Tentara Bayaran Rusia Disebut Masuk Venezuela untuk Lindungi Maduro

Kompas.com - 28/01/2019, 13:38 WIB
Polisi antihuru-hara berlindung dari lemparan batu dari demonstran dalam aksi unjuk rasa anti-pemerintah di Caracas, pada Senin (21/1/2019). AFP / FEDERICO PARRAPolisi antihuru-hara berlindung dari lemparan batu dari demonstran dalam aksi unjuk rasa anti-pemerintah di Caracas, pada Senin (21/1/2019).

CARACAS, KOMPAS.com - Sekelompok tentara bayaran rahasia Rusia dilaporkan sudah berada di Venezuela untuk memberi perlindungan bagi Presiden Nicolas Maduro.

Reuters dikutip Newsweek memberitakan Minggu (27/1/2019), kelompok perusahaan swasta militer Wagner bertolak menuju Venezuela dalam beberapa hari terakhir.

Sumber menyatakan kepada Reuters bahwa terdapat sekitar 400 tentara bayaran di Wagner untuk memberi perlindungan kepada Maduro.

Baca juga: Ikuti AS, Israel Akui Pemimpin Oposisi sebagai Presiden Venezuela

Wagner merupakan perusahaan swasta rahasia yang dipimpin oleh letnan Rusia bernama Dmitri Utkin, seorang anggota badan intelijen Rusia (GRU).

Kelompok itu dihubungkan dengan kematian tiga jurnalis Rusia yang merilis dokumenter soal operasi di Republik Afrika Tengah.

Di samping operasi di Afrika, Wagner juga berada di Suriah dan Ukraina. Media Rusia mengklaim Wagner dipimpin Yevgeniy Prigozhin.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pria itu mendapat julukan sebagai "Koki Presiden Vladimir Putin", dan diduga memerintahkan serangan terhadap pasukan Amerika Serikat (AS) di Suriah pada Februari 2018.

Penasihat Khusus AS Robert Mueller mencurigai Prigozhin dan Badan Penelitian Internet memainkan peranan dalam intervensi Rusia atas Pilpres AS 2016.

Kabar itu muncul di tengah situasi politik Venezuela yang memanas menyusul deklarasi pemimpin opisisi Juan Guaido sebagai presiden sementara.

Deklarasi itu mendapat dukungan dari Presiden AS Donald Trump maupun sejumlah pemimpin negara Barat, dan menyebut pemerintahan Maduro tidak sah.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Sumber Newsweek
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.