Trump Pertimbangkan Opsi Militer ke Venezuela untuk Gulingkan Maduro - Kompas.com

Trump Pertimbangkan Opsi Militer ke Venezuela untuk Gulingkan Maduro

Kompas.com - 29/01/2019, 13:56 WIB
Presiden Venezuela Nicolas Maduro ketika menaiki tank amfibi dalam inspeksi militer di tengah krisis yang terjadi di negaranya.Istana Miraflore via Reuters Presiden Venezuela Nicolas Maduro ketika menaiki tank amfibi dalam inspeksi militer di tengah krisis yang terjadi di negaranya.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mempertimbangkan intervensi militer untuk menggulingkan Presiden Venezuela Nicolas Maduro.

Pernyataan itu diungkapkan anggota Senat AS dari Partai Republik Lindsey Graham kepada Axios, dilansir Newsweek Senin (28/1/2019).

Baca juga: Atase Militer Venezuela Membelot dari Maduro dan Mendukung Oposisi

Senator yang dikenal sebagai sekutu Trump itu berujar, sang presiden tetap "tajam" terhadap Venezuela di tengah rencana untuk mendukung oposisi anti-Maduro.

Graham berkata, diskusi antara dirinya dengan Trump terjadi dua pekan lalu setelah pemimpin oposisi Juan Guaido mendeklarasikan diri sebagai presiden.

Trump adalah pemimpin luar negeri pertama yang mengakui Guaido sebagai pemimpin yang sah dengan AS merupakan garda terdepan pemberi dukungan.

"Presiden sempat bertanya 'Bagaimana pendapat Anda jika saya mengerahkan militer?' Saya menjawab bahwa dia tak boleh bertindak buru-buru," kata Graham.

Senator dari Carolina Selatan itu memberi penjelasan kepada Trump bahwa dia bakal menggunakan opsi militer jika kepentingan nasional AS terancam.

Washington sejauh ini masih menahan diri dari mengerahkan pasukan untuk menekan Maduro yang menggantikan mendiang Hugo Chavez pada 2013.

Meski begitu, pada 2016 dia sempat mengejutkan dua mantan stafnya, HR McMaster dan Rex Tillerson, dengan bertanya mengapa AS tidak langsung menginvasi Venezuela.

Rumor penggunaan opsi militer kentara setelah Penasihat Keamanan Nasional John Bolton tertangkap kamera membawa kertas catatan berwarna kuning.

"5.000 pasukan ke Kolombia" merupakan sebagian dari isi catatan yang dibawa Bolton ketika menggelar konferensi pers di Gedung Putih.

Kepada AFP, pejabat anonim Gedung Putih berkata saat ini tidak ada kondisi yang mendukung opsi untuk mengerahkan pasukan ke Kolombia yang berbatasan dengan Venezuela.

Selama memberi pengarahan, Bolton tidak menampik adanya pilihan untuk mengerahkan tentara AS guna menjungkalkan Maduro.

"Presiden sudah mengungkapkan keinginannya dengan jelas bahwa segala pilihan sudah tersedia di mejanya," ujar Bolton.

Baca juga: Maduro Pamerkan Kesetiaan Militer Venezuela


Terkini Lainnya

Menikmati Pemandangan Pulau Lembeh, Benteng Kota Bitung

Menikmati Pemandangan Pulau Lembeh, Benteng Kota Bitung

Regional
Wisata Religi dan Budaya di Bitung, dari Masjid dan Gereja Tua hingga Tugu Jepang

Wisata Religi dan Budaya di Bitung, dari Masjid dan Gereja Tua hingga Tugu Jepang

Regional
[Populer Megapolitan] Kebakaran di Rumah Ketua DPR RI | Sekda Papua Tersangka Penganiayaan Pegawai KPK | Bus Transjakarta Terbakar

[Populer Megapolitan] Kebakaran di Rumah Ketua DPR RI | Sekda Papua Tersangka Penganiayaan Pegawai KPK | Bus Transjakarta Terbakar

Megapolitan
Tolak Permintaan Trump, Eropa Ogah Terima Eks Anggota ISIS

Tolak Permintaan Trump, Eropa Ogah Terima Eks Anggota ISIS

Internasional
TNI AL Kembali Tangkap Kapal Vietnam yang Curi Ikan di Laut Natuna

TNI AL Kembali Tangkap Kapal Vietnam yang Curi Ikan di Laut Natuna

Regional
[POPULER NUSANTARA] Jokowi Kunjungi Nelayan Tengah Malam | Kata Sandi Soal Lahan Milik Prabowo

[POPULER NUSANTARA] Jokowi Kunjungi Nelayan Tengah Malam | Kata Sandi Soal Lahan Milik Prabowo

Regional
BMKG: Waspadai Hujan Disertai Angin Kencang di Jaksel dan Jaktim

BMKG: Waspadai Hujan Disertai Angin Kencang di Jaksel dan Jaktim

Megapolitan
Pemprov Kalteng Beri Penghargaan Pengelolaan K3 ke IPP Swasta

Pemprov Kalteng Beri Penghargaan Pengelolaan K3 ke IPP Swasta

Regional
Debat Kedua Dinilai Disiapkan Jauh Lebih Baik Dibanding yang Pertama

Debat Kedua Dinilai Disiapkan Jauh Lebih Baik Dibanding yang Pertama

Nasional
Pemilih di Jombang Bertambah 868 Orang, Ribuan Santri Belum Urus Form A5

Pemilih di Jombang Bertambah 868 Orang, Ribuan Santri Belum Urus Form A5

Regional
KPU Sebut Pendukung yang Hadir Debat Ganggu Konsentrasi Kandidat

KPU Sebut Pendukung yang Hadir Debat Ganggu Konsentrasi Kandidat

Nasional
Baku Tembak Pasukan India dan Pemberontak di Kashmir, 9 Orang Tewas

Baku Tembak Pasukan India dan Pemberontak di Kashmir, 9 Orang Tewas

Internasional
Kabut Asap Karhutla Selimuti Kota Dumai, Warga Pakai Masker Keluar Rumah

Kabut Asap Karhutla Selimuti Kota Dumai, Warga Pakai Masker Keluar Rumah

Regional
Komitmen Kedua Capres Terkait Isu Lingkungan Hidup Dinilai Masih Rendah

Komitmen Kedua Capres Terkait Isu Lingkungan Hidup Dinilai Masih Rendah

Nasional
Dua Nelayan Indramayu yang Hilang di Perairan Karawang Ditemukan Tewas

Dua Nelayan Indramayu yang Hilang di Perairan Karawang Ditemukan Tewas

Regional

Close Ads X