Kompas.com - 29/01/2019, 13:49 WIB

CANBERRA, KOMPAS.com - Pemerintah Australia mengakui pemimpin oposisi Venezuela, Juan Guaido, sebagai pemimpin sah negara itu.

Australia mengikuti pengakuan yang sudah diberikan sebelumnya oleh AS, Inggris, Jerman dan Perancis.

Venezuela mengalami kekacauan di bawah pemerintahan Presiden Nicholas Maduro, dengan kekurangan pangan yang berkelanjutan serta protes harian di tengah krisis ekonomi dan politik.

Baca juga: Saudi: Krisis Politik Venezuela Bisa Berdampak pada Pasar Minyak Dunia

Dalam sebuah pernyataannya, Menteri Luar Negeri Australia, Marise Payne mengatakan, Australia akan mendukung Guaido sampai pemilu diadakan.

"Australia menyerukan transisi ke demokrasi sesegera mungkin di Venezuela," kata Menlu Payne.

"Kami sekarang mendesak semua pihak untuk bekerja secara konstruktif menuju penyelesaian situasi yang damai, termasuk untuk kembali ke demokrasi, penghormatan terhadap supremasi hukum dan penegakan hak asasi manusia rakyat Venezuela," tambah Payne.

Perjuangan atas kontrol di Venezuela beralih ke militer, mengingat para pendukung Guaido menyerahkan selebaran kepada tentara yang merinci usulan hukum amnesti yang akan melindungi mereka karena membantu menggulingkan Maduro.

Dalam sebuah siaran langsung, Guaido mendesak rakyat Venezuela untuk berpartisipasi dalam dua mobilisasi baru pekan depan.

Ia mengatakan, pada Rabu (30/1/2019), masyarakat harus berpartisipasi dalam aksi damai yang digelar selama dua jam.

Baca juga: Atase Militer Venezuela Membelot dari Maduro dan Mendukung Oposisi

Sementara pada Sabtu (2/2/2019), dia meminta para pendukungnya untuk mengadakan demonstrasi massal di "setiap sudut Venezuela" dan di seluruh dunia.

Guaido mengatakan, protes pada Sabtu itu bertepatan dengan tenggat waktu dari Uni Eropa bagi Maduro untuk menggelar pemilu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.