Sultan Pahang Terpilih Menjadi Raja Baru Malaysia

Kompas.com - 24/01/2019, 17:28 WIB
Foto yang dirilis Departemen Informasi Malaysia pada Kamis (24/1/2019) menampilkan Sultan of Pahang, Sultan Abdullah Sultan Ahmad Shah usai pertemuan di Istana Negara, Kuala Lumpur. Sultan Abdullah terpilih menjadi raja baru Malaysia untuk masa jabatan lima tahun. AFP/FARHAN ABDULLAHFoto yang dirilis Departemen Informasi Malaysia pada Kamis (24/1/2019) menampilkan Sultan of Pahang, Sultan Abdullah Sultan Ahmad Shah usai pertemuan di Istana Negara, Kuala Lumpur. Sultan Abdullah terpilih menjadi raja baru Malaysia untuk masa jabatan lima tahun.
|

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Sultan Pahang Abdullah Sultan Ahmad Shah akhirnya terpilih menjadi raja baru Malaysia, Kamis (24/1/2019).

Pemilihan ini dilakukan para keluarga kerajaan Malaysia menyusul mundurnya  Sultan Muhammad V belum lama ini.

Sultan Abdullah (59) secara formal akan dilantik pada 31 Januari mendatang untuk masa jabatan lima tahun. Sementara Sultan Perak Nazrin Shah dipilih menjadi wakil raja Malaysia.

Baca juga: Hari Ini, Malaysia Memilih Sultan Baru


Sembilan keluarga kerajaan Malaysia bergantian menyediakan raja untuk negeri itu. Raja dipilih lewat voting dalam Dewan Pemerintah yang terdiri dari sembilan kesultanan.

Di Malaysia, secara umum Sultan hanya melakukan tugas-tugas seremonial. Namun, dia bertugas menegakkan Islam di negeri itu dan restunya dibutuhkan untuk memilih perdana menteri atau pejabat senior.

Pertemuan khusus ini dimulai pada pukul 11.15 di Istana Negara dan dipimpin Sultan Mizan Zainal Abidin dari Terengganu.

Delapan sultan di Malaysia kemudian memberikan suaranya dalam proses pemilihan yang berakhir pada pukul 12.45 waktu setempat.

Kebutuhan akan raja baru muncul setelah Sultan Muhamad V, yang baru dua tahun bertahta, memutuskan mundur pada 6 Januari lalu.

Pengunduran diri pertama seorang sultan di Malaysia itu terjadi menyusul maraknya kabar pernikahan Sultan Muhammad V dengan seorang mantan ratu kecantikan di Rusia pada November tahun lalu.

Padahal saat itu diketahui Sultan Muhammad V sedang cuti selama dua bulan untuk kepentingan medis.

Di bawah konstitusi Malaysia, pemilihan raja dilakukan dengan sistem rotasi setiap lima tahun.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dibilang 'Muka Dua', PM Kanada Akui Bergosip soal Trump di Pertemuan NATO

Dibilang "Muka Dua", PM Kanada Akui Bergosip soal Trump di Pertemuan NATO

Internasional
Kembali Disebut Trump 'Pria Roket', Kim Jong Un Tidak Senang

Kembali Disebut Trump "Pria Roket", Kim Jong Un Tidak Senang

Internasional
Trump Sebut Perdana Menteri Kanada 'Si Muka Dua' di Pertemuan NATO

Trump Sebut Perdana Menteri Kanada "Si Muka Dua" di Pertemuan NATO

Internasional
13 Orang di Filipina Tewas akibat Amukan Topan Kammuri

13 Orang di Filipina Tewas akibat Amukan Topan Kammuri

Internasional
Penembakan di Pangkalan Pearl Harbor, 3 Orang Tewas Termasuk Pelaku

Penembakan di Pangkalan Pearl Harbor, 3 Orang Tewas Termasuk Pelaku

Internasional
Jokowi Raih Asian of the Year 2019, Dianggap Pemimpin Jujur dan Efektif

Jokowi Raih Asian of the Year 2019, Dianggap Pemimpin Jujur dan Efektif

Internasional
Presiden Jokowi Dinobatkan sebagai Asian of the Year 2019 oleh Media Singapura The Straits Times

Presiden Jokowi Dinobatkan sebagai Asian of the Year 2019 oleh Media Singapura The Straits Times

Internasional
Trump Batalkan Konferensi Pers Terakhir di Pertemuan NATO, Ada Apa?

Trump Batalkan Konferensi Pers Terakhir di Pertemuan NATO, Ada Apa?

Internasional
AS Pertimbangkan Kirim 14.000 Tentara Tambahan ke Timur Tengah

AS Pertimbangkan Kirim 14.000 Tentara Tambahan ke Timur Tengah

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] China Beri Peringatan kepada AS | Pemimpin Dunia Ketahuan Bergosip soal Trump

[POPULER INTERNASIONAL] China Beri Peringatan kepada AS | Pemimpin Dunia Ketahuan Bergosip soal Trump

Internasional
Ibu Ini Ditangkap Setelah Jual Bayinya Seharga Rp 31 Juta

Ibu Ini Ditangkap Setelah Jual Bayinya Seharga Rp 31 Juta

Internasional
Korut Rilis Gambar Kim Jong Un Tunggangi Kuda Putih di Gunung Keramat Paektu

Korut Rilis Gambar Kim Jong Un Tunggangi Kuda Putih di Gunung Keramat Paektu

Internasional
Sempat Calon Unggulan, Senator Kamala Harris Mundur dari Pertarungan Pilpres AS 2020

Sempat Calon Unggulan, Senator Kamala Harris Mundur dari Pertarungan Pilpres AS 2020

Internasional
6 Orang Tewas Diserang di Afghanistan, Salah Satunya Dokter asal Jepang

6 Orang Tewas Diserang di Afghanistan, Salah Satunya Dokter asal Jepang

Internasional
UU soal Muslim Uighur Disahkan, China: AS Bakal Membayar Akibatnya

UU soal Muslim Uighur Disahkan, China: AS Bakal Membayar Akibatnya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X