Pria India Nekat Tinggalkan Pelaminan demi Bermain Sepak Bola

Kompas.com - 28/01/2019, 17:48 WIB
Ilustrasi sepak bola.shutterstock Ilustrasi sepak bola.

NEW DELHI, KOMPAS.com - Banyak orang di dunia kecanduan menonton atau bermain sepak bola. Namun, apa yang dilakukan seorang pria India sungguh mencengangkan.

Pria ini rela meninggalkan pesta pernikahannya agar bisa bermain dalam sebuah liga sepak bola lokal.

Pria bernama Ridvan (23) asal distrik Malappuran, negara bagian Kerala bermain sebagai bek tengah klub FIFA Manjeri yang berlaga di 7s League, sebuah kompetisi lokal.

Baca juga: Beyonce Manggung di Pesta Pernikahan Putri Orang Terkaya India

Pada Minggu (27/1/2018)ada dua peristiwa besar dalam hidup Ridvan yaitu pesta pernikahannya dan laga semifinal yang harus dilakoni klubnya.

Sepanjang hari pesta pernikahan Ridvan sebenarnya berjalan lancar tetapi dia gelisah karena timnya membutuhkan bek tengah untuk menghadapi laga penting itu.

Akhirnya, Ridvan memutuskan laga semifinal lebih penting daripada duduk manis di pelaminan. Dia pun memutuskan pamit kepada sang istri yang baru dinikahinya.

"Saya pamit, lima menit saja," ujar Ridvan.

Ridvan pun bergegas menuju ke lapangan dan bergabung dengan teman-teman satu timnya. Dan, tim yang dibelanya memenangkan laga semifinal.

Dedikasi Ridvan yang total ini terdengan Menteri Pemuda dan Olahraga India Rajyavrdhan Rathore terkesan dan berkomentar lewat akun Twitter-nya.

Namun, apakah istri dan keluarga istrinya terkesan degan aksi Ridvan? Ternyata mereka tak terlalu menyukainya.

Kesebelasan FIFA Manjeri melaju ke babak final dan Ridvan akhirnya pulang sebagai juara. Namun, sang istri dikabarkan amat marah.

"Jadi jika pertandingan itu digelar tengah hari, apakah kamu akan menunda pernikahan demi pertandingan?" ujar sang istri.

Menurut situs berita Sportskeeda.com, FIFA Manjeri menghadal Usha FC Thrissur di babak semifinal turnamen 7s.

Baca juga: Pria India Lanjutkan Ritual Pernikahan Meski Baru Saja Ditembak

Turnamen ini amat populer di negara bagian Kerala dan mendapatkan namanya karena di tiap tim hanya diperkuat tujuh orang pemain saja.

Karena jumlah pemain lebih sedikit dari sepak bola tradisional, maka aturan juga mendapat sedikit modifikasi.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya


Close Ads X