Dapat Izin Israel, Uang Bantuan Qatar Segera Dikirim ke Jalur Gaza

Kompas.com - 24/01/2019, 18:58 WIB

GAZA, KOMPAS.com - Uang bantuan pemerintah Qatar untuk Jalur Gaza akan segera tiba, setelah Israel yang sempat memblokir pengirimannya, akhirnya memberikan izin.

Diberitakan media Israel, Kamis (24/1/2019), kabinet keamanan negara itu telah setuju untuk mengizinkan uang dari Qatar untuk segera dikirim ke Gaza, setelah sempat diblokade sementara, meski belum ada konfirmasi resmi.

Menurut sebuah sumber, Duta Besar Qatar untuk Gaza, Mohammed al-Emadi, telah memasuki Jalur Gaza melalui penyeberangan Erez dari Israel pada Rabu (23/1/2019) malam.

Namun dia datang tanpa membawa uang 15 juta dollar (sekitar Rp 212 miliar), yang akan digunakan untuk membayar gaji para pegawai Hamas dan memberi bantuan kepada warga miskin di Gaza.

Baca juga: Israel Tahan Dana Bantuan Qatar untuk Jalur Gaza

"Kami mengharapkan pencairan dana ketiga akan diizinkan memasuki Gaza dalam beberapa hari mendatang," kata sumber tanpa memberi rincian lebih lanjut.

Dana tersebut merupakan bagian dari bantuan yang diberikan untuk Jalur Gaza senilai total 90 juta dollar (sekitar Rp 1,3 triliun), yang dibayarkan secara bertahap selama enam bulan, masing-masing sebesar 15 juta dollar.

Pembayaran telah dimulai sejak November 2018 lalu dan pengiriman bulan ini adalah untuk kali ketiga.

Pemberian dana bantuan dari Qatar kepada Gaza itu sebagai salah satu kesepakatan gencatan senjata informal antara Hamas dengan Israel.

Namun konflik yang pecah pada Selasa (22/1/2019) hingga menyebabkan satu tentara Israel terluka dan seorang anggota militan Hamas tewas, memaksa otoritas Israel memblokir pengiriman uang bantuan tersebut.

Pengiriman dana bantuan dari Qatar, sesuai kesepakatan gencatan senjata, harus melalui Israel, karenanya izin otoritas setempat sangat dibutuhkan.

Baca juga: Dapat Suntikan Dana dari Qatar, Pekerja Hamas Akhirnya Gajian

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.