Biografi Tokoh Dunia: Fabian Gottlieb, Penjelajah Pertama Rusia ke Kutub Selatan

Kompas.com - 23/01/2019, 23:20 WIB
Fabian Gottlieb von Bellingshausen, kapten angkatan laut Rusia yang menjadi penjelajah Kutub Selatan dan menemukan pulau-pulau di Antartika.WIKIPEDIA / U. SCHZEIBACH Fabian Gottlieb von Bellingshausen, kapten angkatan laut Rusia yang menjadi penjelajah Kutub Selatan dan menemukan pulau-pulau di Antartika.

KOMPAS.com - Kisah para penjelajah Eropa dan keberhasilan mereka mengungkap wilayah yang belum terjamah manusia, telah mendorong negara-negara lain dalam menjalankan misi ekspedisi dan berlomba-lomba untuk menjadi yang pertama. Tidak terkecuali Rusia.

Pada 1819, Kaisar Rusia Tsar Alexander I memberi izin untuk ekspedisi ke wilayah Kutub Selatan dan tugas memimpin ekspedisi tersebut dipercayakan kepada Fabian Gottlieb von Bellingshausen.

Gottlieb lahir pada 20 September 1778 di Desa Lahetaguse, Pulau Saaremaa, yang kini menjadi terbagi menjadi wilayah Latvia dan Estonia.

Sejak masih berusia 10 tahun, Gottlieb telah bergabung dengan Angkatan Laut Kerajaan Rusia sebagai kadet dan belajar di Akademi Angkatan Laut Kronstadt.


Baca juga: Biografi Tokoh Dunia: Roald Amundsen, Penjelajah Kutub Selatan Pertama

Gottlieb sangat mengagumi sosok penjelajah, sekaligus kapten angkatan laut Inggris, James Cook, yang berhasil memetakan Samudra Pasifik. Itu pula yang kemudian mendorongnya untuk bergabung dengan misi pelayaran Rusia pertama pada 1803.

Misi Pelayaran Pertama

Dia memulai pengalamannya sebagai penjelajah dengan menjadi awak di kapal Nadezhda, yang berarti "Harapan", di bawah komando Kapten Adam Johann von Krusenstern.

Misi pelayaran selama tiga tahun itu berjalan lancar dengan kapal kembali pada 1806. Setelahnya, Gottlieb mempublikasikan kumpulan peta untuk sejumlah wilayah dan pulau di Samudra Pasifik yang telah dia eksplorasi.

Perjalanan karier Gottlieb di angkatan laut Rusia berjalan dengan cukup lancar dan dirinya perlahan terus menanjak, hingga akhirnya dia dipercaya untuk memimpin kapalnya sendiri.

Dia telah beberapa kali memimpin kapal untuk pelayaran di Laut Hitam dan Laut Baltik.

Pada 1812 hingga 1816, Gottlieb menjadi kapten kapal fregat Minerva, kemudian memimpin pelayaran kapal fregat Flora pada 1817 hingga 1819. Keduanya di Armada Laut Hitam Rusia.

Ekspedisi Kutub Selatan

Pada 1819, Kaisar Rusia, Tsar Alexander I menyetujui misi ekspedisi ke wilayah Kutub Selatan, dan Gottlieb ditunjuk untuk memimpin pelayaran.

Selain pertimbangan pengalamannya sebagai kapten, kemampuannya sebagai seorang kartografer atau pembuat peta juga turut membawanya dipercaya untuk memimpin misi bersejarah itu.

Baca juga: Biografi Tokoh Dunia: James Cook, Pelaut Inggris yang Petakan Samudera Pasifik

Ekspedisi yang dilakukan bertujuan untuk menemukan daratan di kawasan Kutub Selatan.

Halaman:
Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Pasukan Iran kepada Kapal Tanker Inggris: Jika Anda Patuh, Anda Bakal Selamat

Pasukan Iran kepada Kapal Tanker Inggris: Jika Anda Patuh, Anda Bakal Selamat

Internasional
Pelaku Pembakaran Studio Animasi Jepang yang Tewaskan 34 Orang Pencandu Game

Pelaku Pembakaran Studio Animasi Jepang yang Tewaskan 34 Orang Pencandu Game

Internasional
Joe Biden Kecam Keras Komentar Tercela Trump kepada 4 Anggota DPR AS

Joe Biden Kecam Keras Komentar Tercela Trump kepada 4 Anggota DPR AS

Internasional
Seorang Ibu Dipenggal Anaknya Disaksikan Bocah 4 Tahun

Seorang Ibu Dipenggal Anaknya Disaksikan Bocah 4 Tahun

Internasional
5 Kisah Anjing Setia: 'Menangis' di Peti Mati hingga Berkorban demi Majikan

5 Kisah Anjing Setia: "Menangis" di Peti Mati hingga Berkorban demi Majikan

Internasional
Iran Sita Kapal Tanker Inggris sebagai Balasan Setelah Kapal Mereka Ditangkap

Iran Sita Kapal Tanker Inggris sebagai Balasan Setelah Kapal Mereka Ditangkap

Internasional
Anjing Setia Ini Berjalan 200 Km Pulang ke Rumah Majikan yang Membuangnya

Anjing Setia Ini Berjalan 200 Km Pulang ke Rumah Majikan yang Membuangnya

Internasional
Terungkap, Ini Alasan Pelaku Pembakaran Studio Animasi Jepang Beraksi

Terungkap, Ini Alasan Pelaku Pembakaran Studio Animasi Jepang Beraksi

Internasional
AS Punya Bukti Kuat Tembak Jatuh Drone Iran

AS Punya Bukti Kuat Tembak Jatuh Drone Iran

Internasional
Ingin Berkencan dengan Awak Kabin Lufthansa, Pria 65 Tahun Buat Ancaman Bom Palsu

Ingin Berkencan dengan Awak Kabin Lufthansa, Pria 65 Tahun Buat Ancaman Bom Palsu

Internasional
Mantan Ratu Kecantikan Rusia Bantah Bercerai dari Eks Raja Malaysia

Mantan Ratu Kecantikan Rusia Bantah Bercerai dari Eks Raja Malaysia

Internasional
Pengacara Benarkan Mantan Raja Malaysia Bercerai dari Eks Miss Moscow

Pengacara Benarkan Mantan Raja Malaysia Bercerai dari Eks Miss Moscow

Internasional
Sempat Batal, India Jadwalkan Ulang Peluncuran Roket ke Bulan Senin Depan

Sempat Batal, India Jadwalkan Ulang Peluncuran Roket ke Bulan Senin Depan

Internasional
Inggris: Iran Memilih Langkah Berbahaya dengan Menahan Kapal Tanker

Inggris: Iran Memilih Langkah Berbahaya dengan Menahan Kapal Tanker

Internasional
Ingin Pergi ke Ghana, Seorang Pria Panjat Mesin Pesawat yang Hendak Terbang

Ingin Pergi ke Ghana, Seorang Pria Panjat Mesin Pesawat yang Hendak Terbang

Internasional
Close Ads X