Tolak Atlet Israel, Malaysia Dicoret Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Renang Difabel

Kompas.com - 28/01/2019, 11:10 WIB
Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia, Syed Saddiq Syed Abdul Rahman. CHANNEL NEWS ASIA / FACEBOOK / SYED SADDIQMenteri Pemuda dan Olahraga Malaysia, Syed Saddiq Syed Abdul Rahman.

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Malaysia dicoret sebagai tuan rumah Kejuaraan Renang Difabel Dunia 2019 lantaran menolak mengizinkan atlet-atlet Israel berpartisipasi.

Kejuaraan internasional tersebut semula dijadwalkan berlangsung pada 29 Juli.

"Ketika negara tuan rumah mengecualikan atlet-atlet dari negara tertentu karena alasan politik, maka kami tidak punya alternatif selain mencari tuan rumah baru untuk menyelenggarakan kejuaraan," kata presiden Komite Paralimpiade Internasional (IPC), Andrew Parsons.

Baca juga: Bela Keputusan Melarang Atlet Israel, PM Malaysia Sebut Nama Trump

"Semua kejuaraan dunia harus terbuka bagi semua atlet dan negara yang memenuhi syarat dalam bersaing secara aman dan bebas dari diskriminasi," tambahnya.

IPC mengaku telah mendapatkan jaminan dari Dewan Paralimpiade Malaysia pada 2017 bahwa semua atlet yang memenuhi syarat diperbolehkan bertanding dalam kejuaraan yang digelar di Kuching, Serawak.

"Sejak saat itu ada perubahan dalam kepemimpinan politik dan pemerintah Malaysia yang baru punya ide berbeda," ujar Parsons.

"Politik dan olahraga tidak pernah menjadi campuran yang baik dan kami kecewa bahwa atlet-atlet Israel tidak diizinkan bertanding di Malaysia," lanjut Parsons.

Menanggapi pencoretan Malaysia sebagai tuan rumah kejuaraan renang atlet difabel itu, Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia, Syed Saddiq, membela keputusan negaranya.

Dalam wawancara dengan BBC pekan lalu, dia menegaskan Malaysia akan "kehilangan kesadaran moral dan kompas moral" jika menggelar acara olahraga internasional "lebih penting dari menjaga kepentingan saudara-saudari kami di Palestina yang dimutilasi dari waktu ke waktu".

Kementerian Luar Negeri Israel mengecam keputusan Malaysia dan menuding negeri jiran tersebut bersikap anti-Yahudi.

Tudingan anti-Yahudi pernah diarahkan ke Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad, pada Oktober 2018.

Kejuaraan Renang Difabel Dunia, yang seharusnya berlangsung dari 29 Juli sampai 4 Agustus 2019, menjadi ajang kualifikasi bagi Paralimpiade Tokyo 2020.

Baca juga: Malaysia Tak Akan Terima Atlet Israel Berlaga di Negaranya

Mengingat jadwal penyelenggaraan tinggal menghitung bulan, IPC mengimbau negara yang ingin menjadi tuan rumah harus mengutarakan niatnya paling lambat 11 Februari 2019.

Parsons mengatakan kepada BBC bahwa IPC tengah bekerja dengan sejumlah calon tuan rumah dan yakin kejuaraan akan berlangsung sesuai jadwal.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X