Tak Ingin Bertemu Orangtua, Seorang Pelajar Bikin Pesawat EasyJet Mendarat Darurat

Kompas.com - 24/01/2019, 09:45 WIB
Salah satu pesawat milik maskapai penerbangan EasyJet. WikipediaSalah satu pesawat milik maskapai penerbangan EasyJet.

RENNES, KOMPAS.com - Seorang pelajar 23 tahun di Perancis ditangkap karena dianggap sebagai biang keladi pesawat EasyJet mendarat darurat.

Pesawat EasyJet EZY4319 yang tengah menempuh perjalanan dari Lyon menuju Rennes terpaksa mendarat darurat pada 18 Januari lalu.

Baca juga: Pesawat Rusia Mendarat Darurat Setelah Penumpangnya Berubah Hijau

Dilansir Daily Mirror Rabu (23/1/2019), pesawat yang membawa 159 penumpang itu terpaksa kembali ke Lyon setelah muncul telepon yang berkata ada bom di sana.

Juru bicara EasyJet kepada The Independent memaparkan, kapten pesawat mengambil keputusan mendarat darurat dengan pertimbangan keamanan.

"Pesawat itu mendarat dengan selamat dengan tim pemadam kebakaran dan kepolisian sudah menunggu di bandara," ulas EasyJet.

Para penumpang kemudian diminta keluar dan segera mendapat informasi apa yang tengah terjadi, dengan polisi melakukan pemeriksaan.

Meski pesawat dinyatakan aman, kru kabin dinyatakan tidak fit untuk terbang. Sementara tidak ada pengganti yang tersedia di Lyon.

Akhirnya, para penumpang itu bisa melanjutkan penerbangan pada 18 Januari malam waktu setempat dengan kru dan pesawat dari London Luton.

Polisi lalu menelusuri telepon itu dengan kantor jaksa penuntut menyatakan, penegak hukum berhasil menangkap si penelepon.

Pria yang merupakan mahasiswa itu kemudian mengaku telah merencanakan kabar hoaks soal bom itu karena tak ingin dikunjungi oleh orangtuanya.

Kebetulan, orangtua si pemuda tengah berada dalam penerbangan EZY4319 itu. "Pelaku tidak ingin ditemui orangtuanya," ujar kantor jaksa penuntut dikutip airlive.net.

Kantor jaksa penuntut melanjutkan, pemuda itu dijerat dengan tuduhan penyebaran kabar palsu yang mengancam keselamatan penumpang pesawat.

Dia bakal menghadiri persidangan pada Mei mendatang. Jika terbukti bersalah, dia terancam mendekam dalam penjara hingga lima tahun.

Baca juga: Penumpang Tanduk Pramugari, Penerbangan easyJet Tertunda Semalam

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jika Terus Diserang, PM Israel Ancam Bakal Habis-habisan Gempur Gaza

Jika Terus Diserang, PM Israel Ancam Bakal Habis-habisan Gempur Gaza

Internasional
Jenazah Pria Palestina Diangkat Pakai Buldozer, Begini Pembelaan Israel

Jenazah Pria Palestina Diangkat Pakai Buldozer, Begini Pembelaan Israel

Internasional
Jika Jadi Presiden, Bernie Sanders Akan Temui Kim Jong Un dan Musuh AS Lainnya

Jika Jadi Presiden, Bernie Sanders Akan Temui Kim Jong Un dan Musuh AS Lainnya

Internasional
Austria dan Perancis Jaga Jarak dengan Italia agar Tak Tertular Virus Corona

Austria dan Perancis Jaga Jarak dengan Italia agar Tak Tertular Virus Corona

Internasional
Di India, Trump Yakin Bakal Disambut Jutaan Orang

Di India, Trump Yakin Bakal Disambut Jutaan Orang

Internasional
Kru Diamond Princess asal Indonesia Tidak Mau Dijemput Pakai Kapal

Kru Diamond Princess asal Indonesia Tidak Mau Dijemput Pakai Kapal

Internasional
Mahathir Mundur, Istri Anwar Ibrahim Berpeluang Jadi PM Perempuan Malaysia Pertama

Mahathir Mundur, Istri Anwar Ibrahim Berpeluang Jadi PM Perempuan Malaysia Pertama

Internasional
Pria Ini Lahap Menyantap Burger McDonald's yang Dikubur Selama Setahun

Pria Ini Lahap Menyantap Burger McDonald's yang Dikubur Selama Setahun

Internasional
Penumpang Diamond Princess Positif Virus Corona Saat Keluar, Metode Karantina Jepang Dipertanyakan

Penumpang Diamond Princess Positif Virus Corona Saat Keluar, Metode Karantina Jepang Dipertanyakan

Internasional
Korea Selatan Jadi Pusat Virus Corona Terbesar di Luar China

Korea Selatan Jadi Pusat Virus Corona Terbesar di Luar China

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Per 24 Februari 2020 Capai 2.592

Korban Meninggal Virus Corona di China Per 24 Februari 2020 Capai 2.592

Internasional
Angka Infeksi Virus Corona Capai Lebih Dari 100 Orang, 10 Ribu Warga Italia Dikarantina

Angka Infeksi Virus Corona Capai Lebih Dari 100 Orang, 10 Ribu Warga Italia Dikarantina

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Korban Bully Quaden Bayles Dikabarkan Berusia 18 Tahun | Menikah Massal di Tengah Virus Corona

[POPULER INTERNASIONAL] Korban Bully Quaden Bayles Dikabarkan Berusia 18 Tahun | Menikah Massal di Tengah Virus Corona

Internasional
Ambisi Gantikan Mahathir Jadi PM Malaysia Kandas, Anwar Ibrahim Kaget Dikhianati

Ambisi Gantikan Mahathir Jadi PM Malaysia Kandas, Anwar Ibrahim Kaget Dikhianati

Internasional
Singkirkan Anwar Ibrahim, Mahathir Akan Umumkan Koalisi Pemerintahan Baru?

Singkirkan Anwar Ibrahim, Mahathir Akan Umumkan Koalisi Pemerintahan Baru?

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X