Bawa Uang Tunai Lebih dari Rp 2,5 Miliar, Seorang Pria Didenda di Singapura

Kompas.com - 29/01/2019, 18:22 WIB
Ilustrasi uang dalam tas koper. SHUTTERSTOCKIlustrasi uang dalam tas koper.

SINGAPURA, KOMPAS.com - Seorang pria dijatuhi denda otoritas Singapura setelah kedapatan membawa uang tunai hingga lebih dari Rp 2,5 miliar di dalam tasnya.

Pria berusia 43 tahun itu dianggap telah melanggar aturan yang mengharuskan seseorang untuk melapor jika membawa uang tunai lebih dari 20.000 dollar Singapura (sekitar Rp 208 juta) saat hendak memasuki atau keluar dari Singapura.

Baca juga: Zimbabwe Segera Kembali Gunakan Mata Uang Negaranya Sendiri

Menurut laporan petugas kepolisian, seperti dilansir Channel News Asia, Senin (28/1/2019), pria yang diketahui bernama Ilyas Mohamed itu membawa uang tunai dalam lembaran mata uang asing, senilai lebih dari 243.000 dollar Singapura.

Pria yang mengaku bekerja di kantor jasa penukaran mata uang asing itu tidak melaporkan jumlah uang yang dibawanya dan ditahan saat tiba di Terminal 2 Bandara Changi, Singapura pada 10 November 2018 lalu.

Pengadilan Singapura pada 22 Januari telah menjatuhkan sanksi denda kepada pria itu sebesar 6.000 dollar Singapura (sekitar Rp 62 juta) karena kelalaiannya.

Aturan hukum yang berlaku di Singapura mewajibkan pergerakan uang tunai dalam bentuk mata uang apa pun yang melebihi nilai 20.000 dollar Singapura untuk dilaporkan saat hendak masuk atau pun keluar dari negara itu.

Pihak yang melanggar aturan tersebut dapat diancam dengan hukuman denda hingga 50.000 dollar Singapura atau penjara hingga tiga tahun.

Baca juga: Pakai Fasilitas Sekolah untuk Menambang Mata Uang Digital, Kepsek Dipecat

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bebas dari Kamp Penahanan Suriah, 3 Wanita Perancis Disebut Kembali ke Tangan ISIS

Bebas dari Kamp Penahanan Suriah, 3 Wanita Perancis Disebut Kembali ke Tangan ISIS

Internasional
Susul Jerman dan Perancis, Inggris Juga Tangguhkan Ekspor Senjata ke Turki

Susul Jerman dan Perancis, Inggris Juga Tangguhkan Ekspor Senjata ke Turki

Internasional
China Peringatkan Turki Hentikan Aksi Militer dan Kembali pada Resolusi Politik yang Benar

China Peringatkan Turki Hentikan Aksi Militer dan Kembali pada Resolusi Politik yang Benar

Internasional
Pusat Evakuasi di Jepang Dilaporkan Tolak Dua Tunawisma saat Bencana Topan Hagibis Menerjang

Pusat Evakuasi di Jepang Dilaporkan Tolak Dua Tunawisma saat Bencana Topan Hagibis Menerjang

Internasional
Terlempar dari Wahana di Pekan Raya Perancis, Seorang Pengunjung Tewas

Terlempar dari Wahana di Pekan Raya Perancis, Seorang Pengunjung Tewas

Internasional
Guru di China Paksa Muridnya Makan Sampah sebagai Hukuman

Guru di China Paksa Muridnya Makan Sampah sebagai Hukuman

Internasional
Jelang Debat Demokrat, Peringkat Joe Biden Merosot di Survei

Jelang Debat Demokrat, Peringkat Joe Biden Merosot di Survei

Internasional
Janji Akan Menikahi, Pria Pengangguran Ini Justru Perkosa Kenalannya

Janji Akan Menikahi, Pria Pengangguran Ini Justru Perkosa Kenalannya

Internasional
Siaran Langsung di Tengah Topan Hagibis, Jurnalis Ini Malah Dimarahi Netizen

Siaran Langsung di Tengah Topan Hagibis, Jurnalis Ini Malah Dimarahi Netizen

Internasional
Erdogan: Tak Akan Ada Anggota ISIS yang Bakal Keluar dari Suriah

Erdogan: Tak Akan Ada Anggota ISIS yang Bakal Keluar dari Suriah

Internasional
King Cobra Sepanjang 4 Meter Ditangkap dari Dalam Selokan di Thailand

King Cobra Sepanjang 4 Meter Ditangkap dari Dalam Selokan di Thailand

Internasional
Dampak Topan Hagibis, Kawanan Tikus Serbu Kota Ini di Jepang

Dampak Topan Hagibis, Kawanan Tikus Serbu Kota Ini di Jepang

Internasional
Erdogan Tak Akan Hentikan Serangan terhadap Kurdi hingga Kemenangan Sempurna Tercapai

Erdogan Tak Akan Hentikan Serangan terhadap Kurdi hingga Kemenangan Sempurna Tercapai

Internasional
Dikubur Hidup-hidup selama 2 Hari, Bayi Perempuan Ini Ditemukan Selamat

Dikubur Hidup-hidup selama 2 Hari, Bayi Perempuan Ini Ditemukan Selamat

Internasional
Marah karena Merasa Dikhianati, Kurdi Larang AS Bawa Tawanan Berbahaya ISIS

Marah karena Merasa Dikhianati, Kurdi Larang AS Bawa Tawanan Berbahaya ISIS

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X