Lecehkan Empat Bocah Selama 13 Tahun, Pria Ini Dipenjara 15 Tahun

Kompas.com - 30/01/2019, 10:32 WIB
Ilustrasi ruang sidang.Shutterstock Ilustrasi ruang sidang.

BRISBANE, KOMPAS.com - Pengadilan Sunshine Coast, Queensland, Australia menjatuhkan vonis 15 tahun penjara untuk seorang pria yang telah melecehkan empat anak laki-laki selama 13 tahun.

Pria itu diketahui sengaja menjalin hubungan dengan seorang perempuan agar dia bisa dekat dengan putranya yang berusia 11 tahun.

Pria berusia 52 tahun yang identitasnya tidak diungkapkan karena alasan hukum itu mengaku bersalah atas 47 pelanggaran yang dilakukannya di Brisbane dan di Sunshine Coast, termasuk 17 pemerkosaan yang dilakukan antara 1998 dan 2011.

Baca juga: Kazakhstan Gunakan Suntikan Kimia untuk Kebiri Para Paedofil

Persidangan di pengadilan Distrik Maroochydore itu mengungkapkan, pria tersebut telah melecehkan anak tirinya yang berusia delapan tahun.

Dia kemudian mempertahankan hubungan tersebut dengan cara mengancam anak tersebut untuk tutup mulut.

Pria itu juga mengakui dirinya telah mendekati dua anak laki-laki bersaudara di sebuah klub baseball untuk kemudian melecehkan dan memperkosa mereka selama beberapa tahun.

Kepada polisi pria itu mengaku dirinya bertemu dengan korban keempat dan ibunya di sebuah acara motorcross.

Dia kemudian dengan sengaja menjalin hubungan dengan perempuan itu agar mendapatkan akses ke bocah tersebut.

Hakim Glen Cash menggambarkan kejahatan yang dilakukan pria itu sebagai dari kasus terburuk yang pernah ditanganinya.

Pengadilan banyak mengungkap bukti yang mengerikan di mana perkosaan yang dilakukan pria itu telah mengakibatkan luka dan rasa sakit bagi para korbannya.

Jaksa penuntut Alex Stark kepada pengadilan mengatakan, pelaku secara sistematis menciptakan peluang untuk melakukan aksinya termasuk dengan sengaja mengambil peran dalam pengasuhan korbannya dan juga mencari peran di klub olahraga yang terkait dengan dua korban lainnya. .

Hakim Cash menggambarkan kejahatan yang dilakukannnya sebagai sangat keji dan tidak ada sanksi hukum yang dapat memulihkan anak-anak yang tidak bersalah yang telah menjadi korbannya.

"Perilaku Anda selama 13 tahun ini telah merendahkan gagasan tentang menjadi orang tua atau ayah bagi anak laki-laki yang masih sangat belia," katanya.

Halaman:


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Inilah 7 Fakta Menarik Ketegangan AS dan Iran

Inilah 7 Fakta Menarik Ketegangan AS dan Iran

Internasional
Korut Peringatkan Seoul Tak Campur Tangan Pembicaraan dengan AS

Korut Peringatkan Seoul Tak Campur Tangan Pembicaraan dengan AS

Internasional
Ayah dan Anak Migran Tewas Tenggelam, Trump Salahkan Demokrat

Ayah dan Anak Migran Tewas Tenggelam, Trump Salahkan Demokrat

Internasional
Pasca ISIS Kalah, Terorisme Jadi Ancaman Utama Asia Tenggara

Pasca ISIS Kalah, Terorisme Jadi Ancaman Utama Asia Tenggara

Internasional
Gunung Ulawun di Papua Nugini Muntahkan Lava, 5.000 Orang Dievakuasi

Gunung Ulawun di Papua Nugini Muntahkan Lava, 5.000 Orang Dievakuasi

Internasional
Antara Trump dan Kim Jong Un Sudah Saling Bertukar 12 Surat

Antara Trump dan Kim Jong Un Sudah Saling Bertukar 12 Surat

Internasional
Hari Ini dalam Sejarah: Perjalanan Keliling Dunia Melalui Lautan Seorang Diri

Hari Ini dalam Sejarah: Perjalanan Keliling Dunia Melalui Lautan Seorang Diri

Internasional
Seorang Mahasiswa asal Australia Dikhawatirkan Ditahan di Korea Utara

Seorang Mahasiswa asal Australia Dikhawatirkan Ditahan di Korea Utara

Internasional
'Candy Bomber', Saat AS Berupaya Menarik Hati Warga Jerman akibat Blokade Uni Soviet

"Candy Bomber", Saat AS Berupaya Menarik Hati Warga Jerman akibat Blokade Uni Soviet

Internasional
Pemerintah Venezuela Klaim Gagalkan Upaya Pembunuhan Presiden Maduro

Pemerintah Venezuela Klaim Gagalkan Upaya Pembunuhan Presiden Maduro

Internasional
Ditanya Rencana Pembicaraan dengan Putin, Trump: Bukan Urusan Anda

Ditanya Rencana Pembicaraan dengan Putin, Trump: Bukan Urusan Anda

Internasional
Pangeran William Mengaku Tak Keberatan Jika Anaknya Menjadi Gay

Pangeran William Mengaku Tak Keberatan Jika Anaknya Menjadi Gay

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kisah Joanna Paldini Diburu ISIS | Anak-anak Dimasukkan Plastik untuk ke Sekolah

[POPULER INTERNASIONAL] Kisah Joanna Paldini Diburu ISIS | Anak-anak Dimasukkan Plastik untuk ke Sekolah

Internasional
Permintaan Terakhir Nenek 93 Tahun Ini: Ditangkap Polisi

Permintaan Terakhir Nenek 93 Tahun Ini: Ditangkap Polisi

Internasional
2020, Negara Bagian Australia Ini Larang Ponsel di Sekolah Negeri

2020, Negara Bagian Australia Ini Larang Ponsel di Sekolah Negeri

Internasional

Close Ads X