Pesta Pernikahan Diterjang Longsor di Peru, 15 Orang Tewas

Kompas.com - 28/01/2019, 21:03 WIB
Petugas memeriksa kondisi hotel yang rusak akibat diterjang tanah longsor di Peru, Sabtu (26/1/2019).AFP / HANDOUT / PERUVIAN NATIONAL CIVIL DEFENSE INSTITUTE Petugas memeriksa kondisi hotel yang rusak akibat diterjang tanah longsor di Peru, Sabtu (26/1/2019).

ABANCAY, KOMPAS.com - Musibah tanah longsor menerjang sebuah pesta pernikahan yang digelar di sebuah hotel di Peru, Sabtu (26/1/2019). Sedikitnya 15 orang dilaporkan tewas.

" Tanah longsor telah menerjang dan menembus tembok hotel," kata Wali Kota Abancay, Evaristo Ramos, kepada radio setempat, RPP, Minggu (27/1/2019).

Disampaikan Ramos, pesta pernikahan yang sedang digelar di Hotel Alhambra tersebut turut dihadiri sekitar 100 orang tamu.

"Ada 15 orang yang tewas dan 34 orang lainnya dilaporkan cedera," tambahnya.

Baca juga: Gempa Bumi Magnitudo 7,1 Guncang Perbatasan Peru-Brasil

Dilansir dari AFP, sejumlah petugas pemadam kebakaran dan polisi bersama warga bekerja sama sepanjang malam untuk menyelamatkan orang-orang yang masih terjebak di bawah timbunan puing, lumpur, dan batu akibat longsor.

Kepala pertahanan sipil Jenderal Jorge Chavez mengatakan, korban tewas terdiri dari 11 orang wanita dan empat pria. Para korban diketahui adalah tamu undangan di acara pernikahan tersebut.

Sementara pasangan pengantin, Benedicta Palomino dan Bladimir Marquez, dilaporkan dalam kondisi stabil.

Hotel Alhambra, disampaikan pihak berwenang, dibangun dekat dengan lereng bukit. Saat terjadinya bencana tersebut, material longsor menabrak dinding penahan dan meruntuhkannya, menyebabkan atap hotel roboh dan menimpa para tamu pesta di bawahnya.

Baca juga: Bus Jatuh ke Jurang di Peru, 35 Penumpang Tewas



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Inilah 7 Fakta Menarik Ketegangan AS dan Iran

Inilah 7 Fakta Menarik Ketegangan AS dan Iran

Internasional
Korut Peringatkan Seoul Tak Campur Tangan Pembicaraan dengan AS

Korut Peringatkan Seoul Tak Campur Tangan Pembicaraan dengan AS

Internasional
Ayah dan Anak Migran Tewas Tenggelam, Trump Salahkan Demokrat

Ayah dan Anak Migran Tewas Tenggelam, Trump Salahkan Demokrat

Internasional
Pasca ISIS Kalah, Terorisme Jadi Ancaman Utama Asia Tenggara

Pasca ISIS Kalah, Terorisme Jadi Ancaman Utama Asia Tenggara

Internasional
Gunung Ulawun di Papua Nugini Muntahkan Lava, 5.000 Orang Dievakuasi

Gunung Ulawun di Papua Nugini Muntahkan Lava, 5.000 Orang Dievakuasi

Internasional
Antara Trump dan Kim Jong Un Sudah Saling Bertukar 12 Surat

Antara Trump dan Kim Jong Un Sudah Saling Bertukar 12 Surat

Internasional
Hari Ini dalam Sejarah: Perjalanan Keliling Dunia Melalui Lautan Seorang Diri

Hari Ini dalam Sejarah: Perjalanan Keliling Dunia Melalui Lautan Seorang Diri

Internasional
Seorang Mahasiswa asal Australia Dikhawatirkan Ditahan di Korea Utara

Seorang Mahasiswa asal Australia Dikhawatirkan Ditahan di Korea Utara

Internasional
'Candy Bomber', Saat AS Berupaya Menarik Hati Warga Jerman akibat Blokade Uni Soviet

"Candy Bomber", Saat AS Berupaya Menarik Hati Warga Jerman akibat Blokade Uni Soviet

Internasional
Pemerintah Venezuela Klaim Gagalkan Upaya Pembunuhan Presiden Maduro

Pemerintah Venezuela Klaim Gagalkan Upaya Pembunuhan Presiden Maduro

Internasional
Ditanya Rencana Pembicaraan dengan Putin, Trump: Bukan Urusan Anda

Ditanya Rencana Pembicaraan dengan Putin, Trump: Bukan Urusan Anda

Internasional
Pangeran William Mengaku Tak Keberatan Jika Anaknya Menjadi Gay

Pangeran William Mengaku Tak Keberatan Jika Anaknya Menjadi Gay

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kisah Joanna Paldini Diburu ISIS | Anak-anak Dimasukkan Plastik untuk ke Sekolah

[POPULER INTERNASIONAL] Kisah Joanna Paldini Diburu ISIS | Anak-anak Dimasukkan Plastik untuk ke Sekolah

Internasional
Permintaan Terakhir Nenek 93 Tahun Ini: Ditangkap Polisi

Permintaan Terakhir Nenek 93 Tahun Ini: Ditangkap Polisi

Internasional
2020, Negara Bagian Australia Ini Larang Ponsel di Sekolah Negeri

2020, Negara Bagian Australia Ini Larang Ponsel di Sekolah Negeri

Internasional

Close Ads X