kebijakan sekolah ini mendapat beragam reaksi dari pengguna media sosial.

"Saya rasa ini hal bagus untuk membuat pelajar memperhatikan tentang kesehatan fisik," tulis seorang warganet.

Baca juga: Tak Biasa, Hotel Bintang Lima di Bekas Area Tambang China

China memang menghadapi epidemik obesitas di kalangan murid sekolah. Studi pada 2017 memperingatkan, angka kegemukan pada anak bisa mencapai 50 juta pada 2030.

Sekolah-sekolah di "Negeri Tirai Bambu" telah mewajibkan pelajar mengikuti olahraga senam yang dipandu guru setiap pagi.

Murid SMA juga harus mengambil pelatihan militer sebanyak satu atau dua kali seminggu, saat ajaran baru dimulai setiap tahunnya.


Terkini Lainnya


Close Ads X