Kompas.com - 24/01/2019, 23:44 WIB
Al Capone pada 1930. FBI Chicago Bureau/WikipediaAl Capone pada 1930.

KOMPAS.com — Amerika di era awal 1900-an erat dengan tingkat kriminalitas tinggi dengan kelompok gangster yang menguasai bisnis ilegal.

Di antara nama-nama gangster ternama di AS, salah satu yang paling dikenal adalah Al Capone, yang selama bertahun-tahun menguasai dunia hitam di Chicago.

Pemilik nama asli Alphone Capone yang lahir pada 17 Januari 1899 di Brooklyn, New York, ini sejak muda telah akrab dengan dunia hitam dan kerasnya kehidupan jalanan di AS.

Kedua orangtua Capone adalah imigran yang datang ke Amerika Serikat dari Naples, Italia, pada 1893. Al, anak keempat dari sembilan bersaudara, lahir dan besar di Brooklyn.

Al hanya mengenyam pendidikan formal di sekolah hingga usia 14 tahun. Dia dikeluarkan saat duduk di bangku kelas enam karena memukul seorang guru.

Baca juga: Biografi Tokoh Dunia: John Edgar Hoover, Direktur Pertama FBI

Setelahnya, dia tidak melanjutkan sekolah dan memilih bekerja sambilan. Dia mengambil kerja sambilan di mana pun dirinya diterima, mulai dari toko permen, tempat bowling, bahkan menjadi buruh di pabrik amunisi.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bergabung dalam Gangster

Selain bekerja, Al juga menghabiskan waktunya berkumpul dengan kelompok-kelompok anak berandalan. Dia diketahui pernah bergabung dengan geng South Brooklyn Rippers dan Forty Thieves Juniors.

Aktivitas mereka selain melakukan vandalisme juga melakukan kejahatan-kejahatan ringan, sebuah hal yang umum terjadi di lingkungan New York saat itu.

Pada masa-masa itu, Capone juga bergabung dengan geng James Street Boys, yang dijalankan oleh Johny Torrio, sosok pria yang kemudian akan menjadi mentor seumur hidupnya.

Saat usia 16 tahun, atas rekomendasi Torrio, Al bergabung dengan kelompok Five Points dan bekerja untuk calon mafia, Francesco Yale, yang juga rekan Torrio.

Al bekerja sebagai bartender di sebuah rumah bordil yang dikelola Yale di Harvard Inn.

Saat bekerja di Harvard Inn, Al berselisih dengan seorang berandalan muda bernama Frank Galluccio, yang kemudian melukai pipi kirinya menggunakan pisau cukur lipat.

Luka itu membekas dan membuat Al memiliki julukan "Scarface" atau "Si Muka Parut".

Baca juga: Biografi Tokoh Dunia: Augusto Pinochet, Presiden dan Diktator Chile

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X