Tim PBB Laporkan Hasil Investigasi Pembunuhan Khashoggi Akhir Mei

Kompas.com - 29/01/2019, 18:19 WIB
Ketua tim investigasi PBB untuk kasus pembunuhan Jamal Khashoggi, Agnes Callamard. AFP/MARVIN RECINOSKetua tim investigasi PBB untuk kasus pembunuhan Jamal Khashoggi, Agnes Callamard.
|

ISTANBUL, KOMPAS.com - Seorang pakar hukum yang ditugaskan PBB untuk melakukan investigasi pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi pada Selasa (29/1/2019) mengatakan, dia akan memberi laporan pada akhir Mei.

Agnes Callamard, pelapor khusus PBB untuk masalah ekstra judisial, sudah melakukan inspeksi di luar kantor konsulat Arab Saudi di Istanbul, Turki.

Berbicara kepada jurnalis, Callamard mengatakan, laporannya akan dipublikasikan dalam sesi sidang dewan HAM PBB pada Juni mendatang.

Baca juga: Pejabat PBB Kunjungi Turki untuk Selidiki Kasus Kematian Khashoggi


"Laporan ini akan dipublikasikan beberapa pekan sebelum saya menyampaikannya kepada dewan HAM PBB di Geneva, jadi kemungkinan pada akhir Mei," kata dia.

Callamard, pakar independen yang ditunjuk PBB, pada Senin (28/1/2019) bertemu dengan Menlu Turki Mevlut Cavusoglu dan Menteri Kehakiman Abdulhamit Gul di Ankara sebelum bertolak ke Istanbul.

Callamard dijadwalkan bertemu dengan jaksa tinggi Istanbul, Irfan Fidan.

Callamard mengatakan, tim yang dipimpinnya sudah menghubungi pemerintah Saudi untuk mendapatkan akses pemeriksaan ke dalam gedung konsulat.

"Kami kini sedang menunggu respon pemerintah Saudi," ujar Callamard.

Khashoggi, yang dikenal kritis terhadap rezim Arab Saudi, tewas pada 2 Oktober 2018 di kantor konsulat Saudi di Istanbul.

Ankara mengatakan, satu grup pembunuh dikirim Saudi ke Istanbul khusus untuk membunuh Khashoggi.

Sementara itu, Riyadh setelah dia pekan membantah pembunuhan itu, akhirnya menyebut Khashoggi tewas dalam sebuah operasi "gelap" dan menangkap sejumlah pejabat senior negeri itu.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bubarkan Demonstran, Polisi Hong Kong 'Tak Sengaja' Tembakkan Meriam Air ke Arah Masjid

Bubarkan Demonstran, Polisi Hong Kong "Tak Sengaja" Tembakkan Meriam Air ke Arah Masjid

Internasional
Patuhi Kesepakatan Gencatan Senjata, Pasukan Kurdi Suriah Tinggalkan 'Zona Aman'

Patuhi Kesepakatan Gencatan Senjata, Pasukan Kurdi Suriah Tinggalkan "Zona Aman"

Internasional
Mutiara Berusia 8.000 Tahun Bakal Dipamerkan Pertama Kali di Abu Dhabi

Mutiara Berusia 8.000 Tahun Bakal Dipamerkan Pertama Kali di Abu Dhabi

Internasional
Hadiri Pelantikan Jokowi, Ini Kerja Sama Bilateral yang Ingin Ditingkatkan PM Singapura

Hadiri Pelantikan Jokowi, Ini Kerja Sama Bilateral yang Ingin Ditingkatkan PM Singapura

Internasional
Berusaha Bunuh Pasukan SAS Inggris, ISIS Pasang Bom Bunuh Diri di Bra

Berusaha Bunuh Pasukan SAS Inggris, ISIS Pasang Bom Bunuh Diri di Bra

Internasional
Mahathir Tiba di Jakarta untuk Hadiri Pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin

Mahathir Tiba di Jakarta untuk Hadiri Pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin

Internasional
Lagi, Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Diserang Orang Tak Dikenal

Lagi, Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Diserang Orang Tak Dikenal

Internasional
Pria di Harlem Tembak Tetangga Apartemen karena Terlalu Berisik

Pria di Harlem Tembak Tetangga Apartemen karena Terlalu Berisik

Internasional
Erdogan Ancam Bakal 'Hancurkan Kepala' Pasukan Kurdi Jika Tak Keluar dari Zona Aman

Erdogan Ancam Bakal "Hancurkan Kepala" Pasukan Kurdi Jika Tak Keluar dari Zona Aman

Internasional
ISIS Pakai Jenazah Anak-anak untuk Jebakan Granat, Nyaris Lukai Pasukan Khusus Inggris SAS

ISIS Pakai Jenazah Anak-anak untuk Jebakan Granat, Nyaris Lukai Pasukan Khusus Inggris SAS

Internasional
Warga Protes Kenaikan Harga Tiket Kereta, Presiden Chile Umumkan Keadaan Darurat

Warga Protes Kenaikan Harga Tiket Kereta, Presiden Chile Umumkan Keadaan Darurat

Internasional
Dari 80 Detik hingga 19 Jam, Inilah Penerbangan Tersingkat dan Terlama di Dunia

Dari 80 Detik hingga 19 Jam, Inilah Penerbangan Tersingkat dan Terlama di Dunia

Internasional
Pemilu Kanada 2019, Bagaimana Peluang PM Justin Trudeau untuk Kembali Terpilih?

Pemilu Kanada 2019, Bagaimana Peluang PM Justin Trudeau untuk Kembali Terpilih?

Internasional
Presiden Meksiko Dukung Keputusan Pihak Keamanan Bebaskan Putra El Chapo

Presiden Meksiko Dukung Keputusan Pihak Keamanan Bebaskan Putra El Chapo

Internasional
Korban Tewas Ledakan di Masjid Afghanistan Jadi 62 Orang, Taliban Bantah Terlibat

Korban Tewas Ledakan di Masjid Afghanistan Jadi 62 Orang, Taliban Bantah Terlibat

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X