Biografi Tokoh Dunia: Douglas MacArthur, Komandan Tertinggi di PD II

Kompas.com - 28/01/2019, 23:05 WIB
Dalam foto yang diambil pada 1945 ini terlihat Jenderal Douglas MacArthur bersama dengan Kaisar Hirohito dari Jepang. AP PhotoDalam foto yang diambil pada 1945 ini terlihat Jenderal Douglas MacArthur bersama dengan Kaisar Hirohito dari Jepang.

KOMPAS.com - Douglas MacArthur merupakan perwira tinggi Amerika Serikat (AS) baik di masa Perang Dunia I hingga Perang Korea.

Dia menjadi terkenal karena kiprahnya sebagai Komandan Tertinggi Sekutu serta strateginya di Front Pasifik saat Perang Dunia II.

Selain itu, dia juga memimpin pasukan yang dikoordinasi PBB saat Perang Korea yang kemudian terbagi menjadi Utara serta Selatan.

Baca juga: Ostarbeiter, Pekerja Paksa yang Jadi Korban Nazi di Perang Dunia II

Atas berbagai prestasinya, dia mendapat pangkat tertinggi kedua di AS General of the Army, yakni jenderal berbintang lima.

Kemudian pada 24 Agustus 1936, Presiden Filipina Manuel Quezon mengangkatnya sebagai penasihat militer dengan pangkat Field Marshal.

Dikutip dari berbagai sumber, berikut merupakan biografi dari MacArthur.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

1. Masa Kecil
MacArthur lahir pada 26 Januari 1880 di Barak Little Rock, Little Rock, Arkansas, dan berasal dari keluarga militer.

Sang ayah, Arthur MacArthur Jr, merupakan Kapten Angkatan Darat AS, sementara ibu MacArthur adalah Mary Pinkney Hardy MacArthur.

Dalam memoirnya Reminiscences, MacArthur mengisahkan dia belajar berkuda dan menembak sebelum dia bisa membaca maupun menulis.

Pada Juli 1889, keluarga MacArthur pindah ke Washington di mana Douglas kecil bersekolah di Sekolah Publik Militer.

Setelah mereka pindah ke Sant Antonio, Texas, karena Arthur Jr ditempatkan di sana pada September 1893. Saat itu, MacArthur menempuh pendidikan Akademi Militer Texas Barat.

Di sana, dia mendapat medali emas untuk prestasi dan sikapnya. Dia mendapat kehormatan memberi pidato kelulusan dengan skor 97,33 dari 100.

Meski begitu, baik ayah maupun kakeknya sempat gagal memasukkannya ke Akademi Militer West Point. Pertama dari Presiden Grover Cleveland, kedua dari William McKinley.

Dia akhirnya berhasil lulus setelah mendapat rekomendasi anggota Kongres Theobald Otjen. "Saya mendapat pelajaran berharga. Persiapan adalah kunci kesuksesan dan kemenangan," tulisnya.

MacArthur masuk akademi pada 13 Juni 1899 dan lulus pada 1903 secara membanggakan. Setelah itu, dia menjadi perwira junior Korps Teknik AD.

Selama 10 tahun, MacArthur telah mendapat berbagai posisi dan promosi, serta tugas yang membawanya ke negara seperti Filipina, Jepang, Meksiko, hingga Perancis.

Baca juga: Kisah Pahlawan Perancis Selamatkan 350 Anak Yahudi selama Perang Dunia II

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X