Israel Mengaku Gagalkan Serangan Siber dari Iran Setiap Hari

Kompas.com - 29/01/2019, 20:30 WIB
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tegas menolak pernyataan para pemimpin negara Islam yang tergabung dalam OKI soal Yerusalem Timur. JOHN THYS / AFPPerdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tegas menolak pernyataan para pemimpin negara Islam yang tergabung dalam OKI soal Yerusalem Timur.

TEL AVIV, KOMPAS.com - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyebut bahwa Iran secara teratur telah melancarkan serangan siber terhadap negaranya.

Namun hampir seluruh serangan yang dikatakan datang setiap hari itu diklaim dapat ditangkal oleh agen keamanan sibernya.

"Iran menyerang Israel hampir setiap hari," kata Netanyahu dalam konferensi dunia maya yang digelar di Tel Aviv, Selasa (29/1/2019).

"Kami memantau serangan-serangan tersebut, kami melihatnya dan kami menggagalkannya sepanjang waktu," tambah Netanyahu, seperti dilansir AFP.

Baca juga: Netanyahu Tegaskan akan Tetap Memerangi Musuh Israel di Suriah

Dalam kesempatan konferensi tersebut, Netanyahu, yang juga kepala badan Keamanan internal Israel, Shin Bet, turut memperingatkan bahwa negaranya siap menghadapi intervensi dunia maya dalam pemilihan umum 9 April mendatang.

"Negara mana pun saat ini dapat diserang dengan serangan siber dan setiap negara perlu untuk mengkombinasikan antara upaya pertahanan siber nasional dengan industri keamanan siber yang kuat," ujar Netanyahu.

"Dan saya berpikir jika Israel memilikinya.. dengan cara yang dalam banyak hal, tidak tertandingi," tambahnya.

Antara Israel dengan Iran terus terjadi ketegangan dan tindakan saling serang. Awal Januari lalu, militer Israel telah melancarkan serangan udara yang menyasar target Iran di Suriah.

Serangan udara tersebut sebagai aksi balasan atas rudal yang ditembakkan dari Suriah, yang dituduhkan dilakukan oleh Iran.

Israel telah melancarkan ratusan serangan udara ke Suriah terhadap apa yang disebut adalah sasaran militer Iran dan mencegah pengiriman senjata ke Hezbollah yang didukung Iran.

Baca juga: Ikuti AS, Israel Akui Pemimpin Oposisi sebagai Presiden Venezuela

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ingin Pulang ke Myanmar, Pembantu Ini Celupkan Tangan Anak Majikan ke Air Mendidih

Ingin Pulang ke Myanmar, Pembantu Ini Celupkan Tangan Anak Majikan ke Air Mendidih

Internasional
Jenderal AS Sebut ISIS Bakal Bangkit jika Mereka Keluar dari Irak

Jenderal AS Sebut ISIS Bakal Bangkit jika Mereka Keluar dari Irak

Internasional
Manajer Sidang Pemakzulan: Trump Menipu guna Menangi Pilpres AS 2020

Manajer Sidang Pemakzulan: Trump Menipu guna Menangi Pilpres AS 2020

Internasional
Pemakzulan Trump: Demokrat Tolak Tawaran 'Pertukaran Saksi'

Pemakzulan Trump: Demokrat Tolak Tawaran "Pertukaran Saksi"

Internasional
Tak Sengaja Berikan Kunci Mobil Saat Kampanye, Politisi Peru Ini Minta Bantuan Netizen

Tak Sengaja Berikan Kunci Mobil Saat Kampanye, Politisi Peru Ini Minta Bantuan Netizen

Internasional
Berkunjung ke Gereja di Yerusalem, Presiden Perancis Berteriak ke Keamanan Israel

Berkunjung ke Gereja di Yerusalem, Presiden Perancis Berteriak ke Keamanan Israel

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kesaksian Pengantin Pesanan China | Gadis di Gresik Tulis Surat ke PM Australia

[POPULER INTERNASIONAL] Kesaksian Pengantin Pesanan China | Gadis di Gresik Tulis Surat ke PM Australia

Internasional
Ibu di India Ini Jual Rambut Rp 28.000 demi Beri Makan 3 Anaknya

Ibu di India Ini Jual Rambut Rp 28.000 demi Beri Makan 3 Anaknya

Internasional
Berhubungan Seks Saat Jam Kerja, Polisi di New York Ini Dipindahtugaskan

Berhubungan Seks Saat Jam Kerja, Polisi di New York Ini Dipindahtugaskan

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Bertambah Jadi 9 Orang, Disebut Bisa Bermutasi

Korban Meninggal Virus Corona di China Bertambah Jadi 9 Orang, Disebut Bisa Bermutasi

Internasional
Debat Lebih dari 12 Jam, Senat AS Setujui Aturan Sidang Pemakzulan Trump

Debat Lebih dari 12 Jam, Senat AS Setujui Aturan Sidang Pemakzulan Trump

Internasional
Pengakuan Pengantin Pesanan di China: 2 Kali Menikah, Sering Dipukuli

Pengakuan Pengantin Pesanan di China: 2 Kali Menikah, Sering Dipukuli

Internasional
Putra Mahkota MBS Dituding Retas Ponsel Jeff Bezos, Arab Saudi Beri Jawaban

Putra Mahkota MBS Dituding Retas Ponsel Jeff Bezos, Arab Saudi Beri Jawaban

Internasional
Permalukan Orang Pakai Piyama di Jalan, Kota di China Meminta Maaf

Permalukan Orang Pakai Piyama di Jalan, Kota di China Meminta Maaf

Internasional
Putra Mahkota Arab Saudi Disebut Retas Ponsel Orang Terkaya Dunia pada 2018

Putra Mahkota Arab Saudi Disebut Retas Ponsel Orang Terkaya Dunia pada 2018

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X