Hamas Pilih Tolak Uang Bantuan Qatar yang Sempat Diblokir Israel

Kompas.com - 25/01/2019, 11:11 WIB
Pegawai Hamas menukar uang setelah mereka menerima gaji pertama sejak berbulan-bulan pada November lalu. AFP / SAID KHATIBPegawai Hamas menukar uang setelah mereka menerima gaji pertama sejak berbulan-bulan pada November lalu.

JALUR GAZA, KOMPAS.com - Uang bantuan dari Qatar yang sempat ditahan pihak Israel dikabarkan bakal segera dikirimkan ke Gaza.

Namun, kelompok Hamas, yang mengendalikan wilayah Jalur Gaza, memilih untuk tidak menerima uang bantuan tersebut, yang telah menjadi alat untuk memeras rakyat Gaza dan umpan politik menjelang pemilihan Israel.

Khalil Haya, seorang pejabat senior Hamas, mengatakan pihaknya telah membahas situasi ini dengan Duta Besar Qatar, Mohammed al-Emadi.

Hamas melihat tindakan Israel dengan memblokir kemudian mengizinkan pengiriman dana bantuan sebagai upaya untuk memeras rakyat Palestina dan mempermalukan Qatar.

Baca juga: Dapat Izin Israel, Uang Bantuan Qatar Segera Dikirim ke Jalur Gaza

"Kami telah meyakinkan orang-orang dan saudara-saudara kami di Qatar bahwa kami menyambut dan menghargai peranan serta upaya mereka, baik Pangeran Tamim, Menteri Luar Negeri Abdullah Al Thani, dan Duta Besar al-Emadi," kata Haya dalam sebuah pernyataan.

"Namun rakyat kami dan Gaza tidak akan menjadi bagian dari pemerasan atau pun terlibat dalam pemilihan internal Israel," lanjutnya, seperti dilansir Middle East Eye, Kamis (2/1/2019).

Uang bantuan dari pemerintah Qatar untuk Gaza tersebut merupakan bagian dari kesepakatan gencatan senjata informal antara Hamas dengan Israel sejak November tahun lalu.

Bantuan senilai total 90 juta dollar AS (sekitar Rp 1,3 triliun) akan diberikan oleh pemerintah Qatar untuk membayar gaji karyawan Hamas dan juga membantu warga miskin di Gaza.

Uang bantuan tersebut diberikan setiap bulan sebesar 15 juta dollar AS (sekitar Rp 212 miliar) dan bulan ini menjadi yang ketiga.

Namun otoritas Israel, pada Rabu (23/1/2019), telah memblokir pengiriman uang bantuan dari Qatar untuk Gaza, menyusul peningkatan kekerasan sehari sebelumnya di perbatasan yang menyebabkan seorang tentara Israel terluka.

Militer Israel merespon serangan Hamas dengan mengerahkan tank-tank di dua titik di Gaza dan menewaskan seorang anggota militan.

Selain itu jet tempur dikerahkan untuk menghancurkan target yang disebut kamp kelompok Hamas di Gaza utara.

Baca juga: Israel Tahan Dana Bantuan Qatar untuk Jalur Gaza

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Teman Dekat Mantan Presiden Barack Obama Ramaikan Pertarungan Pilpres AS 2020

Teman Dekat Mantan Presiden Barack Obama Ramaikan Pertarungan Pilpres AS 2020

Internasional
Di Ulang Tahun ke-16, Seorang Remaja Tembaki Sekolah dan Bunuh 2 Orang di AS

Di Ulang Tahun ke-16, Seorang Remaja Tembaki Sekolah dan Bunuh 2 Orang di AS

Internasional
Rusia Diduga Telepon Pemberontak Ukraina yang Jatuhkan Pesawat Malaysia Airlines MH17

Rusia Diduga Telepon Pemberontak Ukraina yang Jatuhkan Pesawat Malaysia Airlines MH17

Internasional
Dapat Mosi Tidak Percaya, Pemerintah Kuwait Mengundurkan Diri

Dapat Mosi Tidak Percaya, Pemerintah Kuwait Mengundurkan Diri

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Istri Habis Rp 600 Juta di Harbolnas, Suaminya Ingin Bunuh Diri | Israel Ditembaki Roket

[POPULER INTERNASIONAL] Istri Habis Rp 600 Juta di Harbolnas, Suaminya Ingin Bunuh Diri | Israel Ditembaki Roket

Internasional
Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Internasional
Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Internasional
Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Internasional
Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Internasional
Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Internasional
Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Internasional
Menlu Retno: Saatnya Wanita Bekerja Bersama Membawa Panji Toleransi

Menlu Retno: Saatnya Wanita Bekerja Bersama Membawa Panji Toleransi

Internasional
Datang ke AS, Erdogan Mengaku Kembalikan Surat yang Ditulis Trump

Datang ke AS, Erdogan Mengaku Kembalikan Surat yang Ditulis Trump

Internasional
Mantan Pemimpin ISIS Baghdadi Pasang Koneksi Internet di Persembunyiannya

Mantan Pemimpin ISIS Baghdadi Pasang Koneksi Internet di Persembunyiannya

Internasional
Ribuan Burung Mati Misterius di Danau Pedalaman India

Ribuan Burung Mati Misterius di Danau Pedalaman India

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X