Pejabat PBB Kunjungi Turki untuk Selidiki Kasus Kematian Khashoggi

Kompas.com - 25/01/2019, 15:10 WIB
Jamal Khashoggi, jurnalis Arab Saudi yang dibunuh di Istanbul, Turki, pada 2 Oktober. via Sky NewsJamal Khashoggi, jurnalis Arab Saudi yang dibunuh di Istanbul, Turki, pada 2 Oktober.

ANKARA, KOMPAS.com - Seorang pejabat PBB dilaporkan bakal berkunjung ke Turki untuk menyelidiki kasus pembunuhan jurnalis Arab Saudi Jamal Khashoggi.

Agnes Callamard, Pelapor Khusus PBB Khusus Eksekusi di Luar Hukum dan Kesewenang-wenangan bakal berkunjung pada 28 Januari hingga 2 Februari mendatang.

Sumber Turki dikutip Hurriyet Jumat (25/1/2019) berkata, Callamard bakal memimpin penyelidikan internasional untuk mengungkap kematian Khashoggi.

Baca juga: Turki Bakal Gelar Penyelidikan Internasional atas Pembunuhan Khashoggi


Dalam emailnya kepada Reuters dilansir The Guardian, Callamard berujar dia bakal mengevaluasi kondisi saat kejahatan terjadi dan sifat serta tanggung jawab negara.

Dia berkata penyelidikan itu bakal dibantu tiga orang pakar yang salah satunya mempunyai pengalaman forensik tanpa bersedia menyebutkan identitasnya.

Callamard menjelaskan bakal melaporkan kunjungan selama lima hari itu ke Dewan Hak Asasi Manusia PBB pada Juni mendatang.

Sebelumnya pada Kamis (24/1/2019), Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu menuturkan bahwa sudah saatnya penyelidikan internasional diperlukan.

Dia menyatakan Presiden Recep Tayyip Erdogan sudah memerintahkan persiapan untuk menggelar penyelidikan internasional.

Perkembangan itu terjadi setelah pelaku bisnis dari negara Barat mulai melakukan normalisasi hubungan dengan Saudi di Forum Ekonomi Dunia Davos, Swiss.

Terlihat dari Direktur Eksekutif Total Patrick Pouyanne dan direktur eksekutif bank investasi Amerika Serikat (AS) Morgan Stanley, James Gorman, yang berbicara dengan menteri Saudi.

Gorman berkata pembunuhan Khashoggi adalah peristiwa tak bertanggung jawab. Namun, pihaknya menolak untuk memboikot atau memberi sanksi kepada Saudi.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gelapkan Uang Restoran demi Putrinya yang Sakit, Pria Singapura Dihukum Penjara

Gelapkan Uang Restoran demi Putrinya yang Sakit, Pria Singapura Dihukum Penjara

Internasional
Tantang Petarung MMA, Ahli Wing Chun Ini KO dalam 72 Detik

Tantang Petarung MMA, Ahli Wing Chun Ini KO dalam 72 Detik

Internasional
Terungkap, Selir Raja Thailand Dicopot karena Ingin Seperti Permaisuri

Terungkap, Selir Raja Thailand Dicopot karena Ingin Seperti Permaisuri

Internasional
Dianggap Tak Setia, Selir Raja Thailand Dicopot

Dianggap Tak Setia, Selir Raja Thailand Dicopot

Internasional
Cegah Mencontek, Sekolah di India Pakaikan Muridnya Kardus di Kepala Saat Ujian

Cegah Mencontek, Sekolah di India Pakaikan Muridnya Kardus di Kepala Saat Ujian

Internasional
Erdogan Tuduh Negara Barat Mendukung 'Teroris' di Suriah

Erdogan Tuduh Negara Barat Mendukung "Teroris" di Suriah

Internasional
Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Internasional
Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Internasional
Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Internasional
Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak 'Rahasiakan' Halaman Depan

Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak "Rahasiakan" Halaman Depan

Internasional
Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Internasional
Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Internasional
Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Internasional
Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Internasional
Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X